Selasa, 20 Oktober 2009

Wasit 'Gol Balon' Diparkir dari Liga Primer

London - Mike Jones, wasit pertandingan antara Sunderland kontra Liverpool akhir pekan lalu, untuk sementara tak akan memimpin laga Liga Primer. Ia dinilai melakukan kesalahan ketika mengesahkan 'gol balon' Sunderland. 

Seperti diberitakan AFP, Jones akhir pekan mendatang akan memimpin pertandingan di Championship Division (Divisi I) antara Peterborough kontra Scunthorpe. 

Keputusan ini diambil usai komisi wasit menilai Jones melakukan kesalahan ketika mengesahkan gol Sunderland ke gawang Liverpool. Sebelum masuk gawang, bola terlebih dahulu membentur sebuah balon. 

Dalam peraturan FIFA dikatakan "wasit harus menghentikan, menunda, atau membatalkan laga karena ada gangguan-gangguan dari pihak-pihak luar apa pun bentuknya. Permainan dimulai lagi dengan drop ball." 

Masalah 'gol balon' ini menimbulkan sejumlah perdebatan. Ketika itu otoritas Premier League mensahkan keputusan Jones. Toleransi diberikan dengan anggapan wasit tak melihat balon merah tersebut.

Ada pun Premier League menolak permintaan agar pertandingan Sunderland vs Liverpool diulang.

Lawan MU, Liverpool Bangkit atau Makin Sakit?

Liverpool - Fiorentina, Chelsea, Sunderland dan Olympique Lyon bergiliran menundukkan Liverpool. Akhir pekan ini The Reds akan bertemu Manchester United di Premier League. Bangkit atau makin sakit?

Kekalahan 1-2 dari Lyon Rabu (21/10/2009) dinihari WIB tadi dicatat Sky Sport sebagai kekalahan keempat beruntun yang untuk pertama kalinya diderita Liverpool dalam 22 tahun terakhir. 

Tiga sebelumnya dialami Steven Gerrard dkk saat dijamu Fiorentina di Liga Champions tiga pekan silam, juga saat melawat ke Stamford Bridge dan Stadium of Light di kompetisi domestik. Kekalahan dari Lyon ditelan di Anfield di kancah Eropa Grup E.

Fakta itu pastinya dirasakan berat oleh para pemain, pelatih, dan suporter. Apalagi lawan berikutnya adalah "Setan Merah", di liga akhir pekan nanti. Kalah lagi sudah barang tentu bukanlah sebuah pilihan.

"Kami akan melalui jalan yang berat. Tapi kami pernah mengalaminya dan kami akan bangkit. Tidak ada keraguan soal itu," demikian wakil kapten Jamie Carragher, seperti mencoba meyakinkan fansnya.

"Kami selalu bisa bangkit karena kami punya banyak pejuang dan penuh karakter," sambung bek senior berusia 31 tahun itu dikutip dari situs resmi Liverpool.

Carragher menyebut bahwa laga melawan MU adalah sebuah momen yang sangat penting. "Inilah pertandingan yang kami butuhkan. Kalau kami menang, kami semua akan sangat terdongkrak."

Tentang kekalahan dari Lyon, Carragher tidak bisa menyembunyikan kekecewaaannya. Tidak menang saja sudah kecewa, apalagi kalah dengan sebuah gol di masa injury time.

"Kita tak pernah tahu bagaimana hasilnya. Kita hanya perlu waspada dan mencoba memenangi setiap pertandingan. Itulah yang sedang kami upayakan saat ini," pungkasnya.

Senin, 12 Oktober 2009

Masa Depan Metzelder di Madrid Suram
Senin, 12 Oktober 2009 - 14:39 wib
TEXT SIZE :


Azwar Ferdian - Okezone

F: daylife

MADRID - Defender Christoph Metzelder masih menunggu penawaran kontrak baru dari Real Madrid. Namun, direktur olahraga Madrid Miguel Pardeza menegaskan tidak mau terburu-buru dalam mengajukan tawaran baru kepada Metzelder.

Kontrak Metzelder akan habis pada Juni 2010. Madrid membebaskan Metzelder untuk bernegosiasi dengan klub lain sejak Januari lalu. hanya saja pemain 29 tahun ini berniat menutup kariernya bersama Madrid.

Agen pemain asal Jerman ini, Jorg Neubauer, masih gelisah dan sedang menunggu untuk berdiskusi dengan manajemen Madrid. Tapi Pardeza menyatakan agar pihak Metzelder mau menunggu.

"Metzelder adalah pemain yang relatif tidak memiliki masalah dan baik. Kami tidak ada keluhan tentangnya. Tapi kami masih harus menunggu keputusan final di musim depan. Butuh dua sampai beberapa bulan untuk mengambil keputusan itu," jelas Pardeza kepada AS, 

Pelatih Manuel Pellegrini mengidentifikasikan bahwa dirinya berniat mempertahankan Metzelder. Pemain yang bergabung dengan Madrid dari Borussia Dortmund pada 2007 lalu, masuk dalam rencana jangka panjang Pellegrini.

Selama berseragam Madrid, Metzelder terlalu sering berkutat dengan cedera. Metzelder baru 30 kali bermain, dan itulah yang menjadi kunci mengapa kontraknya tersendat di Santiago Bernabeu.
Masa Depan Metzelder di Madrid Suram
Senin, 12 Oktober 2009 - 14:39 wib
TEXT SIZE :


Azwar Ferdian - Okezone

F: daylife

MADRID - Defender Christoph Metzelder masih menunggu penawaran kontrak baru dari Real Madrid. Namun, direktur olahraga Madrid Miguel Pardeza menegaskan tidak mau terburu-buru dalam mengajukan tawaran baru kepada Metzelder.

Kontrak Metzelder akan habis pada Juni 2010. Madrid membebaskan Metzelder untuk bernegosiasi dengan klub lain sejak Januari lalu. hanya saja pemain 29 tahun ini berniat menutup kariernya bersama Madrid.

Agen pemain asal Jerman ini, Jorg Neubauer, masih gelisah dan sedang menunggu untuk berdiskusi dengan manajemen Madrid. Tapi Pardeza menyatakan agar pihak Metzelder mau menunggu.

"Metzelder adalah pemain yang relatif tidak memiliki masalah dan baik. Kami tidak ada keluhan tentangnya. Tapi kami masih harus menunggu keputusan final di musim depan. Butuh dua sampai beberapa bulan untuk mengambil keputusan itu," jelas Pardeza kepada AS, 

Pelatih Manuel Pellegrini mengidentifikasikan bahwa dirinya berniat mempertahankan Metzelder. Pemain yang bergabung dengan Madrid dari Borussia Dortmund pada 2007 lalu, masuk dalam rencana jangka panjang Pellegrini.

Selama berseragam Madrid, Metzelder terlalu sering berkutat dengan cedera. Metzelder baru 30 kali bermain, dan itulah yang menjadi kunci mengapa kontraknya tersendat di Santiago Bernabeu.