Tulisan Tentang Pengaruh Globalisasi Terhadap Nilai-Nilai Nasionalisme Dan Budaya
A.Pengaruh Globalisasi Terhadap Nilai-Nilai Nasionalisme
• Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah.
• Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa- bangsa di seluruh dunia. (Menurut Edison A. Jamli dkk.Kewarganegaraan.2005)
Menurut pendapat Krsna (Pengaruh Globalisasi Terhadap Pluralisme Kebudayaan Manusia di Negara Berkembang.internet.public jurnal.september 2005). Sebagai proses, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain- lain. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. Dewasa ini, perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia.Oleh karena itu globalisasi tidak dapat kita hindari kehadirannya.
Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya dan lain- lain akan mempengaruhi nilai- nilai nasionalisme terhadap bangsa.
• Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme
1. Dilihat dari globalisasi politik, pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara, jika pemerintahan djalankan secara jujur, bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat.
2. Dari aspek globalisasi ekonomi, terbukanya pasar internasional, meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa.
3. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa.
• Pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme
1. Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang
2. Dari globalisasi aspek ekonomi, hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald, Coca Cola, Pizza Hut,dll.) membanjiri di Indonesia. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia.
3. Mayarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia, karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat.
4. Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin, karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa.
5. Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa.
Pengaruh- pengaruh di atas memang tidak secara langsung berpengaruh terhadap nasionalisme. Akan tetapi secara keseluruhan dapat menimbulkan rasa nasionalisme terhadap bangsa menjadi berkurang atau hilang. Sebab globalisasi mampu membuka cakrawala masyarakat secara global. Apa yang di luar negeri dianggap baik memberi aspirasi kepada masyarakat kita untuk diterapkan di negara kita. Jika terjadi maka akan menimbulkan dilematis. Bila dipenuhi belum tentu sesuai di Indonesia. Bila tidak dipenuhi akan dianggap tidak aspiratif dan dapat bertindak anarkis sehingga mengganggu stabilitas nasional, ketahanan nasional bahkan persatuan dan kesatuan bangsa.
• Pengaruh Globalisasi Terhadap Nilai Nasionalisme di Kalangan Generasi Muda
Arus globalisasi begitu cepat merasuk ke dalam masyarakat terutama di kalangan muda. Pengaruh globalisasi terhadap anak muda juga begitu kuat. Pengaruh globalisasi tersebut telah membuat banyak anak muda kita kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan gejala- gejala yang muncul dalam kehidupan sehari- hari anak muda sekarang.
Dari cara berpakaian banyak remaja- remaja kita yang berdandan seperti selebritis yang cenderung ke budaya Barat. Mereka menggunakan pakaian yang minim bahan yang memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya tidak kelihatan. Pada hal cara berpakaian tersebut jelas- jelas tidak sesuai dengan kebudayaan kita. Tak ketinggalan gaya rambut mereka dicat beraneka warna. Pendek kata orang lebih suka jika menjadi orang lain dengan cara menutupi identitasnya. Tidak banyak remaja yang mau melestarikan budaya bangsa dengan mengenakan pakaian yang sopan sesuai dengan kepribadian bangsa.
Teknologi internet merupakan teknologi yang memberikan informasi tanpa batas dan dapat diakses oleh siapa saja. Apa lagi bagi anak muda internet sudah menjadi santapan mereka sehari- hari. Jika digunakan secara semestinya tentu kita memperoleh manfaat yang berguna. Tetapi jika tidak, kita akan mendapat kerugian. Dan sekarang ini, banyak pelajar dan mahasiswa yang menggunakan tidak semestinya. Misal untuk membuka situs-situs porno. Bukan hanya internet saja, ada lagi pegangan wajib mereka yaitu handphone. Rasa sosial terhadap masyarakat menjadi tidak ada karena mereka lebih memilih sibuk dengan menggunakan handphone.
Dilihat dari sikap, banyak anak muda yang tingkah lakunya tidak kenal sopan santun dan cenderung cuek tidak ada rasa peduli terhadap lingkungan. Karena globalisasi menganut kebebasan dan keterbukaan sehingga mereka bertindak sesuka hati mereka. Contoh riilnya adanya geng motor anak muda yang melakukan tindakan kekerasan yang menganggu ketentraman dan kenyamanan masyarakat.
Jika pengaruh-pengaruh di atas dibiarkan, mau apa jadinya genersi muda tersebut? Moral generasi bangsa menjadi rusak, timbul tindakan anarkis antara golongan muda. Hubungannya dengan nilai nasionalisme akan berkurang karena tidak ada rasa cinta terhadap budaya bangsa sendiri dan rasa peduli terhadap masyarakat. Padahal generasi muda adalah penerus masa depan bangsa. Apa akibatnya jika penerus bangsa tidak memiliki rasa nasionalisme?
Berdasarkan analisa dan uraian di atas pengaruh negatif globalisasi lebih banyak daripada pengaruh positifnya. Oleh karena itu diperlukan langkah untuk mengantisipasi pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai nasionalisme.
• Antisipasi Pengaruh Negatif Globalisasi Terhadap Nilai Nasionalisme
Langkah- langkah untuk mengantisipasi dampak negatif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme antara lain yaitu :
1. Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, misal semangat mencintai produk dalam negeri.
2. Menanamkan dan mengamalkan nilai- nilai Pancasila dengan sebaik- baiknya.
3. Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik- baiknya.
4. Mewujudkan supremasi hukum, menerapkan dan menegakkan hukum dalam arti sebenar- benarnya dan seadil- adilnya.
5. Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya bangsa.
Dengan adanya langkah- langkah antisipasi tersebut diharapkan mampu menangkis pengaruh globalisasi yang dapat mengubah nilai nasionalisme terhadap bangsa. Sehingga kita tidak akan kehilangan kepribadian bangsa.
B. GLOBALISASI DAN BUDAYA
Gaung globalisasi, yang sudah mulai terasa sejak akhir abad ke-20, telah membuat masyarakat dunia, termasuk bangsa Indonesia harus bersiap-siap menerima kenyataan masuknya pengaruh luar terhadap seluruh aspek kehidupan bangsa. Salah satu aspek yang terpengaruh adalah kebudayaan. Terkait dengan kebudayaan, kebudayaan dapat diartikan sebagai nilai-nilai (values) yang dianut oleh masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki oleh warga masyarakat terhadap berbagai hal. Atau kebudayaan juga dapat didefinisikan sebagai wujudnya, yang mencakup gagasan atau ide, kelakuan dan hasil kelakuan (Koentjaraningrat), dimana hal-hal tersebut terwujud dalam kesenian tradisional kita. Oleh karena itu nilai-nilai maupun persepsi berkaitan dengan aspek-aspek kejiwaan atau psikologis, yaitu apa yang terdapat dalam alam pikiran. Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya apabila disadari, bahwa tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran orang yang bersangkutan. Sebagai salah satu hasil pemikiran dan penemuan seseorang adalah kesenian, yang merupakan subsistem dari kebudayaan Bagi bangsa Indonesia aspek kebudayaan merupakan salah satu kekuatan bangsa yang memiliki kekayaan nilai yang beragam, termasuk keseniannya. Kesenian rakyat, salah satu bagian dari kebudayaan bangsa Indonesia tidak luput dari pengaruh globalisasi. Globalisasi dalam kebudayaan dapat berkembang dengan cepat, hal ini tentunya dipengaruhi oleh adanya kecepatan dan kemudahan dalam memperoleh akses komunikasi dan berita namun hal ini justru menjadi bumerang tersendiri dan menjadi suatu masalah yang paling krusial atau penting dalam globalisasi, yaitu kenyataan bahwa perkembangan ilmu pengertahuan dikuasai oleh negara-negara maju, bukan negara-negara berkembang seperti Indonesia. Mereka yang memiliki dan mampu menggerakkan komunikasi internasional justru negara-negara maju. Akibatnya, negara-negara berkembang, seperti Indonesia selalu khawatir akan tertinggal dalam arus globalisai dalam berbagai bidang seperti politik, ekonomi, sosial, budaya, termasuk kesenian kita. Wacana globalisasi sebagai sebuah proses ditandai dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga ia mampu mengubah dunia secara mendasar. Komunikasi dan transportasi internasional telah menghilangkan batas-batas budaya setiap bangsa. Kebudayaan setiap bangsa cenderung mengarah kepada globalisasi dan menjadi peradaban dunia sehingga melibatkan manusia secara menyeluruh. Simon Kemoni, sosiolog asal Kenya mengatakan bahwa globalisasi dalam bentuk yang alami akan meninggikan berbagai budaya dan nilai-nilai budaya. Dalam proses alami ini, setiap bangsa akan berusaha menyesuaikan budaya mereka dengan perkembangan baru sehingga mereka dapat melanjutkan kehidupan dan menghindari kehancuran. Tetapi, menurut Simon Kimoni, dalam proses ini, negara-negara harus memperkokoh dimensi budaya mereka dan memelihara struktur nilai-nilainya agar tidak dieliminasi oleh budaya asing. Dalam rangka ini, berbagai bangsa haruslah mendapatkan informasi ilmiah yang bermanfaat dan menambah pengalaman mereka. Terkait dengan seni dan budaya, Seorang penulis asal Kenya bernama Ngugi Wa Thiong’o menyebutkan bahwa perilaku dunia Barat, khususnya Amerika seolah-olah sedang melemparkan bom budaya terhadap rakyat dunia. Mereka berusaha untuk menghancurkan tradisi dan bahasa pribumi sehingga bangsa-bangsa tersebut kebingungan dalam upaya mencari indentitas budaya nasionalnya. Penulis Kenya ini meyakini bahwa budaya asing yang berkuasa di berbagai bangsa, yang dahulu dipaksakan melalui imperialisme, kini dilakukan dalam bentuk yang lebih luas dengan nama globalisasi.
• GLOBALISASI DALAM KEBUDAYAAN TRADISIONAL DI INDONESIA
Proses saling mempengaruhi adalah gejala yang wajar dalam interaksi antar masyarakat. Melalui interaksi dengan berbagai masyarakat lain, bangsa Indonesia ataupun kelompok-kelompok masyarakat yang mendiami nusantara (sebelum Indonesia terbentuk) telah mengalami proses dipengaruhi dan mempengaruhi. Kemampuan berubah merupakan sifat yang penting dalam kebudayaan manusia. Tanpa itu kebudayaan tidak mampu menyesuaikan diri dengan keadaan yang senantiasa berubah. Perubahan yang terjadi saat ini berlangsung begitu cepat. Hanya dalam jangka waktu satu generasi banyak negara-negara berkembang telah berusaha melaksanakan perubahan kebudayaan, padahal di negara-negara maju perubahan demikian berlangsung selama beberapa generasi. Pada hakekatnya bangsa Indonesia, juga bangsa-bangsa lain, berkembang karena adanya pengaruh-pengaruh luar. Kemajuan bisa dihasilkan oleh interaksi dengan pihak luar, hal inilah yang terjadi dalam proses globalisasi. Oleh karena itu, globalisasi bukan hanya soal ekonomi namun juga terkait dengan masalah atau isu makna budaya dimana nilai dan makna yang terlekat di dalamnya masih tetap berarti.. Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang majemuk dalam berbagai hal, seperti anekaragaman budaya, lingkungan alam, dan wilayah geografisnya. Keanekaragaman masyarakat Indonesia ini dapat dicerminkan pula dalam berbagai ekspresi keseniannya. Dengan perkataan lain, dapat dikatakan pula bahwa berbagai kelompok masyarakat di Indonesia dapat mengembangkan keseniannya yang sangat khas. Kesenian yang dikembangkannya itu menjadi model-model pengetahuan dalam masyarakat.
• PERUBAHAN BUDAYA DALAM GLOBALISASI ; KESENIAN YANG BERTAHAN DAN YANG TERSISIHKAN
Perubahan budaya yang terjadi di dalam masyarakat tradisional, yakni perubahan dari masyarakat tertutup menjadi masyarakat yang lebih terbuka, dari nilai-nilai yang bersifat homogen menuju pluralisme nilai dan norma social merupakan salh satu dampak dari adanya globalisasi. Ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengubah dunia secara mendasar. Komunikasi dan sarana transportasi internasional telah menghilangkan batas-batas budaya setiap bangsa. Kebudayaan setiap bangsa cenderung mengarah kepada globalisasi dan menjadi peradaban dunia sehingga melibatkan manusia secara menyeluruh. Misalnya saja khusus dalam bidang hiburan massa atau hiburan yang bersifat masal, makna globalisasi itu sudah sedemikian terasa. Sekarang ini setiap hari kita bisa menyimak tayangan film di tv yang bermuara dari negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea, dll melalui stasiun televisi di tanah air. Belum lagi siaran tv internasional yang bisa ditangkap melalui parabola yang kini makin banyak dimiliki masyarakat Indonesia. Sementara itu, kesenian-kesenian populer lain yang tersaji melalui kaset, vcd, dan dvd yang berasal dari manca negara pun makin marak kehadirannya di tengah-tengah kita. Fakta yang demikian memberikan bukti tentang betapa negara-negara penguasa teknologi mutakhir telah berhasil memegang kendali dalam globalisasi budaya khususnya di negara ke tiga. Peristiwa transkultural seperti itu mau tidak mau akan berpengaruh terhadap keberadaan kesenian kita. Padahal kesenian tradisional kita merupakan bagian dari khasanah kebudayaan nasional yang perlu dijaga kelestariannya. Di saat yang lain dengan teknologi informasi yang semakin canggih seperti saat ini, kita disuguhi oleh banyak alternatif tawaran hiburan dan informasi yang lebih beragam, yang mungkin lebih menarik jika dibandingkan dengan kesenian tradisional kita. Dengan parabola masyarakat bisa menyaksikan berbagai tayangan hiburan yang bersifat mendunia yang berasal dari berbagai belahan bumi. Kondisi yang demikian mau tidak mau membuat semakin tersisihnya kesenian tradisional Indonesia dari kehidupan masyarakat Indonesia yang sarat akan pemaknaan dalam masyarakat Indonesia. Misalnya saja bentuk-bentuk ekspresi kesenian etnis Indonesia, baik yang rakyat maupun istana, selalu berkaitan erat dengan perilaku ritual masyarakat pertanian. Dengan datangnya perubahan sosial yang hadir sebagai akibat proses industrialisasi dan sistem ekonomi pasar, dan globalisasi informasi, maka kesenian kita pun mulai bergeser ke arah kesenian yang berdimensi komersial. Kesenian-kesenian yang bersifat ritual mulai tersingkir dan kehilangan fungsinya. Sekalipun demikian, bukan berarti semua kesenian tradisional kita lenyap begitu saja. Ada berbagai kesenian yang masih menunjukkan eksistensinya, bahkan secara kreatif terus berkembang tanpa harus tertindas proses modernisasi. Pesatnya laju teknologi informasi atau teknologi komunikasi telah menjadi sarana difusi budaya yang ampuh, sekaligus juga alternatif pilihan hiburan yang lebih beragam bagi masyarakat luas. Akibatnya masyarakat tidak tertarik lagi menikmati berbagai seni pertunjukan tradisional yang sebelumnya akrab dengan kehidupan mereka. Misalnya saja kesenian tradisional wayang orang Bharata, yang terdapat di Gedung Wayang Orang Bharata Jakarta kini tampak sepi seolah-olah tak ada pengunjungnya. Hal ini sangat disayangkan mengingat wayang merupakan salah satu bentuk kesenian tradisional Indonesia yang sarat dan kaya akan pesan-pesan moral, dan merupakan salah satu agen penanaman nilai-nilai moral yang baik, menurut saya. Contoh lainnya adalah kesenian Ludruk yang sampai pada tahun 1980-an masih berjaya di Jawa Timur sekarang ini tengah mengalami “mati suri”. Wayang orang dan ludruk merupakan contoh kecil dari mulai terdepaknya kesenian tradisional akibat globalisasi. Bisa jadi fenomena demikian tidak hanya dialami oleh kesenian Jawa tradisional, melainkan juga dalam berbagai ekspresi kesenian tradisional di berbagai tempat di Indonesia. Sekalipun demikian bukan berarti semua kesenian tradisional mati begitu saja dengan merebaknya globalisasi. Di sisi lain, ada beberapa seni pertunjukan yang tetap eksis tetapi telah mengalami perubahan fungsi. Ada pula kesenian yang mampu beradaptasi dan mentransformasikan diri dengan teknologi komunikasi yang telah menyatu dengan kehidupan masyarakat, misalnya saja kesenian tradisional “Ketoprak” yang dipopulerkan ke layar kaca oleh kelompok Srimulat. Kenyataan di atas menunjukkan kesenian ketoprak sesungguhnya memiliki penggemar tersendiri, terutama ketoprak yang disajikan dalam bentuk siaran televisi, bukan ketoprak panggung. Dari segi bentuk pementasan atau penyajian, ketoprak termasuk kesenian tradisional yang telah terbukti mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Selain ketoprak masih ada kesenian lain yang tetap bertahan dan mampu beradaptasi dengan teknologi mutakhir yaitu wayang kulit. Beberapa dalang wayang kulit terkenal seperti Ki Manteb Sudarsono dan Ki Anom Suroto tetap diminati masyarakat, baik itu kaset rekaman pementasannya, maupun pertunjukan secara langsung. Keberanian stasiun televisi Indosiar yang sejak beberapa tahun lalu menayangkan wayang kulit setiap malam minggu cukup sebagai bukti akan besarnya minat masyarakat terhadap salah satu khasanah kebudayaan nasional kita. Bahkan Museum Nasional pun tetap mempertahankan eksistensi dari kesenian tradisonal seperti wayang kulit dengan mengadakan pagelaran wayang kulit tiap beberapa bulan sekali dan pagelaran musik gamelan tiap satu minggu atau satu bulan sekali yang diadakan di aula Kertarajasa, Museum Nasional.
• PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP BUDAYA BANGSA
Arus globalisasi saat ini telah menimbulkan pengaruh terhadap perkembangan budaya bangsa Indonesia . Derasnya arus informasi dan telekomunikasi ternyata menimbulkan sebuah kecenderungan yang mengarah terhadap memudarnya nilai-nilai pelestarian budaya. Perkembangan 3T (Transportasi, Telekomunikasi, dan Teknologi) mengkibatkan berkurangnya keinginan untuk melestarikan budaya negeri sendiri . Budaya Indonesia yang dulunya ramah-tamah, gotong royong dan sopan berganti dengan budaya barat, misalnya pergaulan bebas. Di Tapanuli (Sumatera Utara) misalnya, duapuluh tahun yang lalu, anak-anak remajanya masih banyak yang berminat untuk belajar tari tor-tor dan tagading (alat musik batak). Hampir setiap minggu dan dalam acara ritual kehidupan, remaja di sana selalu diundang pentas sebagai hiburan budaya yang meriah. Saat ini, ketika teknologi semakin maju, ironisnya kebudayaan-kebudayaan daerah tersebut semakin lenyap di masyarakat, bahkan hanya dapat disaksikan di televisi dan Taman Mini Indonesi Indah (TMII). Padahal kebudayaan-kebudayaan daerah tersebut, bila dikelola dengan baik selain dapat menjadi pariwisata budaya yang menghasilkan pendapatan untuk pemerintah baik pusat maupun daerah, juga dapat menjadi lahan pekerjaan yang menjanjikan bagi masyarakat sekitarnya. Hal lain yang merupakan pengaruh globalisasi adalah dalam pemakaian bahasa indonesia yang baik dan benar (bahasa juga salah satu budaya bangsa). Sudah lazim di Indonesia untuk menyebut orang kedua tunggal dengan Bapak, Ibu, Pak, Bu, Saudara, Anda dibandingkan dengan kau atau kamu sebagai pertimbangan nilai rasa. Sekarang ada kecenderungan di kalangan anak muda yang lebih suka menggunakan bahasa Indonesia dialek Jakarta seperti penyebutan kata gue (saya) dan lu (kamu). Selain itu kita sering dengar anak muda mengunakan bahasa Indonesia dengan dicampur-campur bahasa inggris seperti OK, No problem dan Yes’, bahkan kata-kata makian (umpatan) sekalipun yang sering kita dengar di film-film barat, sering diucapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kata-kata ini disebarkan melalui media TV dalam film-film, iklan dan sinetron bersamaan dengan disebarkannya gaya hidup dan fashion . Gaya berpakaian remaja Indonesia yang dulunya menjunjung tinggi norma kesopanan telah berubah mengikuti perkembangan jaman. Ada kecenderungan bagi remaja putri di kota-kota besar memakai pakaian minim dan ketat yang memamerkan bagian tubuh tertentu. Budaya perpakaian minim ini dianut dari film-film dan majalah-majalah luar negeri yang ditransformasikan kedalam sinetron-sinetron Indonesia . Derasnya arus informasi, yang juga ditandai dengan hadirnya internet, turut serta `menyumbang` bagi perubahan cara berpakaian. Pakaian mini dan ketat telah menjadi trend dilingkungan anak muda. Salah satu keberhasilan penyebaran kebudayaan Barat ialah meluasnya anggapan bahwa ilmu dan teknologi yang berkembang di Barat merupakan suatu yang universal. Masuknya budaya barat (dalam kemasan ilmu dan teknologi) diterima dengan `baik`. Pada sisi inilah globalisasi telah merasuki berbagai sistem nilai sosial dan budaya Timur (termasuk Indonesia ) sehingga terbuka pula konflik nilai antara teknologi dan nilai-nilai ketimuran.
• TINDAKAN YANG MENDORONG TIMBULNYA GLOBALISASI KEBUDAYAAN DAN CARA MENGANTISIPASI ADANYA GLOBALISASI KEBUDAYAAN
Peran kebijaksanaan pemerintah yang lebih mengarah kepada pertimbangan-pertimbangan ekonomi daripada cultural atau budaya dapat dikatakan merugikan suatu perkembangan kebudayaan. Jennifer Lindsay (1995) dalam bukunya yang berjudul ‘Cultural Policy And The Performing Arts In South-East Asia’, mengungkapkan kebijakan kultural di Asia Tenggara saat ini secara efektif mengubah dan merusak seni-seni pertunjukan tradisional, baik melalui campur tangan, penanganan yang berlebihan, kebijakan-kebijakan tanpa arah, dan tidak ada perhatian yang diberikan pemerintah kepada kebijakan kultural atau konteks kultural. Dalam pengamatan yang lebih sempit dapat kita melihat tingkah laku aparat pemerintah dalam menangani perkembangan kesenian rakyat, di mana banyaknya campur tangan dalam menentukan objek dan berusaha merubah agar sesuai dengan tuntutan pembangunan. Dalam kondisi seperti ini arti dari kesenian rakyat itu sendiri menjadi hambar dan tidak ada rasa seninya lagi. Melihat kecenderungan tersebut, aparat pemerintah telah menjadikan para seniman dipandang sebagai objek pembangunan dan diminta untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan simbol-simbol pembangunan. Hal ini tentu saja mengabaikan masalah pemeliharaan dan pengembangan kesenian secara murni, dalam arti benar-benar didukung oleh nilai seni yang mendalam dan bukan sekedar hanya dijadikan model saja dalam pembangunan. Dengan demikian, kesenian rakyat semakin lama tidak dapat mempunyai ruang yang cukup memadai untuk perkembangan secara alami atau natural, karena itu, secara tidak langsung kesenian rakyat akhirnya menjadi sangat tergantung oleh model-model pembangunan yang cenderung lebih modern dan rasional. Sebagai contoh dari permasalahan ini dapat kita lihat, misalnya kesenian asli daerah Betawi yaitu, tari cokek, tari lenong, dan sebagainya sudah diatur dan disesuaikan oleh aparat pemerintah untuk memenuhi tuntutan dan tujuan kebijakan-kebijakan politik pemerintah. Aparat pemerintah di sini turut mengatur secara normatif, sehingga kesenian Betawi tersebut tidak lagi terlihat keasliannya dan cenderung dapat membosankan. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak dikehendaki terhadap keaslian dan perkembangan yang murni bagi kesenian rakyat tersebut, maka pemerintah perlu mengembalikan fungsi pemerintah sebagai pelindung dan pengayom kesenian-kesenian tradisional tanpa harus turut campur dalam proses estetikanya. Memang diakui bahwa kesenian rakyat saat ini membutuhkan dana dan bantuan pemerintah sehingga sulit untuk menghindari keterlibatan pemerintah dan bagi para seniman rakyat ini merupakan sesuatu yang sulit pula membuat keputusan sendiri untuk sesuai dengan keaslian (oroginalitas) yang diinginkan para seniman rakyat tersebut. Oleh karena itu pemerintah harus ‘melakoni’ dengan benar-benar peranannya sebagai pengayom yang melindungi keaslian dan perkembangan secara estetis kesenian rakyat tersebut tanpa harus merubah dan menyesuaikan dengan kebijakan-kebijakan politik. Globalisasi informasi dan budaya yang terjadi menjelang millenium baru seperti saat ini adalah sesuatu yang tak dapat dielakkan. Kita harus beradaptasi dengannya karena banyak manfaat yang bisa diperoleh. Harus diakui bahwa teknologi komunikasi sebagai salah produk dari modernisasi bermanfaat besar bagi terciptanya dialog dan demokratisasi budaya secara masal dan merata. Globalisasi mempunyai dampak yang besar terhadap budaya. Kontak budaya melalui media massa menyadarkan dan memberikan informasi tentang keberadaan nilai-nilai budaya lain yang berbeda dari yang dimiliki dan dikenal selama ini. Kontak budaya ini memberikan masukan yang penting bagi perubahan-perubahan dan pengembangan-pengembangan nilai-nilai dan persepsi dikalangan masyarakat yang terlibat dalam proses ini. Kesenian bangsa Indonesia yang memiliki kekuatan etnis dari berbagai macam daerah juga tidak dapat lepas dari pengaruh kontak budaya ini. Sehingga untuk melakukan penyesuaian-penyesuaian terhadap perubahan-perubahan diperlukan pengembangan-pengembangan yang bersifat global namun tetap bercirikan kekuatan lokal atau etnis. Globalisasi budaya yang begitu pesat harus diantisipasi dengan memperkuat identitas kebudayaan nasional. Berbagai kesenian tradisional yang sesungguhnya menjadi aset kekayaan kebudayaan nasional jangan sampai hanya menjadi alat atau slogan para pemegang kebijaksanaan, khususnya pemerintah, dalam rangka keperluan turisme, politik dsb. Selama ini pembinaan dan pengembangan kesenian tradisional yang dilakukan lembaga pemerintah masih sebatas pada unsur formalitas belaka, tanpa menyentuh esensi kehidupan kesenian yang bersangkutan. Akibatnya, kesenian tradisional tersebut bukannya berkembang dan lestari, namun justru semakin dijauhi masyarakat. Dengan demikian, tantangan yang dihadapi oleh kesenian rakyat cukup berat. Karena pada era teknologi dan komunikasi yang sangat canggih dan modern ini masyarakat dihadapkan kepada banyaknya alternatif sebagai pilihan, baik dalam menentukan kualitas maupun selera. Hal ini sangat memungkinkan keberadaan dan eksistensi kesenian rakyat dapat dipandang dengan sebelah mata oleh masyarakat, jika dibandingkan dengan kesenian modern yang merupakan imbas dari budaya pop. Untuk menghadapi hal-hal tersebut di atas ada beberapa alternatif untuk mengatasinya, yaitu meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM ) bagi para seniman rakyat. Selain itu, mengembalikan peran aparat pemerintah sebagai pengayom dan pelindung, dan bukan sebaliknya justru menghancurkannya demi kekuasaan dan pembangunan yang berorientasi pada dana-dana proyek atau dana-dana untuk pembangunan dalam bidang ekonomi saja.
C.KESIMPULAN
Pengaruh globalisasi disatu sisi ternyata menimbulkan pengaruh yang negatif bagi kebudayaan bangsa Indonesia . Norma-norma yang terkandung dalam kebudayaan bangsa Indonesia perlahan-lahan mulai pudar. Gencarnya serbuan teknologi disertai nilai-nilai interinsik yang diberlakukan di dalamnya, telah menimbulkan isu mengenai globalisasi dan pada akhirnya menimbulkan nilai baru tentang kesatuan dunia. Radhakrishnan dalam bukunya Eastern Religion and Western Though (1924) menyatakan “untuk pertama kalinya dalam sejarah umat manusia, kesadaran akan kesatuan dunia telah menghentakkan kita, entah suka atau tidak, Timur dan Barat telah menyatu dan tidak pernah lagi terpisah�. Artinya adalah bahwa antara barat dan timur tidak ada lagi perbedaan. Atau dengan kata lain kebudayaan kita dilebur dengan kebudayaan asing. Apabila timur dan barat bersatu, masihkah ada ciri khas kebudayaan kita? Ataukah kita larut dalam budaya bangsa lain tanpa meninggalkan sedikitpun sistem nilai kita? Oleh karena itu perlu dipertahanan aspek sosial budaya Indonesia sebagai identitas bangsa. Caranya adalah dengan penyaringan budaya yang masuk ke Indonesia dan pelestarian budaya bangsa. Bagi masyarakat yang mencoba mengembangkan seni tradisional menjadi bagian dari kehidupan modern, tentu akan terus berupaya memodifikasi bentuk-bentuk seni yang masih berpolakan masa lalu untuk dijadikan komoditi yang dapat dikonsumsi masyarakat modern. Karena sebenarnya seni itu indah dan mahal. Kesenian adalah kekayaan bangsa Indonesia yang tidak ternilai harganya dan tidak dimiliki bangsa-bangsa asing. Oleh sebab itu, sebagai generasi muda, yang merupakan pewaris budaya bangsa, hendaknya memelihara seni budaya kita demi masa depan anak cucu.
D. SARAN – SARAN
Dari hasil pembahasan diatas, dapat dilakukan beberapa tindakan untuk mencegah terjadinya pergeseran kebudayaan yaitu : 1. Pemerintah perlu mengkaji ulang perturan-peraturan yang dapat menyebabkan pergeseran budaya bangsa 2. Masyarakat perlu berperan aktif dalam pelestarian budaya daerah masing-masing khususnya dan budaya bangsa pada umumnya 3. Para pelaku usaha media massa perlu mengadakan seleksi terhadap berbagai berita, hiburan dan informasi yang diberikan agar tidak menimbulkan pergeseran budaya 4. Masyarakat perlu menyeleksi kemunculan globalisasi kebudayaan baru, sehingga budaya yang masuk tidak merugikan dan berdampak negative. 5. Masyarakat harus berati-hati dalam meniru atau menerima kebudayaan baru, sehingga pengaruh globalisasi di negara kita tidak terlalu berpengaruh pada kebudayaan yang merupakan jati diri bangsa kita.
Minggu, 29 Mei 2011
Kamis, 19 Mei 2011
16.RESIKO YANG DIHADAPI SEORANG MAHASISWA SERTA PENGENDALIAN YANG HARUS DILAKUKAN
RESIKO YANG DIHADAPI SEORANG MAHASISWA SERTA PENGENDALIAN YANG HARUS DILAKUKAN
Seorang mahasiswa pasti pernah mengalami kesulitan dalam keseharian dan rutinitasnya menjadi seorang mahasiswa, rasanya mungkin beginilah perjuangan untuk mendapatkan gelar sarjana, banyak yang harus ditempuh dan dihadapi juga tanggung jawab yang harus dilakukan oleh seorang mahasiswa dalam menempuh bangku kuliah.
3 RESIKO SEORANG MAHASISWA
Akademis
1. Kuliah padat banyak tugas
2. Tugas yang satu belum selesai ditambah lagi tugas yang lain
3. Telat informasi bisa ketinggalan semester (pengisian KRS, informasi yang penting lainnya)
4. Salah jadwal ujian bisa tidak ikut ujian dan mengulang kelas
Pergaulan
1. Salah pergaulan yang negatif bisa membuat kita ikutan tidak benar, malas, nakal, dll
2. Lingkungan sekitar terkadang ada yang membawa pengaruh negatif
Diri Sendiri
1. Suka tergantung Mood
• ada waktunya rajin banget
• ada waktunya setengah rajin
• ada waktunya agak-agak rajin
• ada waktunya agak-agak malas
• ada waktunya malas banget
2. Terbawa oleh teman yang lain
3 PENGENDALIAN UNTUK MENGURANGI RESIKO SEORANG MAHASISWA
1. Lebih sering mencari informasi dan aktif untuk terus mencari informasi terkini dan informasi penting
2. Lebih berhati-hati dalam memilih teman pergaulan, jika dirasa sudah memberi pengaruh negatif sebaiknya tidak perlu terlalu dekat. Mencari teman yang bisa memotivasi agar lebih baik.
3. Lebih bisa membagi waktu untuk semua tugas dan tanggung jawab juga mengendalikan diri untuk suasana hati yang berubah-ubah, memiliki manajemen diri yang lebih baik.
Menjadi mahasiswa memang tidak mudah apalagi jika menghadapi tugas kuliah yang sangat banyak dan deadline tugas yang sangat cepat. Untuk menjadi mahasiswa yang sukses kuncinya adalah harus bisa menanamkan manajemen diri yang baik untuk bisa membagi waktu dan menyelesaikan tanggung jawab dengan baik.
http://mikhaanitaria.blogspot.com/2011/05/resiko-yang-dihadapi-seorang-mahasiswa.html
Seorang mahasiswa pasti pernah mengalami kesulitan dalam keseharian dan rutinitasnya menjadi seorang mahasiswa, rasanya mungkin beginilah perjuangan untuk mendapatkan gelar sarjana, banyak yang harus ditempuh dan dihadapi juga tanggung jawab yang harus dilakukan oleh seorang mahasiswa dalam menempuh bangku kuliah.
3 RESIKO SEORANG MAHASISWA
Akademis
1. Kuliah padat banyak tugas
2. Tugas yang satu belum selesai ditambah lagi tugas yang lain
3. Telat informasi bisa ketinggalan semester (pengisian KRS, informasi yang penting lainnya)
4. Salah jadwal ujian bisa tidak ikut ujian dan mengulang kelas
Pergaulan
1. Salah pergaulan yang negatif bisa membuat kita ikutan tidak benar, malas, nakal, dll
2. Lingkungan sekitar terkadang ada yang membawa pengaruh negatif
Diri Sendiri
1. Suka tergantung Mood
• ada waktunya rajin banget
• ada waktunya setengah rajin
• ada waktunya agak-agak rajin
• ada waktunya agak-agak malas
• ada waktunya malas banget
2. Terbawa oleh teman yang lain
3 PENGENDALIAN UNTUK MENGURANGI RESIKO SEORANG MAHASISWA
1. Lebih sering mencari informasi dan aktif untuk terus mencari informasi terkini dan informasi penting
2. Lebih berhati-hati dalam memilih teman pergaulan, jika dirasa sudah memberi pengaruh negatif sebaiknya tidak perlu terlalu dekat. Mencari teman yang bisa memotivasi agar lebih baik.
3. Lebih bisa membagi waktu untuk semua tugas dan tanggung jawab juga mengendalikan diri untuk suasana hati yang berubah-ubah, memiliki manajemen diri yang lebih baik.
Menjadi mahasiswa memang tidak mudah apalagi jika menghadapi tugas kuliah yang sangat banyak dan deadline tugas yang sangat cepat. Untuk menjadi mahasiswa yang sukses kuncinya adalah harus bisa menanamkan manajemen diri yang baik untuk bisa membagi waktu dan menyelesaikan tanggung jawab dengan baik.
http://mikhaanitaria.blogspot.com/2011/05/resiko-yang-dihadapi-seorang-mahasiswa.html
Rabu, 18 Mei 2011
15.Tugas Translate
BAB LIMA
PERBANDINGAN INTERNASIONAL
SISTEM AKUNTANSI
DAN PRAKTEK
Bab Tujuan
• Fokus pada pengaruh pada pengembangan akuntansi dan prinsip akuntansi yang besar dan praktek di beberapa negara
• Tunjukkan bagaimana akuntansi yang sama dalam kelompok negara yang berbeda dan bagaimana kelompok-kelompok ini berbeda dari kelompok lain: negara-negara Anglo-Saxon, negara-negara Nordik, negara Jerman, negara-negara Latin, dan negara-negara Asia.
Dalam bab ini, kita akan menguraikan sistem akuntansi dan praktek pilihan negara menggunakan klasifikasi budaya yang diidentifikasi dalam Bab 4 sebagai dasar untuk diskusi. Dengan demikian, kami akan meninjau sistem akuntansi Amerika Serikat dan Inggris sebagai negara besar di bidang kebudayaan Anglo-Saxon, Belanda dan Swedia sebagai wakil dari negara-negara Nordik, Jerman dan Swiss sebagai wakil dari negara-negara Jerman, Perancis, Italia, dan Brasil sebagai wakil dari negara-negara Latin, dan Cina dan Jepang sebagai wakil dari negara-negara Asia. " Beberapa contoh laporan keuangan dari negara-negara perwakilan disediakan dalam lampiran untuk bab ini.
Anglo-Saxon AKUNTANSI
Tidak ada keraguan bahwa Anglo-Saxon akuntansi dapat dibedakan dari akuntansi di benua Eropa, Asia, Amerika Latin, dan banyak bagian lain dunia. Hal ini dilakukan tidak hanya di Amerika Serikat dan Inggris, tetapi juga ke tingkat yang penting di negara-negara dan wilayah mana, misalnya, Inggris telah memiliki pengaruh kolonial yang besar, seperti di Australia, Kanada, Hong Kong, India, Irlandia , Kenya, Malaysia, Selandia Baru, Nigeria, Singapura, dan Afrika Selatan. Anglo Saxon akuntansi cenderung relatif kurang konservatif dan lebih transparan dibandingkan dengan Jerman dan negara-negara Latin dan Jepan
AMERIKA SERIKAT
Pengaruh Pembangunan Akuntansi
Dalam banyak hal, akuntansi di Amerika Serikat dan Inggris sangat mirip, seperti yang diharapkan mengingat pentingnya hubungan sejarah dan investasi antara kedua negara. Sama seperti bahasa dan sistem hukum Amerika Serikat diekspor dari Britania Raya, demikian juga adalah pendiri akuntansi AS, termasuk pionir seperti Arthur Young (seorang lulusan Universitas Glasgow tahun 1880-an). Namun demikian, Amerika Serikat telah diadaptasi daripada mengadopsi tradisi akuntansi Inggris! Memang, keadaan sejarah dan lingkungan baru-baru Amerika Serikat telah memunculkan beberapa fitur yang membedakan signifikan.
Pasar efek pengaruh yang dominan peraturan akuntansi di Amerika Serikat. Transaksi efek dan perlindungan investor diatur dan ditegakkan di tingkat pemerintah federal berdasarkan Securities Act of 1933 dan Securities Exchange Act of 1934, yang disahkan dalam menanggapi crash pasar saham tahun 1929 dan krisis keuangan berikutnya.
Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) didirikan dengan otoritas hukum untuk menegakkan undang-undang sekuritas dan juga untuk merumuskan serta menegakkan standar-standar akuntansi. Namun, SEC mengakui sebagai berwibawa "Standar Akuntansi Keuangan" (PSAK) yang terkandung dalam standar yang dikeluarkan oleh Standar Akuntansi Keuangan independen Board (FASB), yang didirikan pada tahun 1973 setelah kritik terhadap prosedur standar-pengaturan dari American Institute of Akuntan Publik Bersertifikat. Dengan demikian, peran penetapan standar telah didelegasikan kepada FASB dengan SEC hanya bertindak dalam kapasitas pengawasan kecuali yang dianggap perlu untuk campur tangan, yang telah dilakukan hanya pada kesempatan langka (misalnya, berkenaan dengan minyak dan gas akuntansi). Korporasi diwajibkan untuk mengikuti standar FASB, jika SEC akan menolak pendaftaran dan maka perdagangan surat berharga mereka. Perlu dicatat bahwa hanya perusahaan yang terdaftar (sebagian kecil perusahaan-perusahaan AS) diminta untuk mematuhi peraturan sangat rinci yang diberlakukan oleh SEC untuk tujuan perlindungan investor.
FASB memiliki pendekatan yang sangat terbuka untuk menetapkan standar yang dikenal dengan operasi Semua rapat terbuka untuk umum dan berbagai pendapat yang dicari dalam sebuah "proses karena" rumit untuk memastikan bahwa kepentingan publik benar dilayani "di bawah sinar matahari.". ' Untuk membantu merumuskan standar baru dan meningkatkan yang sudah ada, FASB telah mengembangkan suatu kerangka kerja konseptual eksplisit tujuan dan karakteristik kualitatif untuk pelaporan keuangan dalam seri laporan pada konsep akuntansi keuangan. pernyataan ini FASB tentang praktik akuntansi yang diterbitkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). Lebih dari 115 ini telah dikeluarkan 1995. Secara bersama-sama, standar FASB cukup rinci dan produktif dibandingkan dengan, misalnya, standar Inggris. Hal ini menunjukkan bahwa sementara Amerika Serikat adalah serupa dalam banyak hal dengan Inggris dan lainnya Anglo Saxon negara, dan memiliki keunikan mungkin sistem yang paling komprehensif peraturan akuntansi di dunia, setidaknya sejauh efek pasar yang bersangkutan.
Prinsip Akuntansi dan Praktek
Di Amerika Serikat, akuntansi sangat banyak difokuskan pada perusahaan besar dan kepentingan investor, meskipun kebutuhan kreditur dan pengguna lainnya diakui. Relevansi informasi untuk keputusan bisnis sangat penting dan tunduk pada kendala keandalan.
Laporan Keuangan Sebuah laporan tahunan dan khas AS account terdiri dari laporan laba rugi konsolidasian ini, neraca, dan laporan arus kas. Berbeda dengan banyak negara lain, laporan keuangan induk perusahaan biasanya tidak disediakan. Laporan keuangan di Amerika Serikat cenderung sangat detail, mereka juga dilengkapi dengan catatan yang cukup luas. Neraca biasanya disajikan dalam format dua sisi. Laporan tahunan harus mencakup diskusi manajemen dan analisis hasil keuangan dan biasanya juga berisi informasi naratif tambahan tentang operasi bisnis. US rekening biasanya menyajikan laporan laba sebelum neraca (lihat, sebagai contoh, HJ Heinz dalam lampiran untuk bab ini). Berbeda dengan Inggris, neraca cenderung terlihat seperti pernyataan saldo daripada laporan posisi keuangan, di mana aktiva diklasifikasikan ke dalam kelompok-kelompok bawah subpos seperti "aktiva lancar bersih." Laporan arus kas merupakan perkembangan yang relatif baru, menggantikan laporan perubahan posisi keuangan, sebagaimana diwajibkan oleh PSAK 95, berlaku sejak tahun 1987. Sejumlah negara lain, termasuk Inggris, kini telah mengikuti inisiatif ini.
Pengukuran Praktek Salah satu area masalah utama di akuntansi meliputi pengukuran aset. Di Amerika Serikat, ada cenderung menjadi pendekatan biaya historis yang ketat, tetapi dikenakan untuk menulis-down untuk nilai pasar jika diperlukan. Pendekatan yang ketat juga berkualitas dalam hal merger dan akuisisi saat aktiva yang diperoleh dari bisnis harus disajikan kembali untuk nilai wajar, dengan peningkatan penilaian jika diperlukan, pada tanggal penggabungan usaha. Aktiva tetap biasanya disusutkan dengan metode garis lurus, tetapi metode dipercepat juga diterima. Sehubungan dengan persediaan (atau saham) yang "lebih rendah biaya dan pasar" aturan berlaku; nilai dan pasar berarti realisasi bersih. Sebuah ciri pembeda yang signifikan dari Amerika Serikat, bagaimanapun, adalah meluasnya penggunaan terakhir, keluar pertama (LIFO) untuk menentukan biaya persediaan. Alasan utama untuk ini adalah bahwa LIFO diperbolehkan untuk keperluan pajak.
Penelitian dan pengembangan (R & D) adalah bidang lain utama bunga, dan di sini pendekatan konservatif diperlukan oleh PSAK 2, dimana semua pengeluaran harus dibebankan segera. Pengecualian terhadap larangan ini pada kapitalisasi dibuat, namun, dalam hal perangkat lunak komputer dalam PSAK 86 yang memungkinkan biaya pengembangan yang dikapitalisasi ketika kelayakan teknis dari perangkat lunak telah ditetapkan. Sewa guna usaha pembiayaan penting di Amerika Serikat, dan di sini PSAK 13, diterbitkan pada tahun 1976, mengharuskan mereka untuk dilaporkan baik sebagai aset dan kewajiban.
Akuntansi perpajakan adalah bidang penting perbedaan dari negara lain. Di negara-negara Anglo-Saxon, pendapatan diukur sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum biasanya berbeda dari pendapatan yang diukur sesuai dengan peraturan pajak. Salah satu alasan utama perbedaan ini adalah bahwa tunjangan penyusutan yang dipercepat dapat diterima untuk keperluan pajak mungkin tidak konsisten dengan penyusutan yang dibebankan pada rekening. Di banyak negara, misalnya, Perancis dan Jerman, inkonsistensi ini tidak muncul dalam tunjangan diklaim penyusutan untuk keperluan pajak biasanya harus sama dengan yang dibebankan pada rekening. Efek bersih dari hal ini adalah bahwa laba akuntansi di Amerika Serikat cenderung lebih tinggi dari penghasilan untuk tujuan pajak. Akibatnya, perusahaan-perusahaan AS account untuk pajak atas seluruh penghasilan yang dilaporkan (misalnya, alokasi komprehensif dari pajak) tetapi perlakukan perbedaan antara jumlah hutang sekarang dan apa yang dapat dibayarkan di masa depan sebagai kewajiban jangka panjang kuasi. Ini dikenal sebagai penyisihan pajak tangguhan. PSAK 109 sekarang memerlukan itu dipertanggungjawabkan berdasarkan metode kewajiban, yang berarti bahwa perhitungan pajak tentatif dan tunduk pada penyesuaian jika tarif pajak mengubah atau pajak baru yang dikenakan.
Konsolidasi Praktek Amerika Serikat adalah pelopor dalam pengembangan akuntansi untuk kombinasi bisnis dan praktek konsolidasi. Investor melihat laporan keuangan konsolidasi menjadi sangat relevan. Sedangkan pembelian (atau akuisisi) metode diikuti oleh kebanyakan perusahaan, penyatuan-of-kepentingan (atau merger) metode diperlukan dalam keadaan terbatas tertentu. Dengan menggunakan metode pembelian, aset usaha yang diperoleh harus dinilai kembali dengan nilai wajar (yaitu, nilai sekarang atau biaya penggantian), dan perbedaan antara biaya perolehan dan jumlah dari nilai wajar aktiva bersih yang diperoleh harus dikapitalisasi sebagai goodwill dan dicatat sebagai aktiva tidak berwujud. Goodwill harus diamortisasi selama jangka waktu tidak melebihi empat puluh tahun, dengan jumlah amortisasi seperti sekarang dikurangkan dari pajak dalam kondisi tertentu. Berdasarkan metode penyatuan kepemilikan, dimana ada pertukaran efek, penggabungan usaha dicatat sebagai penyatuan kepemilikan. Aktiva digabungkan berdasarkan nilai historis, dan goodwill tidak diakui. Penggunaan metode pembelian di Amerika Serikat cenderung menghasilkan jumlah yang lebih tinggi untuk aktiva tetapi berpenghasilan rendah, karena biaya depresiasi dan amortisasi goodwill.
Metode ekuitas untuk perusahaan asosiasi tersebut diperlukan di Amerika Serikat dimana pendapatan konsolidasi berisi bagian dari keuntungan perusahaan-perusahaan asosiasi dan di mana perusahaan tersebut dinilai dalam neraca sebesar biaya ditambah Porsi laba ditahan sejak tanggal akuisisi . Amerika Serikat juga merupakan pionir dalam bidang pelaporan segmen (PSAK 14), yang mensyaratkan pengungkapan penjualan, pendapatan, dan aktiva bersih dengan baik bidang usaha dan wilayah geografis.
Penjabaran mata uang asing merupakan daerah akhir sangat penting kita akan mempertimbangkan secara singkat di sini. PSAK 52 diadopsi di Amerika Serikat pada tahun 1981 dan mengharuskan laporan keuangan luar negeri harus dijabarkan dengan kurs penutupan. Namun, metode temporal, yang membutuhkan konsistensi tingkat terjemahan dengan dasar pengukuran yang digunakan (misalnya, kurs historis cocok dengan biaya bersejarah) diperlukan dimana mata uang fungsional (yaitu, mata uang lingkungan ekonomi utama operasi) adalah bahwa bagian induk perusahaan. Metode temporal juga dianggap perlu, dimana perusahaan asing beroperasi dalam ekonomi yang sangat inflasi.
UNITED KINGDOM
Pengaruh Pembangunan Akuntansi
Seperti Amerika Serikat, pasar efek dari Britania Raya memiliki pengaruh signifikan terhadap praktik akuntansi di sana, tetapi mereka tidak mendominasi proses regulasi akuntansi. hukum Perusahaan di Inggris memiliki mengirimkan lebih luas daripada undang-undang sekuritas AS sejauh penyediaan informasi akuntansi yang bersangkutan. UK Companies Act Tahun 1985, yang mengkonsolidasikan semua yang masih ada tindakan sebelumnya perusahaan dan telah diubah dengan perusahaan bertindak berlalu pada tahun 1989, meliputi akuntansi persyaratan untuk semua perusahaan terbatas, bukan hanya perusahaan-perusahaan besar atau mereka yang terdaftar di bursa efek. Selain itu, profesi akuntansi dan, pada tingkat lebih rendah, bursa efek yang terlibat dalam proses akuntansi peraturan.
Ada beberapa revisi substansial hukum perusahaan Inggris dalam beberapa tahun terakhir, terutama untuk melaksanakan UE Keempat Directive pada rekening perusahaan dan Petunjuk Ketujuh pada laporan keuangan konsolidasi, pada tahun 1981 dan 1989, masing-masing. (Lihat bab 6 untuk suatu diskusi tentang proses harmonisasi Uni Eropa dan arahan utama yang relevan dengan akuntansi dan pelaporan.) Sebelum 1980-an, hukum perusahaan dianggap sebagai memberikan sedikit lebih dari satu kerangka kerja untuk regulasi akuntansi di mana profesi akuntansi dapat menetapkan lebih rinci aturan atau standar akuntansi yang sesuai. Walaupun hukum perusahaan ternyata memang memasukkan kebutuhan khusus, ini adalah terutama berkaitan dengan keterbukaan, sehingga meninggalkan hal-hal perlakuan akuntansi terhadap penilaian profesi. Pendekatan fleksibel masih diabadikan dalam persyaratan hukum yang rekening perusahaan harus menyajikan "pandangan yang benar dan adil" hasil perusahaan dan posisi keuangan. " Ini adalah prinsip yang mengesampingkan persyaratan rinci hukum, dan standar akuntansi dalam hal ini, sejauh bahwa tambahan atau, dalam keadaan luar biasa, informasi alternatif harus disediakan. Prinsip bahwa rekening harus memberikan pandangan yang benar dan adil juga telah diadopsi oleh Uni Eropa di dalam Kita arahan akuntansi.
Profesi akuntansi di Inggris telah menikmati sejumlah besar kemerdekaan sejak asosiasi profesional pertama kali dibentuk pada tahun 1850. Akuntansi itu sangat sebuah "disiplin independen" berasal dari kebutuhan usaha perorangan .7 Akuntan yang profesional independen membuat penilaian, baik sebagai akuntan perusahaan atau auditor, pada metode yang sesuai untuk digunakan dalam akun individu. Tradisi ini akuntansi kini telah berevolusi ke keadaan yang jauh lebih diatur sebagai akibat dari kritik tentang fleksibilitas standar akuntansi profesional yang digunakan dalam penyusunan rekening perusahaan serta tekanan pemerintah dan perkembangan di harmonisasi Uni Eropa.
Pada tahun 1970, untuk mencegah intervensi pemerintah dan penciptaan SEC AS-gaya, profesi membentuk organisasi sendiri diri-regulasi, Komite Pengarah Standar Akuntansi (ASSC), yang kemudian berganti nama menjadi Komite Standar Akuntansi (ASC). Tujuan ASC adalah untuk mengembangkan Pernyataan Standar Akuntansi Praktek (SSAPs) dengan penerapan dan penegakan hukum menjadi tanggung jawab dari enam badan profesional yang terlibat. Sebanyak dua puluh lima SSAPs diterbitkan oleh ASC di bawah sistem ini sampai 1990 ketika, setelah kritik yang berkelanjutan efektivitas dalam mengendalikan "akuntansi kreatif," kerangka kerja standar-pengaturan baru didirikan. Sebuah Dewan Standar Akuntansi independen (ASB), mirip dengan FASB di Amerika Serikat, didirikan, dipandu oleh Pelaporan Keuangan Council (FRC), yang mewakili kepentingan konstituen yang luas.
ASB baru ini memiliki kekuasaan untuk mengeluarkan Standar Pelaporan Keuangan (FRSs) atas wewenangnya sendiri. Ada juga sanksi hukum bagi perusahaan yang tidak sesuai dengan FRSs dalam bahwa setiap penyimpangan dari standar akuntansi harus dijelaskan dan dampak keuangan diungkapkan. The FRC Keuangan Pelaporan Review Panel dan Departemen Perdagangan dan Industri juga diberdayakan untuk menyelidiki keluhan tentang penyimpangan dari standar akuntansi yang tidak muncul untuk menghasilkan pandangan yang benar dan adil dan untuk pergi ke pengadilan, jika perlu, untuk meminta sebuah perusahaan untuk merevisi account nya. Para ASB mengakui bahwa persyaratan untuk memberikan pandangan yang benar dan adil dapat membenarkan keberangkatan dari standar akuntansi, tetapi memaksakan sebuah rezim ketat daripada di masa lalu yang konsisten dengan pernyataan bahwa "karena standar akuntansi yang dirumuskan dengan tujuan untuk memastikan bahwa informasi yang dihasilkan dari aplikasi mereka setia merupakan kegiatan komersial yang mendasari, saat para anggota Dewan yang hanya dalam keadaan luar biasa akan berangkat dari persyaratan standar akuntansi yang diperlukan dalam rangka untuk laporan keuangan untuk memberikan pandangan yang benar dan adil "(Pengantar ke Akuntansi Standar, Juni 1993, ayat 18).
The ASB menanggung semua SSAPs masih ada, dan telah menerbitkan tujuh FRSs oleh 1995. Hal ini termasuk FRS 1 pada "Laporan Arus Kas," FRS3 pada "Pelaporan Kinerja Keuangan," yang memperkenalkan pernyataan baru Keuntungan dan Kerugian Total, dan FRSs 6 dan 7, yang memperketat aturan tentang akuntansi untuk merger dan akuisisi.
Prinsip Akuntansi dan Praktek
Di Inggris, seperti di Amerika Serikat, keutamaan tempat diberikan kepada informasi kebutuhan investor. Diharapkan, bagaimanapun, bahwa sebagian besar kebutuhan kelompok-kelompok lain akan sama dengan investor dan dengan demikian akan puas dalam hal apapun. Kebutuhan khusus dari kelompok lain biasanya bertemu secara pribadi atau atas dasar sukarela (misalnya, pernyataan nilai-tambah bagi karyawan).
Laporan Keuangan Inggris Atypical laporan tahunan dan rekening (lihat, misalnya, Inggris Telekomunikasi dalam lampiran untuk bab ini) terdiri dari laporan laba rugi konsolidasi (laba) pernyataan, neraca, dan laporan arus kas. Sebuah laporan tahunan direksi juga diperlukan, yang, biasanya, meliputi review operasi. Berbeda dengan Amerika Serikat, sebuah perusahaan induk neraca juga disediakan dan sering disajikan di samping neraca kelompok. Laporan ini cenderung sangat kental atau, dibandingkan dengan Amerika Serikat, diringkas dengan informasi yang lebih rinci diungkapkan dalam catatan atas akun. Neraca adalah juga biasanya disajikan secara vertikal dan, konsisten dengan persyaratan arahan Uni Eropa, jauh lebih terstruktur dan analitis daripada di Amerika Serikat. Hal ini juga menarik untuk dicatat di sini beberapa perbedaan dalam terminologi dibandingkan dengan Amerika Serikat. Sebagai contoh, Amerika Serikat istilah saham dan persediaan menjadi saham dan saham, masing-masing, dalam konteks Inggris.
Pengukuran Praktek Sedangkan akuntansi biaya historis merupakan dasar tradisional pengukuran, Inggris adalah unik dalam fleksibilitas terhadap penilaian kembali aset. Berbeda dengan Amerika Serikat, Inggris selalu memiliki lebih fleksibel dan kurang "konservatif" pendekatan pengukuran. Dalam prakteknya, kebanyakan perusahaan membuat selisih penilaian kembali sesekali tanah dan bangunan dengan nilai pasar. Tapi tidak ada yang sistematis tentang hal ini, melainkan cenderung dipicu oleh ancaman pengambilalihan atau kebutuhan untuk memperkuat neraca untuk tujuan pembiayaan. Beberapa perusahaan menyediakan informasi biaya tambahan saat ini, dan bahkan ada kasus perusahaan, seperti British Gas, penyajian akun utama mereka berdasarkan nilai saat ini (lihat bab 11). Hal ini dimungkinkan karena aturan penilaian alternatif yang diperkenalkan oleh EU Directive Keempat, yang memungkinkan landasan lainnya dari penilaian yang akan digunakan, seperti biaya saat ini, nilai pasar, atau indeksasi umum, asalkan informasi biaya historis juga disediakan.
Fitur lain yang penting dari praktek Inggris adalah kecenderungan baru-baru ini oleh beberapa perusahaan besar di sektor jasa untuk memasukkan valuasi merek dalam neraca, seharusnya pada perkiraan biaya saat ini tetapi pada dasarnya berasal dari penilaian berdasarkan diharapkan arus kas masa depan atau kelipatan laba. Metode Penyusutan di Inggris sangat mirip dengan Amerika Serikat. Namun, investasi properti (tanah dan bangunan) tidak perlu disusutkan tetapi harus dimasukkan dalam neraca sebesar nilai pasar terbuka mereka. Seperti di Amerika Serikat, penilaian saham (atau persediaan) mengikuti "lebih rendah biaya dan pasar" aturan dengan pasar ditafsirkan nilai realisasi bersih. Biaya persediaan juga ditentukan dengan pertama-in, first-out (FIFO), yang diizinkan untuk keperluan pajak (berbeda dengan LIFO, yang tidak). Juga seperti Amerika Serikat, persentase-metode-selesai, di mana proporsi yang relevan pendapatan diakui, digunakan untuk kontrak jangka panjang.
Berkenaan dengan R & D, SSAP 13 memungkinkan kapitalisasi biaya pengembangan tunduk pada kepuasan kriteria mengenai kelayakan proyek. Sewa di Inggris diperlakukan dengan cara yang sama seperti di Amerika Serikat. Pendekatan untuk pajak tangguhan AlSi. serupa, tetapi preferensi Inggris adalah untuk sebagian, daripada pengobatan, komprehensif, dimana perbedaan waktu hanya diharapkan akan dipulihkan di masa mendatang dicatat.
Praktik Konsolidasi Di Inggris, akuntansi kombinasi bisnis serupa dalam banyak hal dengan Amerika Serikat. Metode pembelian biasanya diikuti, meskipun akuntansi merger atau penyatuan diperlukan dalam keadaan di mana ia dapat dibentuk bahwa ada kepentingan menyatukan asli daripada pembelian satu entitas oleh orang lain. Sedangkan penggunaan metode pembelian di Inggris mirip dengan Amerika Serikat, telah terbuka terhadap apa yang disebut "akuntansi kreatif," khususnya berkenaan dengan perhitungan dan perlakuan goodwill. " Pendekatan goodwill, dalam hal apapun, cukup berbeda dari di Amerika Serikat, dengan perusahaan diizinkan untuk menghapuskan goodwill langsung terhadap cadangan daripada harus memanfaatkan dan amortisasi itu terhadap laba. Ini telah menjadi sumber utama kontroversi baik di Inggris dan di seluruh dunia. Daya tarik ini pengobatan untuk perusahaan Inggris dalam meningkatkan laba yang dilaporkan.
Sehubungan dengan pos luar biasa, pendekatan Inggris sebelum FRS 3 lebih fleksibel daripada di Amerika Serikat, dengan akibat bahwa ada kecenderungan untuk kerugian dari kegiatan dihentikan dan dari penjualan aktiva tetap, serta biaya reorganisasi , harus diklasifikasikan sebagai luar biasa dan "di bawah garis" (yaitu, laba bersih per saham dihitung setelah pajak tetapi sebelum pos luar biasa). FRS 3 telah membawa Inggris sejalan dengan Amerika Serikat dalam laba bersih per saham sekarang harus didasarkan pada Definisi ketat dari pos luar biasa juga berarti bahwa sekarang sesuatu yang langka "bottom line.".
Perlakuan perusahaan terkait di Inggris mirip dengan Amerika Serikat, seperti praktek pelaporan segmental (SSAP 25) dan Penjabaran mata uang asing (SSAP 20). Namun, persyaratan Inggris pada pelaporan segmen agak kurang luas dalam hal isi dan agak lebih fleksibel berkenaan dengan identifikasi segmen dilaporkan. Mengenai penjabaran mata uang asing, standar Inggris juga lebih fleksibel dalam hal itu memungkinkan baik tingkat rata-rata atau penutupan yang akan digunakan untuk item pendapatan dan beban dalam laporan laba rugi, sedangkan di Amerika Serikat hanya rata-rata dapat digunakan.
Nordic AKUNTANSI
Akuntansi di negara-negara Nordik dalam beberapa hal mirip dengan negara-negara Anglo Saxon, tetapi ada beberapa Jermanik penting pengaruh, terutama mengenai pentingnya perpajakan. Kelompok ini mencakup Belanda, Denmark, Swedia, dan Finlandia (semua anggota Uni Eropa) serta Norwegia. Nordic akuntansi cenderung kurang konservatif dan lebih transparan daripada negara-negara Jerman dan Latin, tetapi tidak sebanyak kelompok Anglo-Saxon negara.
BELANDA
Pengaruh Pembangunan Akuntansi
Akuntansi di Belanda adalah serupa dalam banyak cara untuk yang dari Britania Raya dan pendekatan Anglo-Saxon secara keseluruhan. hukum Perusahaan dan profesi akuntansi adalah pengaruh utama, dan meskipun jumlah perusahaan yang terdaftar di bursa saham relatif kecil, ada lebih dari tradisi kepemilikan publik saham dan prospek bisnis internasional daripada di banyak negara lain Eropa kontinental.
Hukum perusahaan di Belanda yang tergabung dalam KUH Perdata, yang didasarkan pada sistem hukum Romawi. Hal ini mirip dengan kebanyakan negara Eropa kontinental kecuali bahwa Hukum Perdata tradisional belum memberikan kerangka rinci. Pemerintah telah memiliki sikap agak laissez-faire untuk hal komersial, seperti Inggris. Namun, pengaruh hukum perusahaan telah berkembang dengan konstan sejak tahun 1970 melalui UU Perhitungan Tahunan Usaha dan pelaksanaan Keempat Uni Eropa dan Ketujuh, pada tahun 1983 dan 1988, masing-masing. Sebelum 1970 ada hampir tidak ada legislasi tentang akuntansi, kesenjangan yang dipenuhi oleh profesi akuntansi berpengaruh Belanda sekarang dikenal sebagai Nederland Royal van Institut akuntan Register (NIVRA).
Meskipun saat ini cukup rinci ketentuan-ketentuan Hukum Perdata, kriteria utama adalah aplikasi dari "prinsip akuntansi yang berlaku umum," yang kurang lebih setara Belanda Inggris "pandangan yang benar dan adil." Pedoman seperti apa yang "diterima"-sebagai lawan dari AS "diterima,"-prinsip yang disediakan oleh Dewan Laporan Tahunan, yang terdiri dari perwakilan pengusaha, pengguna, karyawan, dan profesi akuntansi (NIVRA). Sementara pedoman ini, yang melengkapi dan suplemen hukum seperti standar akuntansi di Inggris lakukan, yang tidak wajib, mereka diikuti oleh sebagian besar perusahaan.
Sebuah fitur baru peraturan di Belanda adalah Perdata ketentuan bahwa pihak yang berkepentingan, termasuk para pemegang saham, karyawan, bekerja dewan, dan serikat buruh mungkin mengeluh ke Kamar Enterprise (Ondernemingskamer) Mahkamah Kehakiman di Amsterdam jika mereka percaya bahwa rekening tidak sesuai dengan hukum. Oleh karena itu, melalui ini berarti hukum perusahaan sedang dilengkapi oleh badan hukum kasus interpretatif. Ini mungkin contoh lain dari kompromi Belanda yang unik antara Eropa kontinental dan tradisi Anglo-Saxon hukum dan budaya.
Prinsip Akuntansi dan Praktek
Belanda terkenal dengan pendekatan ekonomi bisnis untuk akuntansi dan penggunaan nilai-nilai penggantian (atau biaya saat ini). Sementara investor memiliki kebanggaan tempat sebagai pengguna account, kebutuhan informasi dari pengguna lain dan terutama karyawan diakui secara sukarela. Praktek pelaporan sosial telah berdiri sejak tahun 1970-an dan melibatkan pengungkapan terutama tentang kebijakan ketenagakerjaan dan personil di kedua laporan tahunan dan laporan khusus.
Laporan Keuangan Laporan tahunan khas Belanda dan rekening (lihat, sebagai contoh, Philips dalam lampiran untuk bab ini) terdiri dari neraca konsolidasian, laporan laba rugi, dan laporan arus kas serta laporan induk perusahaan keuangan. Format yang digunakan untuk neraca cenderung dua sisi seperti di Amerika Serikat, dan ada beberapa variasi dalam format laporan laba rugi, meskipun umum untuk melihat format vertikal yang digunakan seperti yang di Inggris. Dalam konteks ini, penyajian laporan nilai tambah juga cukup umum.
Pengukuran Praktek Penggunaan nilai pengganti di Belanda tidak wajib tetapi diijinkan oleh Hukum Perdata dan EU Directive Keempat. Sedangkan penggantian informasi nilai sering disediakan sebagai informasi tambahan, perusahaan sangat sedikit menggunakan pendekatan ini dalam rekening utama mereka. Contoh paling terkenal adalah Philips, multinasional besar, yang sampai saat ini menggunakan sistem yang komprehensif akuntansi pengganti nilai dalam rekening utama (lihat bab 11 untuk diskusi yang lebih rinci). Dasar penilaian utama di Belanda masih nilai historis, bagaimanapun, dan pada kenyataannya aset tidak berwujud harus dinilai pada biaya historis terlepas dari dasar penilaian diadopsi untuk account utama. Penyusutan biasanya didasarkan pada pendekatan garis lurus. Ini berlaku untuk semua aktiva kecuali properti di mana bangunan tetapi tidak tanah harus disusutkan. The "terendah antara harga perolehan dan pasar" aturan berlaku untuk persediaan, dengan pasar biasanya ditafsirkan sebagai biaya pengganti saat ini. Sementara FIFO dan metode rata-rata adalah metode yang paling banyak digunakan untuk menentukan biaya, LIFO juga tegas diizinkan. Perlakuan kontrak jangka panjang adalah fleksibel, baik dengan persentase penyelesaian atau metode menyelesaikan kontrak diizinkan.
Sedangkan R & D mungkin pengeluaran yang dikapitalisasi, amortisasi diperlukan, dan, sejauh biaya tersebut belum diamortisasi, cadangan harus diciptakan. Perlakuan perpajakan di Belanda mirip dengan yang di Amerika Serikat dan Inggris dalam aturan perpajakan berbeda dari aturan-aturan akuntansi dalam sejumlah hal, sehingga menimbulkan pajak tangguhan. Belanda sangat berbeda dalam hal ini dari rekan-rekan kontinen Eropa. Praktek di Belanda umumnya mengikuti dasar alokasi penuh, atau komprehensif,, seperti yang digunakan di Amerika Serikat tetapi tidak di Inggris.
Praktek Konsolidasi Sehubungan dengan akuntansi untuk penggabungan usaha, praktek Belanda konsisten dengan metode pembelian yang diperlukan oleh EU Directive Ketujuh, yang memang merupakan norma sebelum pelaksanaan. Ada pendekatan fleksibel untuk goodwill mirip dengan Kerajaan Serikat pada goodwill yang baik dapat segera dihapuskan terhadap cadangan atau diamortisasi selama masa manfaat ekonomis, yang biasanya dianggap tidak lebih dari sepuluh tahun. Kebanyakan perusahaan lebih suka menulis langsung-off metode dalam praktek.
Asosiasi perusahaan diperlakukan secara ekuitas sebagaimana yang diharuskan oleh Uni Eropa Directive Ketujuh. Ada juga digunakan secara luas konsolidasi proporsional untuk perusahaan patungan. Informasi segmen diungkapkan oleh perusahaan-perusahaan Belanda sesuai dengan arahan Uni Eropa (yaitu, terbatas pada analisis penjualan dengan garis-bisnis-dan pasar geografis), tetapi sejumlah perusahaan besar memberikan tambahan pengungkapan sukarela. Penjabaran mata uang asing umumnya mengikuti metode penutupan-rate, namun tidak ada persyaratan dalam KUHPerdata selain untuk mengungkapkan metode yang digunakan. "
SWEDIA
Pengaruh Pembangunan Akuntansi
Sedangkan pengembangan akuntansi di Swedia, seperti di Perancis dan Jerman, telah sangat dipengaruhi oleh persyaratan hukum dan perpajakan, ada juga tradisi di Swedia keterlibatan oleh profesi akuntansi dalam proses penyusunan standar. Pengaruh bursa saham juga penting berkenaan dengan akuntansi dan pengungkapan oleh perusahaan-perusahaan besar. Banyak dari korporasi multinasional dan karena itu terkena tekanan pasar modal internasional. Tetapi berbeda dengan Belanda, pengaruh utama di Swedia telah menjadi negara, yang telah dilakukan, pada umumnya, penggunaan informasi akuntansi untuk tujuan perencanaan ekonomi makro dan pembuatan kebijakan. "Dalam hal ini, sistem pajak Swedia telah digunakan secara agresif untuk mempromosikan tujuan ekonomi makro dan dengan demikian telah mendorong pendekatan yang lebih konservatif untuk pengukuran pendapatan.
Perusahaan akuntansi yang mengatur hukum adalah diwujudkan dalam Companies Act 1975, tahun 1976 Undang-Undang Akuntansi, dan tahun 1981 UU Perhitungan Tahunan dalam Bentuk Tertentu Badan Usaha. Sedangkan Undang-Undang Akuntansi mengharuskan prinsip akuntansi yang berlaku umum diikuti, prinsip-prinsip ini belum didefinisikan. Namun, situasi ini mungkin untuk mengubah agak mengikuti Akuntansi Baru Undang-Undang Tahun 1995, yang mengimplementasikan Instruksi Akuntansi Uni Eropa. Selama bertahun-tahun, hukum telah cenderung untuk menyediakan kerangka kerja daripada persyaratan rinci. Fleksibilitas ini telah memungkinkan profesi akuntansi Swedia, Foreningen Auktoriserade Revisorer (FAR), didirikan pada tahun 1923, untuk memainkan peran berpengaruh dengan membuat rekomendasi mengenai hal-hal akuntansi. Namun, pada tahun 1976, pemerintah membentuk Bokforingsnamnden (BFN), atau Dewan Standar Akuntansi, untuk membuat rekomendasi mengenai hal-hal akuntansi dalam kerangka hukum perusahaan.
Baru-baru ini, pada tahun 1991, sebuah Dewan Akuntansi (Redovisningsradet) didirikan untuk mengambil alih peran penetapan standar dari FAR tapi dalam bentuk tubuh yang merupakan wakil dari konstituen yang lebih luas (yaitu, industri, pemerintah, dan profesi) dan juga independen dari profesi akuntansi, seperti FASB di Amerika Serikat. Bursa mendukung kedua yang baru Dewan Akuntansi dan BFN dan perusahaan, di samping itu, mendorong terdaftar untuk mengungkapkan informasi tambahan tentang kinerja mereka, prospek, tujuan keuangan dan strategi, dan lingkungan bisnis perusahaan. Patut dicatat bahwa rekomendasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi dan Dewan Akuntansi tidak wajib tetapi penasehat dalam konteks hukum perusahaan. Dalam praktiknya, oleh karena itu, pendekatan untuk penetapan standar akuntansi di Swedia tampaknya sangat berorientasi konsensus banyak dan agak fleksibel meskipun pengaruh legalistik dan perpajakan di tempat kerja.
Prinsip Akuntansi dan Praktek
Tradisi akuntansi di Swedia memberikan preferensi untuk kebutuhan informasi dari kreditur, pemerintah, dan otoritas pajak. Namun, situasi ini telah berubah karena keterlibatan perusahaan Swedia tumbuh besar di merger internasional dan akuisisi dan kebutuhan mereka untuk mencari pembiayaan di pasar keuangan internasional. Pasar saham Swedia juga telah tumbuh di penting dan merupakan titik fokus potensial bagi negara-negara Nordik. Perkembangan terakhir menunjukkan munculnya pendekatan dua tingkat untuk pelaporan perusahaan, dengan rekening masing-masing perusahaan disajikan berdasarkan tradisional di kontras ke rekening konsolidasian kelompok besar, yang mungkin lebih terfokus pada kebutuhan informasi pemegang saham dan standar yang berlaku di konteks pasar internasional modal.
Laporan Keuangan Atypical Swedia laporan tahunan dan rekening (lihat, sebagai contoh, Electrolux dalam lampiran untuk bab ini) terdiri dari neraca konsolidasian, laporan laba rugi, pernyataan dana, dan laporan tahunan oleh dewan direksi. Induk perusahaan laporan keuangan juga disediakan. usulan Dewan untuk penggunaan laba yang juga secara terpisah dinyatakan dan tidak dimasukkan dalam rekening seperti halnya di Inggris.
Praktek Pengukuran Harga perolehan adalah dasar diperlukan penilaian, meskipun tambahan data biaya saat ini disediakan oleh beberapa perusahaan besar (misalnya, Astra). Revaluasi juga diperkenankan dalam keadaan luar biasa di mana penilaian adalah "material lebih" dari nilai buku. Dalam prakteknya, ada cenderung menjadi pendekatan konservatif untuk pengukuran yang konsisten sampai batas tertentu dengan, misalnya, Perancis dan Jerman. Penyusutan biasanya dibebankan secara garis lurus. Sehubungan dengan persediaan, "lebih rendah biaya dan pasar" aturan berlaku, dengan pasar ditafsirkan konservatif sebagai biaya pengganti selama ini tidak melebihi nilai realisasi bersih. FIFO adalah metode yang paling banyak digunakan penentuan biaya persediaan. Sedangkan R & D mungkin pengeluaran yang dikapitalisasi, mereka tunduk pada amortisasi selama jangka waktu tidak lebih dari lima tahun. Dalam prakteknya, kebanyakan perusahaan biaya R & D sebagai beban segera.
Perlakuan perpajakan merupakan sumber utama dari perbedaan antara sistem Swedia dan sistem Belanda, Amerika Serikat, dan Inggris. Konsisten dengan pengaruh tradisional perpajakan di rekening, transfer atau alokasi untuk cadangan untaxed dalam bentuk cadangan persediaan, cadangan investasi, cadangan gaji, dan seterusnya diijinkan sampai saat ini, asalkan jumlah tersebut telah dibebankan pada laporan laba rugi. Efek dari ini adalah untuk menghasilkan tindakan yang sangat konservatif laba yang dilaporkan. Namun, item ini tidak perlu lagi dibebankan dalam laporan laba rugi konsolidasian, hanya dalam rekening perusahaan individual. Sebuah sistem pajak yang baru dilaksanakan antara tahun 1989 dan 1991. Daripada alokasi bawah berbagai pos, sebuah perimbangan cadangan pajak baru, yang menawarkan kesempatan umum untuk membangun cadangan, diperkenalkan. Seperti yang telah disebutkan, laporan laba rugi dalam laporan keuangan konsolidasi tidak lagi dipengaruhi oleh cadangan tersebut. Perlakuan cadangan tersebut sekarang terbatas pada neraca konsolidasi, di mana cadangan untaxed dibagi menjadi bagian ekuitas (setelah dikurangi kewajiban pajak tangguhan)-yang dikurangkan dari laba ditahan dan disajikan secara terpisah di bawah ekuitas porsi dan kewajiban (kewajiban pajak tangguhan) disajikan dalam kewajiban jangka panjang. Sementara pendekatan penuh atau komprehensif alokasi perpajakan yang digunakan, ini didasarkan pada tarif pajak yang berlaku (misalnya, metode kewajiban) baru-baru ini diperkenalkan di Amerika Serikat.
Konsolidasi Praktek praktek Akuntansi tentang penggabungan usaha mengikuti metode pembelian dan konsisten dengan Uni Eropa Directive Ketujuh. Seperti di Belanda, telah ada pendekatan yang fleksibel untuk goodwill dalam beberapa tahun terakhir yang memungkinkan untuk menjadi baik segera dihapuskan terhadap cadangan atau diamortisasi selama masa manfaat ekonomi, biasanya diambil menjadi tidak lebih dari sepuluh tahun. Beberapa perusahaan seperti Electrolux, misalnya, menerapkan norma AS empat puluh tahun karena ini adalah praktek yang berlaku di pasar internasional di mana mereka beroperasi. Peraturan baru-baru ini telah diubah, namun, untuk mengharuskan metode amortisasi digunakan secara eksklusif, dengan jangka waktu maksimum yang ditentukan dari dua puluh tahun. Perlakuan perusahaan yang terkait pada dasar ekuitas menjadi lebih populer, terutama di kalangan perusahaan besar seperti Volvo. konsolidasi proporsional, bagaimanapun, tidak biasanya dilakukan.
pengungkapan Segmental sangat penting di Swedia untuk tingkat desegregasi diberikan atas dasar sukarela, baik oleh bidang usaha dan wilayah geografis. Penjabaran mata uang asing umumnya mengikuti metode penutupan-bunga dengan metode temporal digunakan dalam ekonomi yang sangat inflasi, seperti praktek di Amerika Serikat dan Inggris.
AKUNTANSI Jerman
Dalam banyak hal, kelompok Jermanik negara berbeda secara signifikan dari Anglo-Saxon dan kelompok Nordic. Pengaruh hukum perusahaan dan perpajakan adalah hal yang terpenting. Kelompok Jerman mencakup Jerman dan Austria (anggota Uni Eropa) serta Israel dan Swiss. akuntansi Jerman juga memiliki beberapa pengaruh di Prancis, Jepang, dan sejumlah mantan koloni Eropa di Afrika. Jerman akuntansi cenderung relatif konservatif dan rahasia dibandingkan dengan akuntansi Anglo-Saxon.
GERMANY
Pengaruh Pembangunan Akuntansi
hukum Perusahaan tampaknya menjadi pengaruh dominan dalam akuntansi di Jerman "Sistem hukum di Jerman sangat dikodifikasi dan preskriptif karena didasarkan pada sistem hukum Romawi yang bertentangan dengan sistem Anglo-Saxon hukum umum Undang-undang tentang akuntansi di Jerman.. mengubah Kode Komersial (Handelsgesetzbuch) Tradisi keseragaman dalam akuntansi. telah mendominasi Jerman dan telah menyebabkan perkembangan akuntansi yang sama di Perancis. Undang-undang pajak Jerman juga merupakan pengaruh yang kuat apabila perhitungan tahunan membentuk dasar untuk piutang pajak. "Prinsip ini dikenal di Jerman sebagai" Massgeblichkeitsprinzip. "Jadi, setiap tunjangan atau dikurangi diklaim untuk tujuan pajak yang harus dibebankan pada rekening tahunan.
Profesi akuntansi relatif kecil, dan pernyataan profesional memiliki status lebih sedikit daripada mereka, misalnya, di Amerika Serikat, Inggris, dan Belanda. Pasar saham Jerman juga relatif kecil, mencerminkan kenyataan bahwa sumber utama pembiayaan bank bersama dengan kepentingan pemerintah dan keluarga. Mereka perusahaan yang terdaftar cenderung sangat dekat diselenggarakan oleh pihak yang berkepentingan. Namun demikian, pasar saham menjadi lebih penting di Jerman, dan sejumlah MNEs Jerman tercatat di negara Eropa lain walaupun hanya satu perusahaan, Daimler-Benz, terdaftar di Amerika Serikat. Hal ini mempengaruhi perilaku pelaporan perusahaan dan mendorong beberapa pengungkapan sukarela informasi.
Kode Komersial menetapkan persyaratan akuntansi yang rinci yang mengatur perusahaan perseroan terbatas. Ini direvisi oleh Hukum Petunjuk Akuntansi 1985, yang dilaksanakan Uni Eropa Petunjuk Keempat dan Ketujuh. Sementara konsep "pandangan yang benar dan adil" didirikan di arahan Uni Eropa, ini tampaknya telah ditafsirkan untuk tujuan Jerman sebagai persyaratan untuk menyajikan laporan keuangan yang transparan dan dapat diandalkan sesuai dengan ketentuan hukum "Pada prakteknya., Pajak aturan mendominasi keputusan hukum tentang isu-isu akuntansi, dan karenanya pengembangan prinsip akuntansi dalam kerangka hukum dapat ditelusuri ke sumber ini daripada profesi akuntansi, yang terdiri dari Institut der Wirtschaftsprufer di Deutschland (IDW) dan Wirtschaftspruferkammer.
Prinsip Akuntansi dan Praktek
Tradisi akuntansi di Jerman memberikan preferensi untuk kebutuhan informasi dari kreditur dan otoritas pajak. Namun, perusahaan yang terdaftar besar dan terutama MNEs sekarang lebih bertujuan untuk menyajikan laporan perusahaan pemegang saham yang berorientasi.
Laporan Keuangan Laporan tahunan khas Jerman dan account terdiri dari neraca laporan laba rugi konsolidasian dan bersama-sama dengan selembar perusahaan induk neraca dan laporan laba rugi. Laporan ini cenderung sangat rinci, dengan neraca biasanya disajikan dalam format dua sisi. Selain itu, laporan tahunan oleh dewan direksi disediakan. usulan Dewan untuk penggunaan laba yang juga secara terpisah dinyatakan sebagai di Swedia. Meskipun dana atau laporan arus kas tidak diperlukan, mereka disediakan oleh sejumlah perusahaan besar (lihat, sebagai contoh, Daimler-Benz dalam lampiran untuk bab ini).
Praktek Pengukuran Ada pendekatan yang sangat konservatif untuk penilaian di Jerman, dengan harga perolehan diterapkan dengan ketat (misalnya, revaluasi tidak diijinkan). Konsisten dengan penekanan pada kepentingan kreditur, ada juga interpretasi jauh lebih bijaksana dari prinsip-prinsip akuntansi biaya historis daripada di Amerika Serikat atau Inggris. Dalam rangka untuk melindungi kreditur, undang-undang juga mengharuskan perusahaan Jerman untuk membuat cadangan wajib, sama dengan 10 persen dari modal yang ditempatkan, dari alokasi tahunan sebesar 5 persen dari keuntungan sampai ukuran yang dibutuhkan cadangan tercapai. Tingkat Penyusutan ditentukan oleh peraturan pajak, dan metode dipercepat secara luas digunakan. Sehubungan dengan persediaan, "lebih rendah biaya dan pasar" aturan digunakan tapi konservatif diterapkan. Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah harga perolehan, biaya penggantian, dan nilai realisasi bersih atau nilai lain yang diizinkan oleh peraturan pajak. Sedangkan biaya rata-rata ini paling sering digunakan untuk menentukan biaya, FIFO atau LIFO diperbolehkan jika mereka sesuai dengan penggunaan fisik. LIFO juga kini diperbolehkan untuk keperluan pajak. Perlakuan kontrak jangka panjang juga konservatif dibandingkan dengan Amerika Serikat dan Inggris (yaitu, kontrak selesai daripada persentase-metode-penyelesaian digunakan).
R & D pengeluaran harus dihapuskan penghasilan segera, berbeda dengan Britania Raya di mana pengeluaran pembangunan dapat dikapitalisasi dan diamortisasi selama masa manfaat ekonomi. Namun demikian, beban formasi dapat dikapitalisasi, bertentangan dengan praktek Inggris, disusutkan dalam jangka waktu lima tahun. Berbeda dengan Anglo-Saxon dan negara-negara Nordik, pajak tangguhan jarang muncul di Jerman, kecuali dalam laporan keuangan konsolidasi karena Massgeblichkeitsprinzip sudah dimaksud.
Penyisihan kemungkinan kerugian di masa depan atau beban adalah aspek yang sangat penting dari akuntansi di Jerman. Berbeda dengan negara-negara Anglo-Saxon, ada tradisi menggunakan ketentuan yang halus atau mengurangi keuntungan. Pada tahun-tahun yang baik, ketentuan dapat dilakukan terhadap kemungkinan bahwa hasil saat ini tampaknya tidak akan dipertahankan di masa depan, dalam tahun yang buruk, ketentuan ini akan dipanggil. Salah satu alasan untuk pendekatan ini, selain dari konservatisme yang melekat pada akuntansi Jerman, adalah bahwa hukum perusahaan saham gabungan memberikan hak untuk mempertahankan hanya sampai setengah dari mereka melaporkan laba bersih kecuali pemegang saham menyetujui proporsi yang lebih tinggi, keseimbangan yang sedang potensial terhutang sebagai dividen kepada pemegang saham. Mengingat penekanan pada konservasi sumber daya dan pemeliharaan perusahaan, praktik Jerman sehubungan dengan ketentuan ini tidak mengherankan.
Konsolidasi Praktek Akuntansi kombinasi bisnis di Jerman sekarang sangat mirip dengan praktek Anglo-Saxon setelah pelaksanaan Ketujuh Uni Eropa Directive. Namun sampai 1990, ketika undang-undang baru akhirnya diberlakukan, perusahaan publik hanya besar diminta untuk menyajikan laporan keuangan konsolidasi. Namun, anak perusahaan asing tidak harus dikonsolidasikan, juga tidak diizinkan akuntansi ekuitas bagi perusahaan-perusahaan terkait.
Metode pembelian konsolidasi biasanya digunakan di Jerman; penyatuan-kepentingan atau akuntansi penggabungan usaha sangat jarang. Goodwill dapat dihitung baik atas dasar "nilai wajar,: seperti di negara-negara Anglo-Saxon, atau awalnya atas dasar nilai buku, dengan alokasi berikutnya dari biaya pembelian yang dibuat berdasarkan nilai wajar dan setiap sisanya sebesar goodwill. Pilihan ini tampaknya akan mengakibatkan hasil yang sama, tetapi dalam prakteknya metode yang terakhir muncul untuk membatasi kemungkinan bahwa goodwill negatif akan timbul. Ada juga pendekatan fleksibel untuk perlakuan goodwill pada saat konsolidasi, dengan perusahaan diizinkan untuk menghapuskan goodwill langsung terhadap cadangan atau untuk memanfaatkan dan amortisasi, biasanya selama tidak lebih dari lima tahun. Dalam prakteknya, sejumlah perusahaan Jerman besar telah memilih metode menulis langsung-off, seperti di Inggris. Perlakuan ekuitas untuk perusahaan asosiasi tersebut sekarang diperlukan di Jerman. konsolidasi proporsional juga diizinkan untuk perusahaan patungan.
Berkaitan dengan penjabaran mata uang asing, tidak ada persyaratan hukum, dan praktek bervariasi. Sebagian besar perusahaan Jerman mengadopsi pendekatan konservatif dengan perlakuan terhadap debitur, kreditur, dan kewajiban jangka panjang dalam perusahaan perorangan, akun. Kerugian diakui dalam laporan laba rugi, tapi tidak keuntungan. Metode temporal juga yang paling populer di laporan keuangan konsolidasi dalam hal itu cenderung menghasilkan ukuran yang lebih konservatif laba. Hal ini karena tanda deutsche biasanya kuat menghasilkan nilai yang lebih tinggi atas aktiva tetap, dan biaya depresiasi karena itu lebih tinggi, dibandingkan dengan metode penutupan-rate saat ini atau yang diperlukan di Amerika Serikat dan Inggris.
perusahaan Jerman cenderung tertutup tentang keterbukaan informasi mengenai operasi mereka, hal ini dikonfirmasikan oleh kecenderungan mereka untuk tidak melampaui persyaratan minimum arahan Uni Eropa dan hukum Jerman yang berkaitan dengan pelaporan segmental, yaitu, hanya omset penjualan, yang dipisahkan oleh garis bisnis dan pasar geografis.
SWISS
Pengaruh Pembangunan Akuntansi
Kerahasiaan dari Swiss ternama dunia, dan akuntansi Swiss adalah salah satu hari yang paling konservatif dan rahasia di Eropa dan dunia. Seperti di Jerman, Swiss praktik akuntansi didominasi oleh hukum perusahaan dan peraturan pajak yang mengatur profesi akuntansi, yang kecil dan dalam tahap awal menetapkan standar akuntansi "Namun., Berbeda dengan Jerman, persyaratan hukum yang berkaitan dengan akuntansi sangat minim dan memungkinkan penciptaan cadangan rahasia. Selanjutnya, perusahaan hanya tercatat, bank, perusahaan asuransi, dan kereta api diminta untuk file atau menerbitkan rekening tahunan. Namun, ini tidak mengejutkan mengingat bahwa sebagian besar perusahaan kecil dan keluarga yang dimiliki dan dikelola.
Namun demikian, kali berubah, meskipun agak lambat, dan perusahaan Swiss menghadapi meningkatnya persaingan dalam bisnis internasional dan pasar keuangan. Hukum Perusahaan telah direvisi dengan perubahan baru-baru ini disetujui terinspirasi oleh Uni Eropa Petunjuk Keempat dan Ketujuh. Sebuah standar akuntansi dewan juga telah dibentuk untuk membuat akuntansi dan pelaporan rekomendasi untuk perusahaan Swiss. "
Swiss ada Hukum Dagang (Kode Kewajiban) menyediakan prinsip-prinsip umum praktek pembukuan yang harus diikuti oleh semua perusahaan serta aturan lainnya secara khusus pada akuntansi untuk perusahaan terbatas. Namun, aturan-aturan akuntansi sangat konservatif dan fokus terutama pada kepentingan kreditur. Akibatnya, mereka melembagakan praktek cadangan rahasia dengan mengijinkan aset untuk menjadi undervalued. Fitur penting dari hukum adalah kekhawatiran dengan pemeliharaan modal saham secara nominal (yaitu, biaya historis). Dengan demikian, biaya historis membentuk batas atas penilaian, sementara pada saat yang sama tidak ada ditetapkan batas bawah. Selain itu, hanya ada pengungkapan minimal informasi kepada pemegang saham.
Pengakuan bahwa ini adalah sebuah negara tidak memuaskan urusan memunculkan 1983 perusahaan proposal untuk reformasi hukum tetapi dalam filsafat bahwa hukum harus hanya memberikan prinsip-prinsip umum dan bahwa pendekatan liberal untuk pelaporan keuangan harus dipelihara. Mengingat tradisi Swiss sangat kuat demokrasi dan konservatisme bawaan dari Swiss, tidak mengherankan bahwa reformasi yang diusulkan telah begitu lama untuk dilaksanakan. Tujuan dari undang-undang baru, yang disetujui pada tahun 1992, termasuk meningkatkan keterbukaan informasi kepada investor dan memperkuat perlindungan kepentingan pemegang saham. Reformasi spesifik dirancang untuk mencapai hal ini melibatkan mewajibkan semua perusahaan swasta publik dan besar untuk menerbitkan rekening tahunan, peningkatan tata letak rekening tahunan, menggabungkan prinsip akuntansi yang berlaku umum menjadi undang-undang, yang memungkinkan penilaian kembali investasi di tanah dan bangunan, membutuhkan pengungkapan dalam catatan ke rekening, dan, mungkin yang paling penting, membuat penyajian laporan keuangan konsolidasi wajib bagi perusahaan-perusahaan yang terdaftar dan besar. Namun, usulan untuk membatasi pembentukan cadangan rahasia tidak diterima.
Seiring dengan reformasi hukum perusahaan, profesi akuntansi telah memulai pengembangan proses penetapan standar akuntansi, sangat terinspirasi oleh model FASB di Amerika Serikat. Pada tahun 1984, menyusul inisiatif oleh Ikatan Akuntan Swiss, Yayasan Akuntansi dan Pelaporan Rekomendasi didirikan. Yayasan ini membawahi sebuah Dewan Standar Akuntansi independen, dengan keanggotaan berbasis luas yang membuat rekomendasi mengenai akuntansi keuangan dan pelaporan. Rekomendasi ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas akuntansi di Swiss dengan mengelaborasi pada dan melengkapi hukum perusahaan. Akuntansi dan Pelaporan Rekomendasi (ARRs) sejauh ini telah diterbitkan pada sejumlah topik, termasuk, yang paling penting, ARR No 2, (direvisi 1986, 1993) "Laporan Keuangan Konsolidasi".
Prinsip Akuntansi dan Praktek
Banyak seperti Jerman, tradisi akuntansi di Swiss memberikan preferensi untuk kebutuhan informasi dari kreditur dan otoritas pajak. Namun, pentingnya pasar efek Swiss tumbuh, dan banyak perusahaan besar Swiss mencari modal di pasar keuangan internasional. Akibatnya, semakin banyak perusahaan besar yang membuat pengungkapan sukarela luas informasi yang konsisten dengan praktek yang diterima secara internasional.
Laporan Keuangan Laporan tahunan khas Swiss dan rekening terdiri dari selembar induk perusahaan neraca, laporan laba rugi, dan laporan tahunan oleh dewan direksi serta dewan proposal untuk penggunaan laba. Namun, tidak ada resep format tentang tata letak account. Laporan keuangan yang disediakan oleh perusahaan hanya tercatat dan besar (lihat, sebagai contoh, Nestle dalam lampiran untuk bab ini).
Pengukuran Praktek Seperti yang telah kita katakan, biaya historis adalah prinsip dasar penilaian diadopsi di Swiss, dan ini konsisten dengan tradisi akuntansi konservatif nya. Pada saat yang sama, penciptaan cadangan rahasia diizinkan oleh kurang menghargai aset dan meremehkan pendapatan. Praktek ini didorong oleh peraturan pajak karena hanya orang-tuduhan yang dicatat dalam rekening boleh dikurangkan untuk keperluan pajak. Standar tarif penyusutan, pada salah satu garis lurus-atau dasar mengurangi-saldo, untuk properti, perabot dan peralatan kantor, dan pabrik dan mesin yang diresepkan oleh otoritas pajak.
Sementara biaya historis yang diresepkan oleh hukum sebagai penilaian maksimum, revaluasi atas tetap saja diperbolehkan dalam keadaan luar biasa. Dimana laporan keuangan konsolidasi disajikan, kemudian, tentu saja, situasi yang fleksibel dalam bahwa tidak ada peraturan hukum yang rinci berlaku. Dalam hal ini, sejumlah kecil perusahaan Swiss besar seperti Nestle, misalnya, penilaian kembali aset mereka secara teratur berdasarkan biaya saat ini atau dasar penggantian-nilai. Pendekatan ini cenderung untuk meningkatkan kekuatan neraca sambil menghasilkan bahkan tindakan yang lebih konservatif pendapatan dari biaya historis. Sehubungan dengan perlakuan terhadap persediaan, persyaratan Swiss fleksibel dan memungkinkan penciptaan ketentuan umum yang dapat dikurangkan dari pajak. kontrak jangka panjang cenderung diperlakukan secara konservatif dengan laba diakui hanya atas dasar kontrak selesai.
R & D pengeluaran cenderung dibebankan pada saat terjadinya, kapitalisasi, bagaimanapun, adalah mungkin dalam kasus proyek diidentifikasi yang dianggap layak. berwujud lainnya, seperti merek dagang, biasanya tidak dikapitalisasi. Namun, formasi dan biaya organisasi dapat dikapitalisasi dikenakan amortisasi selama jangka waktu maksimum lima tahun.
Praktek Konsolidasi Sehubungan dengan akuntansi untuk penggabungan usaha, laporan keuangan konsolidasi yang diperlukan untuk perusahaan yang terdaftar dan besar. Namun, hukum tidak menetapkan aturan rinci. Dalam prakteknya, rekomendasi No ARR 2 umumnya diikuti. Penekanannya di sini adalah pada saat konsolidasi penuh, keseragaman kebijakan akuntansi kelompok, dan pengungkapan kebijakan yang digunakan, termasuk yang berkaitan dengan kriteria konsolidasi, investasi nonconsolidated, akuntansi untuk usaha patungan, prinsip-prinsip penilaian, penjabaran mata uang asing, perlakuan perusahaan antar keuntungan, dan perubahan ekuitas. Perlakuan goodwill fleksibel, dengan baik segera write-off melawan cadangan atau kapitalisasi dan amortisasi, biasanya selama jangka waktu maksimum lima tahun, dianggap praktek diterima.
Penjabaran mata uang asing adalah bidang lain di mana ada beberapa fleksibilitas tetapi di mana US / UK praktek berpengaruh. Meskipun tidak ada peraturan mengenai pelaporan segmental di Swiss, perusahaan multinasional besar cenderung membuat pengungkapan sukarela penjualan oleh kedua bidang usaha dan wilayah geografis. Berbeda dengan kurangnya peraturan pengungkapan, tingkat pengungkapan sukarela meningkat pesat sebagai respon terhadap tekanan internasional, terutama dari pasar surat berharga dan perkembangan di harmonisasi Uni Eropa. Namun, survei terbaru oleh Asosiasi Swiss untuk Analisis Keuangan dan Manajemen Investasi belum mengungkapkan bahwa hanya 59 persen dari tingkat yang diinginkan informasi yang diungkapkan, rata-rata, oleh perusahaan Swiss.
LATIN AKUNTANSI
Kelompok negara-negara Latin memiliki beberapa kesamaan dengan kelompok Jermanik sejauh pengaruh hukum perusahaan dan perpajakan yang bersangkutan, namun mereka memiliki rasa yang unik dalam banyak hal. Kelompok Latin dapat dibagi ke dalam kelompok yang lebih maju, yang meliputi Argentina, Belgia, Brasil, Perancis, Portugal, Spanyol, dan Italia, dan kelompok yang kurang berkembang, yang mencakup negara-negara seperti Cile, Kolombia, Meksiko, Peru, dan Uruguay. pengaruh kolonial yang Perancis dan Belgia, di satu sisi, dan Spanyol dan Portugal, di sisi lain, juga terlihat di sejumlah Afrika (misalnya, Zaire, Senegal) dan Amerika Selatan (misalnya, Argentina, Brasil, Meksiko, Peru ) negara, masing-masing. akuntansi Latin cenderung relatif lebih konservatif dan rahasia dibandingkan dengan negara-negara Anglo-Saxon.
FRANCE
Pengaruh Pembangunan Akuntansi
Seperti di negara-negara Jerman, hukum perusahaan tampaknya menjadi pengaruh dominan dalam akuntansi di Perancis "Hukum-hukum yang berkaitan dengan akuntansi dapat ditelusuri kembali ke de Kode asli Perdagangan awal tahun 1800.. Hukum Perancis mencerminkan posisi klasik, berasal dari Revolusi Perancis dan Kode Napoleon, yang terlibat dalam perdagangan menciptakan kewajiban untuk menjaga rekening dan menyiapkan laporan keuangan Terkait dengan hal ini. penekanan unik Perancis pada keseragaman dan aplikasi melalui kode nasional standar akuntansi, komtabel Rencana Umum.
Kode ini, yang didasarkan pada ide-ide Jerman dan dikembangkan selama pendudukan Jerman 1940-1945, pertama kali dilaksanakan pada tahun 1947. Tujuan, yang masih merupakan tujuan mendasar, adalah untuk mempromosikan lebih efektif perencanaan ekonomi nasional. Kode adalah tanggung jawab Conseil Nationale de la Comptabilite, Prancis Nasional Akuntansi Council (dengan keanggotaan berbasis luas), dan dilaksanakan melalui hukum perusahaan. Isi Rencana Umum komtabel sangat luas dan mencakup Chart rinci tentang Account, dengan numerik coding untuk semua akun, aturan-aturan yang berkaitan dengan pengukuran penilaian dan keuntungan, model untuk penyajian laporan keuangan, persyaratan konsolidasi, dan sebagainya. Pengaruh kode adalah semua meresap dan mempromosikan pendekatan yang lebih legalistik dengan akuntansi daripada pendekatan Anglo-Saxon lebih menghakimi. Undang-undang baru akuntansi, lulus pada tahun 1983, mengimplementasikan versi (1982) revisi Rencana Umum komtabel, yang dibuat sebagai tanggapan terhadap Uni Eropa Directive Keempat. Selanjutnya undang-undang disahkan pada tahun 1985 dan 1986 untuk melaksanakan Uni Eropa Directive Ketujuh pada laporan keuangan konsolidasi.
Selain dari hukum perusahaan dan Rencana komtabel Umum, perpajakan pengaruh yang besar pada akuntansi Perancis. Hukum pajak cenderung untuk mengesampingkan aturan-aturan akuntansi apabila biaya dapat dikurangkan untuk tujuan pajak yang harus dicatat dalam buku jika manfaat pajak yang akan diklaim. Namun, di bawah komtabel 1982 Rencana Umum, aturan izin pembedaan harus dibuat antara penyusutan ekonomi dan penyusutan luar biasa, yang terakhir merupakan kelebihan dikurangkan dari pajak atas penyusutan ekonomi.
Profesi akuntansi di Perancis relatif kecil dan tidak memiliki status mitra di negara-negara Anglo-Saxon. Menariknya, peran akuntan publik dan audit dilakukan oleh lembaga yang terpisah ditetapkan oleh hukum (yaitu, Ordre des Ahli Comptables et des Comptables Sepakati (OECCA) dan Compagnie Nationale des Commissaires aux Comptes (CNCC).
Pasar saham juga relatif kecil di Prancis, seperti di Jerman, yang mencerminkan fakta bahwa sumber utama pembiayaan bank, pemerintah, dan kepentingan keluarga. Namun, lebih menekankan pada kepentingan investor telah diberikan dalam beberapa tahun terakhir setelah perusahaan pada tahun 1967 Komisi des Operations de Bourse (, COB). Ini adalah setara Perancis US SEC, namun dalam prakteknya telah mempromosikan perkembangan dalam pelaporan keuangan, seperti konsolidasi dan pengungkapan, dengan mencari kerja sama dari perusahaan daripada melalui menegakkan peraturan.
Prinsip Akuntansi dan Praktek
Tradisi akuntansi di Perancis memberikan preferensi untuk kebutuhan informasi dari kreditur dan otoritas pajak, seperti di Jerman. Penekanan ini berubah, bagaimanapun, setidaknya sampai batas tertentu, sehubungan dengan perusahaan yang terdaftar besar dan terutama MNEs. tekanan pasar internasional sepertinya akan mendorong pendekatan yang berorientasi pemegang saham lebih banyak, terutama berkenaan dengan laporan keuangan konsolidasi.
Laporan Keuangan Laporan tahunan khas Perancis dan rekening (lihat, sebagai contoh, Club Mediterranee dalam lampiran untuk bab ini) terdiri dari neraca konsolidasian, laporan laba rugi, dan dana atau laporan arus kas bersama-sama dengan laporan perusahaan induk. Namun, perusahaan besar cenderung untuk menyajikan laporan terpisah dalam laporan khusus. Laporan tahunan oleh dewan direksi juga disediakan, sering dalam dokumen terpisah dari rekening tahunan. Seperti di Jerman, usulan dewan untuk penggunaan laba secara terpisah dinyatakan dan tidak dimasukkan dalam akun.
Praktek Pengukuran Pendekatan Prancis ke penilaian yang sangat konservatif, mirip dengan tetapi tidak cukup sebagai ekstrem seperti Jerman. Harga perolehan adalah dasar yang diperlukan, meskipun semua aset jangka panjang harus dinilai kembali pada tahun 1978 pemerintah menggunakan indeks. Dalam rangka untuk melindungi kreditur, cadangan hukum juga harus diciptakan, sama dengan 10 persen dari modal yang ditempatkan, dari alokasi tahunan sebesar 5 persen dari keuntungan, sampai ukuran yang dibutuhkan cadangan tercapai. Tingkat Penyusutan ditentukan oleh otoritas pajak, dan metode dipercepat secara luas digunakan. The "terendah antara harga perolehan dan pasar" aturan digunakan untuk persediaan di Perancis, tetapi biaya harus dihitung dengan menggunakan metode FIFO atau rata-rata tertimbang. LIFO tidak diperbolehkan, namun ketentuan pengurangan pajak untuk kenaikan harga persediaan diijinkan. kontrak jangka panjang biasanya dirawat konservatif (yaitu, pada kontrak selesai daripada dasar persentase-of-completion).
Sehubungan dengan pengeluaran R & D, pengeluaran pembangunan dapat dikapitalisasi, sesuai dengan kondisi tertentu mengenai kelayakan proyek, dan diamortisasi selama tidak lebih dari lima tahun. Beban Formasi mungkin juga dikapitalisasi dikenakan amortisasi, sekali lagi dalam jangka waktu lima tahun.
Seperti di Jerman, ketentuan merupakan cara penting untuk perataan atau mengurangi keuntungan. Ini biasanya disebut sebagai ketentuan untuk risiko umum atau kontinjensi, tetapi mereka juga mencakup ketentuan-ketentuan tax-deductible khusus. Dalam laporan keuangan konsolidasi, bagaimanapun, ketentuan pajak berbasis dikoreksi untuk tujuan presentasi. Sementara pajak tangguhan umumnya tidak muncul di Prancis, setidaknya berkenaan dengan rekening perusahaan individual, terlihat dalam konteks laporan keuangan konsolidasi di mana penyesuaian yang dibuat dari penilaian pajak berbasis di rekening perusahaan individu dan mana mungkin ada pajak tangguhan berkaitan dengan anak perusahaan asing.
Konsolidasi Praktek Akuntansi penggabungan usaha di Prancis sekarang konsisten dengan Uni Eropa Ketujuh Directive dan praktek Anglo-Saxon mengikuti hukum akuntansi tahun 1985 dan 1986. Tetapi perusahaan-perusahaan yang terdaftar paling Perancis tidak menyiapkan laporan keuangan konsolidasi sampai saat itu meski tekanan lanjutan dari COB. Menariknya, undang-undang baru pada konsolidasi unik bahwa kelompok-kelompok sekarang diijinkan untuk berangkat dari sejumlah prinsip akuntansi tradisional Prancis, meskipun hanya dalam laporan keuangan konsolidasi mereka. Rupanya, tekanan pasar internasional pada MNEs Prancis seperti bahwa konsistensi yang lebih besar dengan prinsip Anglo Saxon dipandang diinginkan. Jadi, semacam laporan dua-tier telah muncul-konsolidasi rekening, yang lebih saham berorientasi pasar dan investor, versus rekening perusahaan individual, yang lebih kreditur dan berorientasi perpajakan. "
Di bawah rezim ini, penggunaan nilai-nilai penggantian dan penyesuaian daya beli umum diizinkan. Pasar revaluasi sehubungan dengan aset tetap dan investasi juga diperkenankan. LIFO dapat digunakan untuk menentukan biaya persediaan. Bunga Pinjaman ini dapat dikapitalisasi sebagai mungkin sewa. Selanjutnya, rugi selisih kurs mata uang dan kerugian piutang dan hutang yang dapat diambil ke laporan laba rugi daripada neraca. Sebuah titik akhir di sini adalah bahwa nilai pajak yang berbasis di rekening harus "dikoreksi," daripada diungkapkan, untuk tujuan konsolidasi. Sehubungan dengan metode konsolidasi, metode pembelian biasanya digunakan. Penyatuan kepentingan jarang ditemukan dalam praktek. Seperti di Jerman, goodwill dihitung baik atas dasar "nilai wajar" atau awalnya atas dasar nilai buku dengan alokasi berikutnya biaya berdasarkan nilai wajar. Goodwill harus dikapitalisasi dan diamortisasi selama yang berguna hidup-biasanya sampai maksimum empat puluh tahun. Perlakuan ekuitas untuk perusahaan asosiasi tersebut sekarang diperlukan di Perancis. Selanjutnya, konsolidasi proporsional adalah wajib bagi perusahaan patungan.
Tidak ada persyaratan hukum yang mengatur penjabaran mata uang asing. Dalam prakteknya, keuntungan dan kerugian atas piutang mata uang asing dan hutang cenderung dibawa ke laporan laba rugi. Metode tarif saat ini juga yang paling populer untuk laporan keuangan konsolidasi, seperti di Amerika Serikat dan Inggris.
Mengenai pelaporan segmental, perusahaan Prancis cenderung tertutup tentang operasi mereka, sangat mirip dengan Jerman, dan dengan demikian sesuai dengan persyaratan UE minimum adalah norma, yaitu, hanya omset penjualan, yang dipisahkan oleh bidang usaha dan pasar geografis. Namun, sejumlah MNEs utama melampaui baik ini untuk membandingkan dengan praktek Anglo-Saxon.
ITALY
Pengaruh Pembangunan Akuntansi
Di Italia, pengaruh hukum perusahaan (KUHPerdata) dan peraturan perpajakan pada akuntansi yang sama dengan yang di sejumlah negara-negara Eropa kontinental dan terutama Perancis, Belgia, dan Spanyol. akuntansi Italia dalam praktek dalam banyak hal sebanding dengan negara tetangga Eropa walaupun fakta bahwa arahan Uni Eropa Keempat dan Ketujuh hanya diimplementasikan, agak terlambat, pada tahun 1991. Hal ini terutama berlaku untuk perusahaan yang tercatat, yang memiliki tambahan peraturan hukum dan bursa saham. Selain itu, sejumlah MNEs utama membuat pengungkapan sukarela informasi sebagai respon terhadap tekanan pasar modal internasional.
Sedangkan asal dari pembukuan double-entry dapat ditelusuri ke Italia pada abad ketiga belas, pengajuan rekening tahunan oleh perseroan terbatas yang telah diwajibkan oleh hukum hanya sejak 1882. Setelah perubahan Kode Sipil tahun 1942 dan 1974, rezim semakin ketat diberlakukan, yang pada tahun 1991 telah diupdate oleh pelaksanaan Uni Eropa.
Mengingat bahwa akun tersebut adalah digunakan sebagai dasar bagi perpajakan, seperti di sebagian besar negara Eropa kontinental, telah terjadi tradisi konservatisme untuk meminimalkan jumlah laba fiskal dan distribusi kepada para pemegang saham .11 Hal ini juga tidak biasa bagi perusahaan Italia untuk menyajikan set berbeda akun untuk manajemen, otoritas perpajakan, dan pemegang saham, tetapi ruang lingkup ini telah berkurang dalam beberapa tahun terakhir. Dalam hal ini, perusahaan tercatat telah tunduk kepada peraturan tambahan terutama oleh Commissione Nazionale per le Masyarakat e la Borsa (CONSOB), yang kurang lebih sama dengan US SEC. Ini CONSOB didirikan pada tahun 1974 dan telah bertanggung jawab untuk sejumlah perkembangan penting termasuk persyaratan bahwa, di samping audit wajib, perusahaan tercatat memiliki audit lebih luas oleh perusahaan audit disetujui. Para CONSOB juga memiliki wewenang untuk meminta pengajuan laporan keuangan konsolidasi oleh kelompok perusahaan, tetapi dalam prakteknya perusahaan telah mendorong lebih dari yang dibutuhkan untuk melakukannya.
Pelaksanaan Uni Eropa Keempat dan Ketujuh telah membawa perubahan penekanan dalam rekening Italia dengan memperkenalkan konsep pandangan yang benar dan adil dan persyaratan laporan keuangan konsolidasi yang akan disajikan. Italia telah lambat untuk mengadopsi arahan Uni Eropa karena kepentingan pengguna eksternal rekening dan perlindungan pemegang saham belum dianggap penting sebagai kebutuhan untuk mendukung dan mengembangkan kepentingan keluarga besar atau perusahaan industri milik negara. Ini telah diperkuat oleh warisan hukum dari abad kesembilan belas, yang cenderung, seperti Swiss, untuk melindungi hak perusahaan untuk menyimpan rahasia bisnis mereka dari pesaing dan pihak luar, termasuk sampai pemegang saham baru-baru ini eksternal.
Badan akuntansi profesional di Italia, Consiglio Nazionale dei Dottori Commercialisti dan Nazionali Consiglio dei Ragioneri, pada dasarnya penasihat. Ada tubuh bersama bahwa isu-isu rekomendasi mengenai prinsip akuntansi dan ini termasuk Nomor Prinsip 8 pada laporan keuangan konsolidasi, yang diterbitkan pada tahun 1983. Badan akuntansi telah merekomendasikan penggunaan standar IASC untuk hal-hal yang tidak dicakup oleh mereka. Perlu juga dicatat bahwa CONSOB telah merekomendasikan bahwa perusahaan yang terdaftar mengadopsi laporan profesi tentang prinsip akuntansi.
Prinsip Akuntansi dan Praktek
Seperti di Perancis, kepentingan pemerintah dan otoritas perpajakan lebih diutamakan daripada orang-orang dari pemegang saham, meskipun saldo yang ada sekarang berubah agak sebagai perusahaan Italia besar menjadi lebih terlibat dalam pasar keuangan internasional.
Laporan Keuangan Laporan tahunan khas Italia dan account terdiri dari neraca konsolidasian, laporan laba rugi, dan laporan tahunan direksi. Laporan keuangan cenderung sangat rinci dan dalam entri ganda tradisional atau format dua sisi (lihat, sebagai contoh, Fiat dalam lampiran untuk bab ini). Laporan Dana juga biasanya disediakan oleh perusahaan yang terdaftar.
Praktek Pengukuran Harga perolehan adalah prinsip dasar penilaian yang diadopsi oleh Hukum Perdata tetapi, seperti di Perancis, suatu sistem penilaian kembali moneter diperkenalkan oleh undang yang disahkan pada tahun 1975 dan 1983 dimana kategori tertentu aktiva tetap dan investasi bisa dinilai kembali dengan menggunakan indeks ditentukan. cadangan penilaian kembali bahwa muncul harus ditampilkan secara terpisah dalam neraca dan dapat digunakan untuk menambah modal saham atau menutup kerugian. Penyusutan biasanya dibebankan secara sistematis sesuai dengan tingkat yang diizinkan oleh otoritas perpajakan. Sehubungan dengan persediaan, "lebih rendah biaya dan pasar" aturan berlaku tetapi pasar didefinisikan sebagai nilai realisasi bersih. Biaya biasanya dihitung secara LIFO karena ini diperbolehkan untuk tujuan pajak. Juga untuk alasan pajak, metode kontrak selesai lebih disukai untuk kontrak jangka panjang daripada memperhitungkan laba yang tersedia pada persentase-basis-selesai.
R & D pengeluaran biasanya dibebankan langsung, tetapi biaya pembangunan dapat dikapitalisasi dan diamortisasi selama jangka waktu maksimum lima tahun. Paten dan merek dagang harus dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, bagaimanapun, dan diamortisasi selama masa manfaat ekonomis mereka tetapi tidak melebihi jangka waktu lima tahun.
Praktek Konsolidasi Sehubungan dengan akuntansi untuk penggabungan usaha, laporan keuangan konsolidasi sekarang wajib mengikuti pelaksanaan baru-baru ini Ketujuh EU Directive. Asosiasi perusahaan harus diperlakukan dengan metode ekuitas, dan konsolidasi proporsional diizinkan bagi perusahaan patungan. Ada juga pendekatan fleksibel untuk perlakuan goodwill pada saat konsolidasi, yang dapat segera dihapuskan terhadap cadangan atau dikapitalisasi dan diamortisasi, biasanya selama lima tahun. Tidak ada aturan di Italia mengatur penjabaran mata uang asing. Namun, sehubungan dengan pelaporan segmental, arahan Uni Eropa telah memperkenalkan persyaratan untuk mengungkapkan analisis penjualan menurut lini usaha dan area geografis. Dalam prakteknya, beberapa perusahaan multinasional Italia utama sudah melampaui ini mencakup analisis laba, biasanya dengan bidang usaha.
BRASIL
Pengaruh Pembangunan Akuntansi
Seperti di negara-negara Latin lain, pengaruh pemerintah, hukum perusahaan, dan peraturan perpajakan pada akuntansi penting mendasar. Dalam hal ini, warisan budaya Brasil penjajahan Portugis merupakan faktor yang mendasari signifikan. Sedangkan kode komersial dasar didirikan pada tahun 1850, hukum perusahaan tahun 1976, berisi persyaratan dasar yang mengatur penyusunan laporan keuangan dan pengungkapan perusahaan publik "Selain itu., Yang Commissao de Valores Mobiliarios (CVM), Efek Exchange Commission, menetapkan standar akuntansi perusahaan publik. Sementara pasar saham relatif kecil untuk orang-orang di Amerika Serikat dan Inggris, adalah salah satu pasar utama di Amerika Latin dan semakin penting.
Profesi akuntansi di Brasil yang tidak juga dikembangkan sebagai di negara-negara AngloSaxon, tetapi lembaga untuk akuntan Brazil, Instituto Brasileiro de Contadores (IBRACON), dan Conselho Federal de Contabilidade, atau Dewan Federal Akuntansi, standar akuntansi isu yang membentuk berdasarkan prinsip akuntansi yang berlaku umum. Jika standar tersebut disetujui oleh CVM, mereka menjadi wajib bagi perusahaan yang terdaftar, dan secara umum tampak bahwa CVM cenderung mengandalkan profesi akuntansi untuk mengembangkan standar akuntansi.
Prinsip Akuntansi dan Praktek
Seperti di Prancis dan Italia, tradisi akuntansi di Brazil memberikan preferensi untuk kebutuhan informasi dari kreditur dan otoritas pajak. Sedangkan minat investor domestik dan asing di perusahaan Brazil yang terdaftar di bursa saham telah berkembang, ini masih signifikansi kecil sejauh sikap untuk akuntansi dan pengungkapan yang bersangkutan.
Laporan Keuangan Laporan tahunan khas Brasil dan rekening (lihat, sebagai contoh, Petrobras dalam lampiran untuk bab ini) terdiri dari neraca konsolidasian, laporan laba rugi, dan pernyataan dana. Laporan tahunan oleh dewan direksi juga disediakan.
Pengukuran Praktek Sementara biaya historis adalah dasar diperlukan penilaian, tingginya tingkat Brasil inflasi yang telah menyebabkan beberapa modifikasi untuk mengizinkan revaluasi aset, di satu sisi, dan untuk meminta indeksasi umum dari rekening tersebut untuk inflasi, di sisi lain (lihat bab 11, tentang akuntansi untuk perubahan harga dan inflasi internasional, untuk lebih rinci). tarif penyusutan yang digunakan umumnya tingkat standar yang ditetapkan oleh otoritas pajak.
Metode garis lurus ini paling sering digunakan. Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang "lebih rendah biaya dan pasar," dengan nilai pasar diartikan sebagai biaya penggantian yang tidak melebihi nilai realisasi bersih. Biaya harus dihitung dengan menggunakan metode FIFO atau rata-rata tertimbang, LIFO tidak diterima oleh otoritas pajak. kontrak jangka panjang biasanya dicatat dengan menggunakan persentase-metode-selesai. R & D mungkin pengeluaran yang dikapitalisasi disusutkan selama masa manfaat masa depan yang diharapkan. Biaya bunga juga dapat dikapitalisasi. Pajak tangguhan diakui dalam kasus perbedaan waktu, dan metode kewajiban yang digunakan pada dasar ketentuan penuh, mirip dengan Amerika Serikat.
Konsolidasi Praktek Akuntansi kombinasi bisnis secara luas konsisten dengan praktek Prancis dan Italia. Tercatat perusahaan harus menyiapkan laporan keuangan konsolidasi tunduk untuk memiliki persen mereka lebih dari 30 dari nilai bersih mereka diwakili oleh investasi pada anak perusahaan. Metode pembelian konsolidasi biasanya harus digunakan. Goodwill harus dikapitalisasi dan diamortisasi selama masa manfaat ekonomi. The write-off langsung goodwill terhadap cadangan tidak diijinkan. perusahaan asosiasi dicatat dengan metode ekuitas.
Tidak ada persyaratan di Brasil mengatur penjabaran mata uang asing, tetapi metode tarif saat ini, mirip dengan Amerika Serikat dan Inggris, secara luas digunakan.
Seperti di Italia, perusahaan Brasil cenderung rahasia. Keterbukaan informasi untuk beberapa item kunci tidak diperlukan dan terbatas dalam praktek, misalnya, R & D pengeluaran dan informasi segmental oleh lini bisnis dan pasar geografis.
ASIAN AKUNTANSI
Kelompok negara-negara Asia memiliki budaya yang sangat berbeda dari Anglo Saxon, Nordic, Jerman, dan pengelompokan Latin. Namun, sejauh akuntansi yang bersangkutan banyak memiliki sejarah kolonial, seperti Indonesia (Belanda), India, Pakistan, Hong Kong, Singapura, dan Malaysia (Inggris), dan Filipina (Spanyol / Amerika Serikat). Cina telah dipengaruhi oleh ide-ide Barat dan keseragaman sosialis Uni Soviet. Bahkan di Jepang, dengan budaya yang unik, ternyata kedua Jerman dan pengaruh AS telah penting dalam membangun tradisi akuntansi Jepang. akuntansi Asia cenderung relatif lebih konservatif dan rahasia dibandingkan dengan negara-negara Anglo-Saxon.
CHINA
Pengaruh Pembangunan Akuntansi
Republik Rakyat Cina (RRC) adalah sebuah negara komunis dan maka pemerintah, melalui undang-undang disahkan oleh Kongres Rakyat Nasional, adalah pengaruh besar dalam akuntansi dan audit. Sedangkan sejarah akuntansi di Cina dapat ditelusuri kembali dua ribu tahun atau lebih, itu hanya di awal 1900-an yang double-entry pembukuan diperkenalkan. Pada tahun 1940-an, sistem akuntansi yang berorientasi Barat didirikan pada perusahaan besar, dan mengajar di universitas-universitas semakin dipengaruhi oleh ide-ide dari Inggris dan Amerika Serikat. Namun, berdirinya RRC pada tahun 1949 menyebabkan perubahan dramatis dari pendekatan dengan pengenalan akuntansi Uni Soviet-gaya dan penekanan pada keseragaman dan kontrol terpusat untuk tujuan perencanaan nasional. Tapi sejak tahun 1978, pendekatan ini telah semakin dimodifikasi berikut baru Cina kebijakan "membuka pintu" ke dunia luar dan program ambisius untuk modernisasi "Sekali lagi., Ide dan informasi dari negara-negara Barat dan bahkan di seluruh dunia yang berusaha untuk membantu Cina mempromosikan konsep ekonomi pasar sosialis berdasarkan kepemilikan publik dan perencanaan pusat, tetapi dengan pasar sekarang memainkan peran yang semakin penting.
Dengan reformasi ekonomi dan bergerak ke ekonomi pasar yang lebih berorientasi datang serangkaian reformasi akuntansi. Hukum Akuntansi dari Republik Rakyat Cina, yang diadopsi tahun 1985 dan direvisi pada tahun 1993, didirikan prinsip umum tentang sifat dan peran akuntansi dan diberdayakan Departemen Keuangan (Depkeu) untuk mengeluarkan standar akuntansi (berlaku untuk semua perusahaan) dan peraturan akuntansi (berlaku untuk industri tertentu atau jenis usaha). Kekuatan dari Departemen Keuangan ditegaskan dalam UU Perusahaan baru dari Republik Rakyat Cina yang mengatur perseroan terbatas, lulus pada tahun 1993 dan efektif 1 Juli 1994. Sementara peraturan perusahaan patungan, misalnya, telah diterbitkan oleh Depkeu mengikuti Akuntansi 1985 Hukum, pada tahun 1992 ada revisi komprehensif peraturan ini dengan pengenalan Peraturan Akuntansi baru dari Republik Rakyat Cina Luar Usaha Investasi. Sebuah undang-undang baru tentang Akuntansi Peraturan Share Usaha juga diperkenalkan. Kemudian pada tahun 1992, tahap berikutnya reformasi ditandai dengan diberlakukannya Standar Akuntansi untuk Usaha, yang pertama akan dikeluarkan oleh Departemen Keuangan.
Standar akuntansi baru yang diterbitkan oleh Depkeu, efektif tanggal 1 Juli 1993, merupakan perubahan besar pendekatan dalam akuntansi Cina dalam semua perusahaan sekarang harus mematuhi seperangkat prinsip akuntansi yang terpadu "ini dapat dibandingkan dengan. Yang panjang berdiri pendekatan yang diambil dalam peraturan akuntansi, yang diarahkan untuk tipe tertentu kepemilikan atau industri Pada waktunya itu. diharapkan bahwa serangkaian standar akuntansi akan menyusul peraturan akuntansi yang berlaku. Sementara itu, standar akuntansi yang baik dan peraturan akuntansi yang wajib , meskipun yang terakhir telah telah direvisi sebagai pengaturan transisi untuk mematuhi prinsip yang ditetapkan dalam standar akuntansi yang pertama.
Namun, yang paling penting adalah isi dari standar akuntansi yang baru. Ini merupakan era baru dalam bidang akuntansi Cina, yang didasarkan pada pendekatan yang berorientasi pasar Barat daripada gaya lama Uni Soviet. Dana akuntansi, berdasarkan kesetaraan sumber dana dengan aplikasi dana, telah dihapuskan dan digantikan oleh persamaan akuntansi, dimana aktiva sebesar kewajiban ditambah modal atau ekuitas pemilik. Dalam membuat perubahan ini, kepentingan kelompok yang lebih luas dari pengguna di luar pemerintah telah diakui, yaitu investor, kreditur, dan manajemen perusahaan. Informasi akuntansi sekarang tidak hanya harus memenuhi persyaratan pengendalian makroekonomi nasional. Sehingga posisi keuangan suatu perusahaan dan hasil usaha dapat dipahami dan praktek keuangan dan administrasi diperkuat (pasal 11), informasi akuntansi juga sekarang harus memenuhi kebutuhan pengguna eksternal dan manajemen. Standar Akuntansi mencakup asumsi dasar akuntansi, misalnya, kelangsungan, serta prinsip-prinsip umum pengukuran, misalnya, basis akrual, pencocokan, kehati-hatian, konsistensi, dan sebagainya. Selain itu, beberapa persyaratan khusus termasuk tentang definisi, pengukuran, dan penyajian aset, kewajiban, dan ekuitas pemilik.
Sementara pemerintah, melalui Departemen Keuangan dan lembaga resmi akuntansinya, Departemen Administrasi Urusan Akuntansi (DAAA), telah menentukan dalam mereformasi akuntansi, adalah wajar untuk mengatakan bahwa akuntansi organisasi, khususnya Masyarakat Akuntansi Cina, badan swasta bahwa penelitian memupuk teori akuntansi, praktek, dan pendidikan, telah memainkan peran penasehat penting. Masyarakat, didirikan pada tahun 1980, mendirikan kelompok riset pada tahun 1987 teori akuntansi dan standar dengan mayoritas anggotanya terdiri dari profesor universitas. Kegiatan kelompok ini didukung oleh DAAA dan laporan penelitian kelompok, Rekomendasi Standar Akuntansi, tampaknya telah memberikan masukan yang signifikan terhadap perkembangan standar akuntansi yang baru. Hal ini tampaknya juga kemungkinan bahwa DAAA akan bekerja sama dengan masyarakat untuk mengembangkan standar masa depan.
Sehubungan dengan sisi berlatih profesi, fungsi audit, yang telah dihapuskan setelah berdirinya RRC, adalah kembali hanya pada tahun 1983 dengan pembentukan pemerintah Audit Administrasi. Demikian pula, Cina Institut Akuntan Publik telah dibangun kembali oleh pemerintah hanya pada tahun 1988. Dengan laju reformasi akuntansi saat ini ada kekurangan serius akuntan yang akrab dengan substansi persyaratan baru dan mampu mengelola proses implementasi. Dari staf tujuh juta akuntansi saat ini bekerja di Cina, hanya sekitar tiga puluh ribu memiliki pengalaman dalam usaha patungan, perusahaan swasta, perusahaan asing, atau perusahaan BPA. Namun, diperkirakan bahwa sekitar tiga ratus ribu profesional akuntan yang berkualitas akan dibutuhkan oleh tahun 2000 jika kebutuhan akuntansi China harus memadai dilayani.
Prinsip Akuntansi dan Praktek
Seperti yang telah kita mencatat, suatu pergeseran besar dari penekanan ini berlangsung di Cina dari fokus utama pada kebutuhan informasi dari pemerintah, yaitu, melibatkan perencanaan nasional dan perpajakan, untuk pandangan yang lebih luas kebutuhan pengguna yang meliputi para investor, kreditur, dan manajemen perusahaan. Pendekatan pembuatan keputusan yang lebih berorientasi mikro demikian didorong yang mempertahankan ukuran makroekonomi-balance kontrol sulit untuk menyerang diberikan tradisi China keseragaman dan peraturan rinci. Selain itu, tradisi ini tampaknya konsisten dengan nilai-nilai budaya Cina didirikan dan maka akan sulit untuk berubah. "
Laporan Keuangan Standar akuntansi baru mensyaratkan penyajian neraca, laporan laba rugi, dan pernyataan dana bersama dengan laporan keuangan konsolidasian mana yang berlaku. format Seragam diresepkan oleh Depkeu. Satu set laporan keuangan model maupun yang Brewery yang Tsingtao (baru-baru ini tercatat di Bursa Efek Hong Kong) akan ditampilkan dalam lampiran bab ini, yang menunjukkan bahwa neraca dan laporan laba rugi presentasi sama dengan yang di Amerika negara.
Praktek Pengukuran Pendekatan Cina untuk penilaian umumnya sangat konservatif dan didasarkan pada penerapan yang ketat dari biaya historis. Revaluasi tidak diperkenankan kecuali bila ditentukan oleh hukum. Dalam rangka untuk melindungi kreditur, cadangan hukum harus dibuat sama dengan 50 persen dari modal saham terdaftar dari alokasi laba sebesar 10 persen per tahun sampai dengan ukuran yang dibutuhkan cadangan tercapai. Selain itu, 5 sampai 10 persen dari keuntungan harus dialokasikan untuk dana kesejahteraan bersama. Aktiva tetap umumnya disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus. Tingkat penyusutan maksimum ditetapkan oleh undang-undang pajak. Sehubungan dengan persediaan, biaya produksi barang yang dijual harus mencakup biaya bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik. Administrasi, keuangan, dan beban penjualan harus diperhitungkan sebagai biaya periode. Biaya persediaan dapat dihitung dengan menggunakan FIFO, rata-rata tertimbang, atau metode LIFO. Namun penggunaan "lebih rendah biaya dan pasar" aturan tidak diperkenankan. Namun, dimungkinkan untuk membuat ketentuan-ketentuan kerugian persediaan atas dasar cacat atau usang dalam hal kerugian tersebut dapat dibebankan dalam laporan laba rugi berdasarkan penilaian nilai realisasi bersih. Investasi juga harus dicatat sebesar harga perolehan. kontrak jangka panjang mungkin akan dicatat baik dengan persentase-of-completion atau metode kontrak selesai. Penyisihan umum untuk hutang buruk diizinkan meskipun ini tidak boleh melebihi 3 persen dari jumlah saldo hutang pada akhir tahun keuangan.
Sehubungan dengan tidak berwujud seperti lisensi teknologi, paten, merek dagang, dan hak untuk menggunakan tanah (yang milik negara), ini harus dicatat sebesar harga perolehan dan diamortisasi selama masa manfaat ekonomis dengan menggunakan metode garis lurus. Beban pengembangan juga dapat dikapitalisasi dikenakan amortisasi. Beban Formasi juga mungkin dikapitalisasi tetapi lagi dikenakan amortisasi.
Pada pertanyaan tentang penjabaran mata uang asing, barang-barang non moneter dicatat dengan kurs historis. item Moneter, di sisi lain, diperlakukan sebagai terkena pertukaran perubahan tingkat, dan keuntungan dan kerugian selisih semua harus diambil untuk laporan laba rugi.
isu-isu akuntansi utama yang menjadi perhatian saat ini di Cina termasuk akuntansi untuk perubahan harga, yang mencerminkan pentingnya tingkat inflasi baru-baru ini pada hingga sekitar 30 persen per tahun di beberapa daerah, dan perlakuan aset tidak berwujud, terutama penggunaan tanah hak.
Konsolidasi Praktek Akuntansi kombinasi bisnis dan penyajian laporan keuangan konsolidasian merupakan perkembangan yang relatif baru di Cina. Standar akuntansi baru memerlukan konsolidasi dimana mayoritas kepemilikan atau kontrol ada dalam hubungannya dengan perusahaan lain. kebijakan akuntansi Seragam biasanya harus diikuti. Penggunaan metode pembelian konsolidasi biasanya diperlukan, dan goodwill pun harus diamortisasi. Penggunaan metode write-off langsung tidak diperkenankan. Penyertaan saham sebesar 25 persen atau lebih, tidak penjamin pengobatan sebagai anak, harus dicatat dengan metode ekuitas. Penjabaran laporan laba rugi anak perusahaan asing harus menggunakan kurs rata-rata tertimbang periode berjalan. Metode tarif saat ini harus digunakan untuk neraca, dengan perbedaan dalam terjemahan untuk dicatat dalam cadangan. Sistem ini menggunakan pendekatan yang relatif rahasia dengan keterbukaan dalam informasi segmen hanya diperlukan sehubungan dengan penjualan menurut lini bisnis dan untuk ekspor secara agregat.
JAPAN
Pengaruh Pembangunan Akuntansi
Pemerintah telah menjadi pengaruh besar pada semua aspek akuntansi dalam Japan.266 Kode Komersial, model setelah kode komersial Jerman abad kesembilan belas, diperkenalkan pada tahun 1890 dengan tujuan untuk melindungi kreditur. Setelah Perang Dunia II, Kode Komersial direvisi untuk melindungi kepentingan investor juga, berikut praktek AS. Selanjutnya, pada tahun 1948, surat berharga baru dan hukum pertukaran diperkenalkan, dimodelkan pada undang-undang sekuritas AS 1933 dan 1934, untuk melindungi investor di perusahaan publik yang terdaftar di bursa saham atau dengan saham (saham) yang diperdagangkan di pasar over-the-counter .
Hukum pajak perusahaan merupakan pengaruh besar, jika tidak menimpa, pada praktek pengukuran penghasilan yang mengembalikan pajak perusahaan harus didasarkan pada rekening tahunan yang telah disetujui oleh pemegang saham. Sama seperti Perancis dan Jerman, pajak beban dikurangkan termasuk penyusutan tidak bisa diklaim untuk tujuan pajak kecuali mereka dibebankan pada rekening perusahaan individual. Dengan demikian, ada kecenderungan ke arah akuntansi sangat konservatif di Jepang.
lembaga pemerintah secara langsung terlibat dalam menetapkan standar akuntansi. Akuntansi Usaha Musyawarah Council (BADC), yang menetapkan Standar Akuntansi Keuangan untuk Bisnis Usaha, adalah badan penasehat dalam Departemen Keuangan (Depkeu). Departemen Keuangan bertanggung jawab untuk efek dan hukum pertukaran dan peraturan yang terkait akuntansi. Di sisi lain, Kementerian keadilan bertanggung jawab untuk aplikasi dari Kode Komersial. Dengan sistem akuntansi di bawah yurisdiksi dua lembaga pemerintah, tidak ada pendekatan terpadu dengan peraturan. Pada kenyataannya, sejumlah besar perusahaan yang terdaftar diwajibkan untuk menyiapkan dua set laporan keuangan, salah satu yang dibutuhkan oleh Kode Komersial dan yang lainnya oleh UU Securities and Exchange, meskipun bentuk presentasi bukan substansi yang harus berbeda . Kode Komersial juga mensyaratkan laporan keuangan hanya nonconsolidated. Hukum Securities and Exchange, di sisi lain, membutuhkan laporan keuangan dan audit independen, namun pernyataan tersebut dianggap sebagai informasi tambahan ke rekening induk perusahaan.
Profesi akuntansi di Jepang adalah kecil dan tidak memiliki pengaruh dalam proses penetapan standar akuntansi, tetapi memberikan rekomendasi mengenai aplikasi praktis dari peraturan akuntansi hukum. Jepang Institut Akuntan Publik didirikan oleh hukum pada tahun 1948, meskipun badan sebelumnya telah ada sejak tahun 1927. Pada tahun 1991, sebuah badan baru, Finance Corporation Research Institute (COFRI), juga didirikan dengan tujuan memberikan saran otoritatif kepada BADC di Departemen Keuangan. Sebuah minat khusus dalam aspek internasional kebijakan akuntansi yang tampaknya menjadi motivasi penting bagi perkembangan baru ini.
Sementara sumber-sumber tradisional keuangan di Jepang adalah bank, yang didominasi kelompok zaibatsu industri sampai akhir Perang Dunia II, ada yang substansial memperluas kepemilikan saham dan perkembangan pasar surat berharga setelah pecahnya berikutnya dari zaibatsu oleh american pascaperang administrasi. Namun, sejak saat itu, baru keiretsu pengelompokan muncul melibatkan sejumlah perusahaan yang terdaftar. Ini didukung oleh bank anggota yang bertindak sebagai sumber utama dana. Mereka juga mempertahankan kepemilikan silang satu sama lain untuk memastikan pengendalian, dan menggunakan berbagai hubungan informal lainnya yang saling menguntungkan. Secara umum, ada cenderung menjadi pendekatan rahasia di Jepang, dengan kurangnya keterbukaan informasi publik.
Ada juga dimensi internasional menarik untuk akuntansi di Jepang. Banyak perusahaan Jepang mempersiapkan paket tambahan laporan keuangan dalam bahasa Inggris untuk pembaca asing rekening, yang sering disebut sebagai "terjemahan kenyamanan." Selanjutnya, sekitar tiga puluh perusahaan Jepang yang terdaftar di Amerika Serikat menyiapkan laporan keuangan konsolidasi sesuai dengan US GAAP (prinsip akuntansi yang berlaku umum) daripada merekonsiliasi laba Jepang GAAP dan ekuitas dengan US GAAP sebagaimana diizinkan dalam pengajuan 20F Formulir yang diperlukan oleh SEC. Alasan utama untuk ini tampaknya bahwa ketika perusahaan Jepang pertama kali terdaftar di Amerika Serikat, tidak ada persyaratan konsolidasi Jepang, dan karena itu dianggap tepat untuk mengadopsi US GAAP. Memang, ini sering MNEs utama melampaui persyaratan AS sebagai respons terhadap tekanan kompetitif di pasar modal internasional. Menurut survei 1985, sebanyak 205 perusahaan Jepang disusun laporan keuangan bahasa Inggris dengan 18 persen menggunakan US GAAP dan 82 persen menggunakan GAAP.27 Jepang Namun, bahkan ketika Jepang mempekerjakan GAAP ada kecenderungan untuk tidak hanya menerjemahkan ke dalam bahasa Inggris namun akun juga untuk mengatur ulang dan memodifikasi bentuk presentasi. Dalam hal ini, tampak bahwa sekitar separuh dari perusahaan yang terlibat disediakan terjemahan untuk laporan induk perusahaan saja.
Prinsip Akuntansi dan Praktek
Meskipun pentingnya pasar saham, tradisi akuntansi di Jepang memberikan preferensi untuk kebutuhan informasi dan prioritas kreditur dan otoritas pajak.
Laporan Keuangan Satu set khas perhitungan tahunan, disusun sesuai dengan Kode Komersial, terdiri dari neraca perusahaan dan laporan laba rugi serta laporan bisnis dan usulan direksi untuk penggunaan keuntungan. Akun tersebut harus dikirim kepada pemegang saham. Perlu dicatat bahwa laporan keuangan konsolidasi tidak diperlukan. Selain itu, rekening atau ringkasan dari mereka harus dipublikasikan di koran atau surat kabar resmi. Dalam kasus perusahaan yang terdaftar, perhitungan tahunan, baik orang tua dan konsolidasi, juga harus diajukan kepada Departemen Keuangan berdasarkan UU Securities and Exchange. Tercatat perusahaan juga dibutuhkan oleh bursa saham untuk menerbitkan ringkasan laporan singkat (Kessan Tanshin) segera setelah account telah disetujui oleh auditor. Selain itu, laporan tahunan tentang operasi (Jigyo Houkokusho) dikirim kepada pemegang saham tetapi hanya setelah pertemuan para pemegang saham tahunan. Ini adalah dokumen informal yang meliputi narasi dan informasi keuangan dan sampai batas tertentu dibandingkan dengan format laporan bagian direksi atau tinjauan tahunan laporan Anglo-Saxon perusahaan. Mengingat berbagai laporan di Jepang, mungkin tidak mengherankan bahwa orang-orang yang disiapkan untuk pembaca asing (lihat, sebagai contoh, Sony dalam lampiran bab ini) secara khusus dikumpulkan dari berbagai sumber.
Praktek Pengukuran Aplikasi ketat harga perolehan dan penekanan pada konservatisme dalam akuntansi Jepang Jerman mengingatkan, tetapi dalam prakteknya mungkin sebuah bentuk yang lebih ekstrim dari akuntansi Jermanik yang tetap unik Jepang. Revaluasi tidak diizinkan untuk tanah dan bangunan, juga tidak biasa untuk memberikan pengungkapan tambahan tentang nilai pasar properti. Dalam rangka untuk melindungi kreditur, cadangan hukum harus dibentuk, dari alokasi sebesar 10 persen atau lebih dari keuntungan setiap tahun, sebesar 25 persen dari modal saham yang ditempatkan. Tingkat Penyusutan ditentukan oleh peraturan pajak. Sejumlah metode penyusutan yang diizinkan, termasuk garis lurus, mengurangi-saldo, dan jumlah-metode-digit. Persediaan biasanya dinilai berdasarkan biaya historis, meskipun "lebih rendah biaya dan pasar" aturan dapat digunakan. Pasar dapat diartikan berarti biaya penggantian atau harga jual. Sedangkan metode rata-rata tertimbang untuk menentukan biaya persediaan adalah metode yang paling banyak digunakan, FIFO dan LIFO juga diterima.
Pengeluaran untuk penelitian dan pengembangan mungkin dikapitalisasi (berbeda dengan Britania Raya), dikenakan amortisasi dalam kurun waktu lima tahun, meskipun pendekatan konservatif cenderung diadopsi dalam praktek. Beban Formasi mungkin juga dikapitalisasi tunduk pada persyaratan amortisasi yang sama. Ketentuan juga banyak digunakan di Jepang, terutama jika diizinkan oleh otoritas pajak. Sebagai contoh, kedua penyisihan khusus dan umum untuk kredit macet diijinkan untuk keperluan pajak. Banyak seperti di Jerman, pajak tangguhan jarang muncul, kecuali dalam konteks laporan keuangan konsolidasi yang diperlukan oleh Depkeu.
Konsolidasi Praktek Akuntansi kombinasi bisnis di Jepang saat ini sangat mirip dengan praktek Anglo-Saxon tetapi hanya berkenaan dengan perusahaan yang terdaftar. Namun, laporan keuangan konsolidasi masih dianggap sangat banyak sebagai informasi tambahan dan dibatasi oleh kemampuan mereka untuk sepenuhnya mencerminkan pengelompokan keiretsu mana berlaku. Pooling-akuntansi-kepentingan biasanya tidak diizinkan di Jepang. Dalam konteks akuntansi pembelian, yang merupakan praktek yang biasa, goodwill umumnya dihitung dengan mengacu pada nilai buku dan bukan nilai wajar. Jumlah goodwill dapat segera dihapuskan terhadap laba dalam laporan laba rugi, berbeda dengan praktik Inggris, atau dikapitalisasi dan diamortisasi dalam jangka waktu lima tahun. A write-off melawan cadangan tidak diijinkan. Goodwill juga merupakan beban pajak-deductible. Kebijakan ini tentu memiliki dampak yang sangat konservatif pada pendapatan.
Perlakuan ekuitas untuk perusahaan asosiasi tersebut diperlukan di Jepang. Namun, konsolidasi proporsional tidak diperbolehkan, sehingga usaha patungan juga ekuitas dicatat dalam laporan keuangan konsolidasi. Berbagai metode kurs yang diizinkan dalam praktek, meskipun aturan menyarankan penggunaan metode temporal dimodifikasi (misalnya, kewajiban jangka panjang juga dijabarkan dengan kurs historis).
Sehubungan dengan pelaporan segmental, persyaratan pengungkapan baru sedang bertahap diperkenalkan bagi perusahaan-perusahaan yang terdaftar. Saat ini, penjualan data dengan lini bisnis dan untuk pasar luar negeri secara keseluruhan diperlukan meskipun ini akan segera diperluas untuk pengungkapan berdasarkan wilayah geografis. Di sisi lain, keuntungan pengungkapan hanya diperlukan oleh bidang usaha.
Sedangkan perusahaan Jepang cenderung sangat rahasia, perlu dicatat bahwa sehubungan dengan perusahaan yang terdaftar, UU Securities and Exchange membutuhkan informasi tentang cash flow yang akan diajukan, setiap tiga bulan, dengan Departemen Keuangan. Selain itu, perkiraan penjualan, pendapatan, dan dividen harus diungkapkan dua kali sebelum akhir tahun keuangan (yaitu, tiga bulan dan satu bulan sebelumnya). The Tanshin Kessan, yang memberikan ringkasan hasil aktual untuk tahun berjalan, juga diperlukan untuk memberikan perkiraan penjualan, pendapatan, dan dividen untuk tahun keuangan yang akan datang.
RINGKASAN
1. Analisis perbandingan sistem akuntansi mengungkapkan pola khas dari akuntansi, tetapi juga fitur unik yang berlaku untuk setiap negara tergantung pada sejarah dan budaya.
2. Anglo-Saxon akuntansi jelas dibedakan dari kelompok-kelompok negara lain berkenaan dengan penekanan pada kepentingan investor dan pengungkapan pasar saham.
3. akuntansi Nordic memiliki banyak fitur yang sebanding dengan akuntansi AngloSaxon, tetapi juga memiliki beberapa kesamaan dengan akuntansi Jerman.
4. Jerman dan akuntansi Latin memiliki fitur serupa, khususnya yang berkaitan dengan pengaruh hukum perusahaan dan perpajakan, tetapi mereka juga dibedakan dalam sejumlah hal, terutama dalam penekanan diberikan kepada akuntansi yang sama.
5. Di Asia, akuntansi Cina sangat mencerminkan warisan komunis, tetapi menjadi semakin terbuka untuk pengaruh Anglo-Saxon.
6. akuntansi Jepang adalah unik meskipun dipengaruhi baik oleh AngloSaxon dan tradisi Jerman.
7. Faktor utama pemerintah, pasar saham, perusahaan hukum, profesi akuntansi, otoritas perpajakan, dan konservatisme akuntansi dan kerahasiaan, cenderung mempengaruhi perkembangan akuntansi untuk yang lebih besar atau lebih kecil tergantung pada sejarah dan budaya yang bersangkutan.
8. Internasionalisasi pertumbuhan pasar bisnis dan efek membawa tentang beberapa konvergensi praktek akuntansi pada tingkat laporan keuangan konsolidasi disusun oleh MNEs yang terdaftar di bursa efek-dan terutama yang bersaing untuk modal dalam konteks internasional.
PERBANDINGAN INTERNASIONAL
SISTEM AKUNTANSI
DAN PRAKTEK
Bab Tujuan
• Fokus pada pengaruh pada pengembangan akuntansi dan prinsip akuntansi yang besar dan praktek di beberapa negara
• Tunjukkan bagaimana akuntansi yang sama dalam kelompok negara yang berbeda dan bagaimana kelompok-kelompok ini berbeda dari kelompok lain: negara-negara Anglo-Saxon, negara-negara Nordik, negara Jerman, negara-negara Latin, dan negara-negara Asia.
Dalam bab ini, kita akan menguraikan sistem akuntansi dan praktek pilihan negara menggunakan klasifikasi budaya yang diidentifikasi dalam Bab 4 sebagai dasar untuk diskusi. Dengan demikian, kami akan meninjau sistem akuntansi Amerika Serikat dan Inggris sebagai negara besar di bidang kebudayaan Anglo-Saxon, Belanda dan Swedia sebagai wakil dari negara-negara Nordik, Jerman dan Swiss sebagai wakil dari negara-negara Jerman, Perancis, Italia, dan Brasil sebagai wakil dari negara-negara Latin, dan Cina dan Jepang sebagai wakil dari negara-negara Asia. " Beberapa contoh laporan keuangan dari negara-negara perwakilan disediakan dalam lampiran untuk bab ini.
Anglo-Saxon AKUNTANSI
Tidak ada keraguan bahwa Anglo-Saxon akuntansi dapat dibedakan dari akuntansi di benua Eropa, Asia, Amerika Latin, dan banyak bagian lain dunia. Hal ini dilakukan tidak hanya di Amerika Serikat dan Inggris, tetapi juga ke tingkat yang penting di negara-negara dan wilayah mana, misalnya, Inggris telah memiliki pengaruh kolonial yang besar, seperti di Australia, Kanada, Hong Kong, India, Irlandia , Kenya, Malaysia, Selandia Baru, Nigeria, Singapura, dan Afrika Selatan. Anglo Saxon akuntansi cenderung relatif kurang konservatif dan lebih transparan dibandingkan dengan Jerman dan negara-negara Latin dan Jepan
AMERIKA SERIKAT
Pengaruh Pembangunan Akuntansi
Dalam banyak hal, akuntansi di Amerika Serikat dan Inggris sangat mirip, seperti yang diharapkan mengingat pentingnya hubungan sejarah dan investasi antara kedua negara. Sama seperti bahasa dan sistem hukum Amerika Serikat diekspor dari Britania Raya, demikian juga adalah pendiri akuntansi AS, termasuk pionir seperti Arthur Young (seorang lulusan Universitas Glasgow tahun 1880-an). Namun demikian, Amerika Serikat telah diadaptasi daripada mengadopsi tradisi akuntansi Inggris! Memang, keadaan sejarah dan lingkungan baru-baru Amerika Serikat telah memunculkan beberapa fitur yang membedakan signifikan.
Pasar efek pengaruh yang dominan peraturan akuntansi di Amerika Serikat. Transaksi efek dan perlindungan investor diatur dan ditegakkan di tingkat pemerintah federal berdasarkan Securities Act of 1933 dan Securities Exchange Act of 1934, yang disahkan dalam menanggapi crash pasar saham tahun 1929 dan krisis keuangan berikutnya.
Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) didirikan dengan otoritas hukum untuk menegakkan undang-undang sekuritas dan juga untuk merumuskan serta menegakkan standar-standar akuntansi. Namun, SEC mengakui sebagai berwibawa "Standar Akuntansi Keuangan" (PSAK) yang terkandung dalam standar yang dikeluarkan oleh Standar Akuntansi Keuangan independen Board (FASB), yang didirikan pada tahun 1973 setelah kritik terhadap prosedur standar-pengaturan dari American Institute of Akuntan Publik Bersertifikat. Dengan demikian, peran penetapan standar telah didelegasikan kepada FASB dengan SEC hanya bertindak dalam kapasitas pengawasan kecuali yang dianggap perlu untuk campur tangan, yang telah dilakukan hanya pada kesempatan langka (misalnya, berkenaan dengan minyak dan gas akuntansi). Korporasi diwajibkan untuk mengikuti standar FASB, jika SEC akan menolak pendaftaran dan maka perdagangan surat berharga mereka. Perlu dicatat bahwa hanya perusahaan yang terdaftar (sebagian kecil perusahaan-perusahaan AS) diminta untuk mematuhi peraturan sangat rinci yang diberlakukan oleh SEC untuk tujuan perlindungan investor.
FASB memiliki pendekatan yang sangat terbuka untuk menetapkan standar yang dikenal dengan operasi Semua rapat terbuka untuk umum dan berbagai pendapat yang dicari dalam sebuah "proses karena" rumit untuk memastikan bahwa kepentingan publik benar dilayani "di bawah sinar matahari.". ' Untuk membantu merumuskan standar baru dan meningkatkan yang sudah ada, FASB telah mengembangkan suatu kerangka kerja konseptual eksplisit tujuan dan karakteristik kualitatif untuk pelaporan keuangan dalam seri laporan pada konsep akuntansi keuangan. pernyataan ini FASB tentang praktik akuntansi yang diterbitkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). Lebih dari 115 ini telah dikeluarkan 1995. Secara bersama-sama, standar FASB cukup rinci dan produktif dibandingkan dengan, misalnya, standar Inggris. Hal ini menunjukkan bahwa sementara Amerika Serikat adalah serupa dalam banyak hal dengan Inggris dan lainnya Anglo Saxon negara, dan memiliki keunikan mungkin sistem yang paling komprehensif peraturan akuntansi di dunia, setidaknya sejauh efek pasar yang bersangkutan.
Prinsip Akuntansi dan Praktek
Di Amerika Serikat, akuntansi sangat banyak difokuskan pada perusahaan besar dan kepentingan investor, meskipun kebutuhan kreditur dan pengguna lainnya diakui. Relevansi informasi untuk keputusan bisnis sangat penting dan tunduk pada kendala keandalan.
Laporan Keuangan Sebuah laporan tahunan dan khas AS account terdiri dari laporan laba rugi konsolidasian ini, neraca, dan laporan arus kas. Berbeda dengan banyak negara lain, laporan keuangan induk perusahaan biasanya tidak disediakan. Laporan keuangan di Amerika Serikat cenderung sangat detail, mereka juga dilengkapi dengan catatan yang cukup luas. Neraca biasanya disajikan dalam format dua sisi. Laporan tahunan harus mencakup diskusi manajemen dan analisis hasil keuangan dan biasanya juga berisi informasi naratif tambahan tentang operasi bisnis. US rekening biasanya menyajikan laporan laba sebelum neraca (lihat, sebagai contoh, HJ Heinz dalam lampiran untuk bab ini). Berbeda dengan Inggris, neraca cenderung terlihat seperti pernyataan saldo daripada laporan posisi keuangan, di mana aktiva diklasifikasikan ke dalam kelompok-kelompok bawah subpos seperti "aktiva lancar bersih." Laporan arus kas merupakan perkembangan yang relatif baru, menggantikan laporan perubahan posisi keuangan, sebagaimana diwajibkan oleh PSAK 95, berlaku sejak tahun 1987. Sejumlah negara lain, termasuk Inggris, kini telah mengikuti inisiatif ini.
Pengukuran Praktek Salah satu area masalah utama di akuntansi meliputi pengukuran aset. Di Amerika Serikat, ada cenderung menjadi pendekatan biaya historis yang ketat, tetapi dikenakan untuk menulis-down untuk nilai pasar jika diperlukan. Pendekatan yang ketat juga berkualitas dalam hal merger dan akuisisi saat aktiva yang diperoleh dari bisnis harus disajikan kembali untuk nilai wajar, dengan peningkatan penilaian jika diperlukan, pada tanggal penggabungan usaha. Aktiva tetap biasanya disusutkan dengan metode garis lurus, tetapi metode dipercepat juga diterima. Sehubungan dengan persediaan (atau saham) yang "lebih rendah biaya dan pasar" aturan berlaku; nilai dan pasar berarti realisasi bersih. Sebuah ciri pembeda yang signifikan dari Amerika Serikat, bagaimanapun, adalah meluasnya penggunaan terakhir, keluar pertama (LIFO) untuk menentukan biaya persediaan. Alasan utama untuk ini adalah bahwa LIFO diperbolehkan untuk keperluan pajak.
Penelitian dan pengembangan (R & D) adalah bidang lain utama bunga, dan di sini pendekatan konservatif diperlukan oleh PSAK 2, dimana semua pengeluaran harus dibebankan segera. Pengecualian terhadap larangan ini pada kapitalisasi dibuat, namun, dalam hal perangkat lunak komputer dalam PSAK 86 yang memungkinkan biaya pengembangan yang dikapitalisasi ketika kelayakan teknis dari perangkat lunak telah ditetapkan. Sewa guna usaha pembiayaan penting di Amerika Serikat, dan di sini PSAK 13, diterbitkan pada tahun 1976, mengharuskan mereka untuk dilaporkan baik sebagai aset dan kewajiban.
Akuntansi perpajakan adalah bidang penting perbedaan dari negara lain. Di negara-negara Anglo-Saxon, pendapatan diukur sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum biasanya berbeda dari pendapatan yang diukur sesuai dengan peraturan pajak. Salah satu alasan utama perbedaan ini adalah bahwa tunjangan penyusutan yang dipercepat dapat diterima untuk keperluan pajak mungkin tidak konsisten dengan penyusutan yang dibebankan pada rekening. Di banyak negara, misalnya, Perancis dan Jerman, inkonsistensi ini tidak muncul dalam tunjangan diklaim penyusutan untuk keperluan pajak biasanya harus sama dengan yang dibebankan pada rekening. Efek bersih dari hal ini adalah bahwa laba akuntansi di Amerika Serikat cenderung lebih tinggi dari penghasilan untuk tujuan pajak. Akibatnya, perusahaan-perusahaan AS account untuk pajak atas seluruh penghasilan yang dilaporkan (misalnya, alokasi komprehensif dari pajak) tetapi perlakukan perbedaan antara jumlah hutang sekarang dan apa yang dapat dibayarkan di masa depan sebagai kewajiban jangka panjang kuasi. Ini dikenal sebagai penyisihan pajak tangguhan. PSAK 109 sekarang memerlukan itu dipertanggungjawabkan berdasarkan metode kewajiban, yang berarti bahwa perhitungan pajak tentatif dan tunduk pada penyesuaian jika tarif pajak mengubah atau pajak baru yang dikenakan.
Konsolidasi Praktek Amerika Serikat adalah pelopor dalam pengembangan akuntansi untuk kombinasi bisnis dan praktek konsolidasi. Investor melihat laporan keuangan konsolidasi menjadi sangat relevan. Sedangkan pembelian (atau akuisisi) metode diikuti oleh kebanyakan perusahaan, penyatuan-of-kepentingan (atau merger) metode diperlukan dalam keadaan terbatas tertentu. Dengan menggunakan metode pembelian, aset usaha yang diperoleh harus dinilai kembali dengan nilai wajar (yaitu, nilai sekarang atau biaya penggantian), dan perbedaan antara biaya perolehan dan jumlah dari nilai wajar aktiva bersih yang diperoleh harus dikapitalisasi sebagai goodwill dan dicatat sebagai aktiva tidak berwujud. Goodwill harus diamortisasi selama jangka waktu tidak melebihi empat puluh tahun, dengan jumlah amortisasi seperti sekarang dikurangkan dari pajak dalam kondisi tertentu. Berdasarkan metode penyatuan kepemilikan, dimana ada pertukaran efek, penggabungan usaha dicatat sebagai penyatuan kepemilikan. Aktiva digabungkan berdasarkan nilai historis, dan goodwill tidak diakui. Penggunaan metode pembelian di Amerika Serikat cenderung menghasilkan jumlah yang lebih tinggi untuk aktiva tetapi berpenghasilan rendah, karena biaya depresiasi dan amortisasi goodwill.
Metode ekuitas untuk perusahaan asosiasi tersebut diperlukan di Amerika Serikat dimana pendapatan konsolidasi berisi bagian dari keuntungan perusahaan-perusahaan asosiasi dan di mana perusahaan tersebut dinilai dalam neraca sebesar biaya ditambah Porsi laba ditahan sejak tanggal akuisisi . Amerika Serikat juga merupakan pionir dalam bidang pelaporan segmen (PSAK 14), yang mensyaratkan pengungkapan penjualan, pendapatan, dan aktiva bersih dengan baik bidang usaha dan wilayah geografis.
Penjabaran mata uang asing merupakan daerah akhir sangat penting kita akan mempertimbangkan secara singkat di sini. PSAK 52 diadopsi di Amerika Serikat pada tahun 1981 dan mengharuskan laporan keuangan luar negeri harus dijabarkan dengan kurs penutupan. Namun, metode temporal, yang membutuhkan konsistensi tingkat terjemahan dengan dasar pengukuran yang digunakan (misalnya, kurs historis cocok dengan biaya bersejarah) diperlukan dimana mata uang fungsional (yaitu, mata uang lingkungan ekonomi utama operasi) adalah bahwa bagian induk perusahaan. Metode temporal juga dianggap perlu, dimana perusahaan asing beroperasi dalam ekonomi yang sangat inflasi.
UNITED KINGDOM
Pengaruh Pembangunan Akuntansi
Seperti Amerika Serikat, pasar efek dari Britania Raya memiliki pengaruh signifikan terhadap praktik akuntansi di sana, tetapi mereka tidak mendominasi proses regulasi akuntansi. hukum Perusahaan di Inggris memiliki mengirimkan lebih luas daripada undang-undang sekuritas AS sejauh penyediaan informasi akuntansi yang bersangkutan. UK Companies Act Tahun 1985, yang mengkonsolidasikan semua yang masih ada tindakan sebelumnya perusahaan dan telah diubah dengan perusahaan bertindak berlalu pada tahun 1989, meliputi akuntansi persyaratan untuk semua perusahaan terbatas, bukan hanya perusahaan-perusahaan besar atau mereka yang terdaftar di bursa efek. Selain itu, profesi akuntansi dan, pada tingkat lebih rendah, bursa efek yang terlibat dalam proses akuntansi peraturan.
Ada beberapa revisi substansial hukum perusahaan Inggris dalam beberapa tahun terakhir, terutama untuk melaksanakan UE Keempat Directive pada rekening perusahaan dan Petunjuk Ketujuh pada laporan keuangan konsolidasi, pada tahun 1981 dan 1989, masing-masing. (Lihat bab 6 untuk suatu diskusi tentang proses harmonisasi Uni Eropa dan arahan utama yang relevan dengan akuntansi dan pelaporan.) Sebelum 1980-an, hukum perusahaan dianggap sebagai memberikan sedikit lebih dari satu kerangka kerja untuk regulasi akuntansi di mana profesi akuntansi dapat menetapkan lebih rinci aturan atau standar akuntansi yang sesuai. Walaupun hukum perusahaan ternyata memang memasukkan kebutuhan khusus, ini adalah terutama berkaitan dengan keterbukaan, sehingga meninggalkan hal-hal perlakuan akuntansi terhadap penilaian profesi. Pendekatan fleksibel masih diabadikan dalam persyaratan hukum yang rekening perusahaan harus menyajikan "pandangan yang benar dan adil" hasil perusahaan dan posisi keuangan. " Ini adalah prinsip yang mengesampingkan persyaratan rinci hukum, dan standar akuntansi dalam hal ini, sejauh bahwa tambahan atau, dalam keadaan luar biasa, informasi alternatif harus disediakan. Prinsip bahwa rekening harus memberikan pandangan yang benar dan adil juga telah diadopsi oleh Uni Eropa di dalam Kita arahan akuntansi.
Profesi akuntansi di Inggris telah menikmati sejumlah besar kemerdekaan sejak asosiasi profesional pertama kali dibentuk pada tahun 1850. Akuntansi itu sangat sebuah "disiplin independen" berasal dari kebutuhan usaha perorangan .7 Akuntan yang profesional independen membuat penilaian, baik sebagai akuntan perusahaan atau auditor, pada metode yang sesuai untuk digunakan dalam akun individu. Tradisi ini akuntansi kini telah berevolusi ke keadaan yang jauh lebih diatur sebagai akibat dari kritik tentang fleksibilitas standar akuntansi profesional yang digunakan dalam penyusunan rekening perusahaan serta tekanan pemerintah dan perkembangan di harmonisasi Uni Eropa.
Pada tahun 1970, untuk mencegah intervensi pemerintah dan penciptaan SEC AS-gaya, profesi membentuk organisasi sendiri diri-regulasi, Komite Pengarah Standar Akuntansi (ASSC), yang kemudian berganti nama menjadi Komite Standar Akuntansi (ASC). Tujuan ASC adalah untuk mengembangkan Pernyataan Standar Akuntansi Praktek (SSAPs) dengan penerapan dan penegakan hukum menjadi tanggung jawab dari enam badan profesional yang terlibat. Sebanyak dua puluh lima SSAPs diterbitkan oleh ASC di bawah sistem ini sampai 1990 ketika, setelah kritik yang berkelanjutan efektivitas dalam mengendalikan "akuntansi kreatif," kerangka kerja standar-pengaturan baru didirikan. Sebuah Dewan Standar Akuntansi independen (ASB), mirip dengan FASB di Amerika Serikat, didirikan, dipandu oleh Pelaporan Keuangan Council (FRC), yang mewakili kepentingan konstituen yang luas.
ASB baru ini memiliki kekuasaan untuk mengeluarkan Standar Pelaporan Keuangan (FRSs) atas wewenangnya sendiri. Ada juga sanksi hukum bagi perusahaan yang tidak sesuai dengan FRSs dalam bahwa setiap penyimpangan dari standar akuntansi harus dijelaskan dan dampak keuangan diungkapkan. The FRC Keuangan Pelaporan Review Panel dan Departemen Perdagangan dan Industri juga diberdayakan untuk menyelidiki keluhan tentang penyimpangan dari standar akuntansi yang tidak muncul untuk menghasilkan pandangan yang benar dan adil dan untuk pergi ke pengadilan, jika perlu, untuk meminta sebuah perusahaan untuk merevisi account nya. Para ASB mengakui bahwa persyaratan untuk memberikan pandangan yang benar dan adil dapat membenarkan keberangkatan dari standar akuntansi, tetapi memaksakan sebuah rezim ketat daripada di masa lalu yang konsisten dengan pernyataan bahwa "karena standar akuntansi yang dirumuskan dengan tujuan untuk memastikan bahwa informasi yang dihasilkan dari aplikasi mereka setia merupakan kegiatan komersial yang mendasari, saat para anggota Dewan yang hanya dalam keadaan luar biasa akan berangkat dari persyaratan standar akuntansi yang diperlukan dalam rangka untuk laporan keuangan untuk memberikan pandangan yang benar dan adil "(Pengantar ke Akuntansi Standar, Juni 1993, ayat 18).
The ASB menanggung semua SSAPs masih ada, dan telah menerbitkan tujuh FRSs oleh 1995. Hal ini termasuk FRS 1 pada "Laporan Arus Kas," FRS3 pada "Pelaporan Kinerja Keuangan," yang memperkenalkan pernyataan baru Keuntungan dan Kerugian Total, dan FRSs 6 dan 7, yang memperketat aturan tentang akuntansi untuk merger dan akuisisi.
Prinsip Akuntansi dan Praktek
Di Inggris, seperti di Amerika Serikat, keutamaan tempat diberikan kepada informasi kebutuhan investor. Diharapkan, bagaimanapun, bahwa sebagian besar kebutuhan kelompok-kelompok lain akan sama dengan investor dan dengan demikian akan puas dalam hal apapun. Kebutuhan khusus dari kelompok lain biasanya bertemu secara pribadi atau atas dasar sukarela (misalnya, pernyataan nilai-tambah bagi karyawan).
Laporan Keuangan Inggris Atypical laporan tahunan dan rekening (lihat, misalnya, Inggris Telekomunikasi dalam lampiran untuk bab ini) terdiri dari laporan laba rugi konsolidasi (laba) pernyataan, neraca, dan laporan arus kas. Sebuah laporan tahunan direksi juga diperlukan, yang, biasanya, meliputi review operasi. Berbeda dengan Amerika Serikat, sebuah perusahaan induk neraca juga disediakan dan sering disajikan di samping neraca kelompok. Laporan ini cenderung sangat kental atau, dibandingkan dengan Amerika Serikat, diringkas dengan informasi yang lebih rinci diungkapkan dalam catatan atas akun. Neraca adalah juga biasanya disajikan secara vertikal dan, konsisten dengan persyaratan arahan Uni Eropa, jauh lebih terstruktur dan analitis daripada di Amerika Serikat. Hal ini juga menarik untuk dicatat di sini beberapa perbedaan dalam terminologi dibandingkan dengan Amerika Serikat. Sebagai contoh, Amerika Serikat istilah saham dan persediaan menjadi saham dan saham, masing-masing, dalam konteks Inggris.
Pengukuran Praktek Sedangkan akuntansi biaya historis merupakan dasar tradisional pengukuran, Inggris adalah unik dalam fleksibilitas terhadap penilaian kembali aset. Berbeda dengan Amerika Serikat, Inggris selalu memiliki lebih fleksibel dan kurang "konservatif" pendekatan pengukuran. Dalam prakteknya, kebanyakan perusahaan membuat selisih penilaian kembali sesekali tanah dan bangunan dengan nilai pasar. Tapi tidak ada yang sistematis tentang hal ini, melainkan cenderung dipicu oleh ancaman pengambilalihan atau kebutuhan untuk memperkuat neraca untuk tujuan pembiayaan. Beberapa perusahaan menyediakan informasi biaya tambahan saat ini, dan bahkan ada kasus perusahaan, seperti British Gas, penyajian akun utama mereka berdasarkan nilai saat ini (lihat bab 11). Hal ini dimungkinkan karena aturan penilaian alternatif yang diperkenalkan oleh EU Directive Keempat, yang memungkinkan landasan lainnya dari penilaian yang akan digunakan, seperti biaya saat ini, nilai pasar, atau indeksasi umum, asalkan informasi biaya historis juga disediakan.
Fitur lain yang penting dari praktek Inggris adalah kecenderungan baru-baru ini oleh beberapa perusahaan besar di sektor jasa untuk memasukkan valuasi merek dalam neraca, seharusnya pada perkiraan biaya saat ini tetapi pada dasarnya berasal dari penilaian berdasarkan diharapkan arus kas masa depan atau kelipatan laba. Metode Penyusutan di Inggris sangat mirip dengan Amerika Serikat. Namun, investasi properti (tanah dan bangunan) tidak perlu disusutkan tetapi harus dimasukkan dalam neraca sebesar nilai pasar terbuka mereka. Seperti di Amerika Serikat, penilaian saham (atau persediaan) mengikuti "lebih rendah biaya dan pasar" aturan dengan pasar ditafsirkan nilai realisasi bersih. Biaya persediaan juga ditentukan dengan pertama-in, first-out (FIFO), yang diizinkan untuk keperluan pajak (berbeda dengan LIFO, yang tidak). Juga seperti Amerika Serikat, persentase-metode-selesai, di mana proporsi yang relevan pendapatan diakui, digunakan untuk kontrak jangka panjang.
Berkenaan dengan R & D, SSAP 13 memungkinkan kapitalisasi biaya pengembangan tunduk pada kepuasan kriteria mengenai kelayakan proyek. Sewa di Inggris diperlakukan dengan cara yang sama seperti di Amerika Serikat. Pendekatan untuk pajak tangguhan AlSi. serupa, tetapi preferensi Inggris adalah untuk sebagian, daripada pengobatan, komprehensif, dimana perbedaan waktu hanya diharapkan akan dipulihkan di masa mendatang dicatat.
Praktik Konsolidasi Di Inggris, akuntansi kombinasi bisnis serupa dalam banyak hal dengan Amerika Serikat. Metode pembelian biasanya diikuti, meskipun akuntansi merger atau penyatuan diperlukan dalam keadaan di mana ia dapat dibentuk bahwa ada kepentingan menyatukan asli daripada pembelian satu entitas oleh orang lain. Sedangkan penggunaan metode pembelian di Inggris mirip dengan Amerika Serikat, telah terbuka terhadap apa yang disebut "akuntansi kreatif," khususnya berkenaan dengan perhitungan dan perlakuan goodwill. " Pendekatan goodwill, dalam hal apapun, cukup berbeda dari di Amerika Serikat, dengan perusahaan diizinkan untuk menghapuskan goodwill langsung terhadap cadangan daripada harus memanfaatkan dan amortisasi itu terhadap laba. Ini telah menjadi sumber utama kontroversi baik di Inggris dan di seluruh dunia. Daya tarik ini pengobatan untuk perusahaan Inggris dalam meningkatkan laba yang dilaporkan.
Sehubungan dengan pos luar biasa, pendekatan Inggris sebelum FRS 3 lebih fleksibel daripada di Amerika Serikat, dengan akibat bahwa ada kecenderungan untuk kerugian dari kegiatan dihentikan dan dari penjualan aktiva tetap, serta biaya reorganisasi , harus diklasifikasikan sebagai luar biasa dan "di bawah garis" (yaitu, laba bersih per saham dihitung setelah pajak tetapi sebelum pos luar biasa). FRS 3 telah membawa Inggris sejalan dengan Amerika Serikat dalam laba bersih per saham sekarang harus didasarkan pada Definisi ketat dari pos luar biasa juga berarti bahwa sekarang sesuatu yang langka "bottom line.".
Perlakuan perusahaan terkait di Inggris mirip dengan Amerika Serikat, seperti praktek pelaporan segmental (SSAP 25) dan Penjabaran mata uang asing (SSAP 20). Namun, persyaratan Inggris pada pelaporan segmen agak kurang luas dalam hal isi dan agak lebih fleksibel berkenaan dengan identifikasi segmen dilaporkan. Mengenai penjabaran mata uang asing, standar Inggris juga lebih fleksibel dalam hal itu memungkinkan baik tingkat rata-rata atau penutupan yang akan digunakan untuk item pendapatan dan beban dalam laporan laba rugi, sedangkan di Amerika Serikat hanya rata-rata dapat digunakan.
Nordic AKUNTANSI
Akuntansi di negara-negara Nordik dalam beberapa hal mirip dengan negara-negara Anglo Saxon, tetapi ada beberapa Jermanik penting pengaruh, terutama mengenai pentingnya perpajakan. Kelompok ini mencakup Belanda, Denmark, Swedia, dan Finlandia (semua anggota Uni Eropa) serta Norwegia. Nordic akuntansi cenderung kurang konservatif dan lebih transparan daripada negara-negara Jerman dan Latin, tetapi tidak sebanyak kelompok Anglo-Saxon negara.
BELANDA
Pengaruh Pembangunan Akuntansi
Akuntansi di Belanda adalah serupa dalam banyak cara untuk yang dari Britania Raya dan pendekatan Anglo-Saxon secara keseluruhan. hukum Perusahaan dan profesi akuntansi adalah pengaruh utama, dan meskipun jumlah perusahaan yang terdaftar di bursa saham relatif kecil, ada lebih dari tradisi kepemilikan publik saham dan prospek bisnis internasional daripada di banyak negara lain Eropa kontinental.
Hukum perusahaan di Belanda yang tergabung dalam KUH Perdata, yang didasarkan pada sistem hukum Romawi. Hal ini mirip dengan kebanyakan negara Eropa kontinental kecuali bahwa Hukum Perdata tradisional belum memberikan kerangka rinci. Pemerintah telah memiliki sikap agak laissez-faire untuk hal komersial, seperti Inggris. Namun, pengaruh hukum perusahaan telah berkembang dengan konstan sejak tahun 1970 melalui UU Perhitungan Tahunan Usaha dan pelaksanaan Keempat Uni Eropa dan Ketujuh, pada tahun 1983 dan 1988, masing-masing. Sebelum 1970 ada hampir tidak ada legislasi tentang akuntansi, kesenjangan yang dipenuhi oleh profesi akuntansi berpengaruh Belanda sekarang dikenal sebagai Nederland Royal van Institut akuntan Register (NIVRA).
Meskipun saat ini cukup rinci ketentuan-ketentuan Hukum Perdata, kriteria utama adalah aplikasi dari "prinsip akuntansi yang berlaku umum," yang kurang lebih setara Belanda Inggris "pandangan yang benar dan adil." Pedoman seperti apa yang "diterima"-sebagai lawan dari AS "diterima,"-prinsip yang disediakan oleh Dewan Laporan Tahunan, yang terdiri dari perwakilan pengusaha, pengguna, karyawan, dan profesi akuntansi (NIVRA). Sementara pedoman ini, yang melengkapi dan suplemen hukum seperti standar akuntansi di Inggris lakukan, yang tidak wajib, mereka diikuti oleh sebagian besar perusahaan.
Sebuah fitur baru peraturan di Belanda adalah Perdata ketentuan bahwa pihak yang berkepentingan, termasuk para pemegang saham, karyawan, bekerja dewan, dan serikat buruh mungkin mengeluh ke Kamar Enterprise (Ondernemingskamer) Mahkamah Kehakiman di Amsterdam jika mereka percaya bahwa rekening tidak sesuai dengan hukum. Oleh karena itu, melalui ini berarti hukum perusahaan sedang dilengkapi oleh badan hukum kasus interpretatif. Ini mungkin contoh lain dari kompromi Belanda yang unik antara Eropa kontinental dan tradisi Anglo-Saxon hukum dan budaya.
Prinsip Akuntansi dan Praktek
Belanda terkenal dengan pendekatan ekonomi bisnis untuk akuntansi dan penggunaan nilai-nilai penggantian (atau biaya saat ini). Sementara investor memiliki kebanggaan tempat sebagai pengguna account, kebutuhan informasi dari pengguna lain dan terutama karyawan diakui secara sukarela. Praktek pelaporan sosial telah berdiri sejak tahun 1970-an dan melibatkan pengungkapan terutama tentang kebijakan ketenagakerjaan dan personil di kedua laporan tahunan dan laporan khusus.
Laporan Keuangan Laporan tahunan khas Belanda dan rekening (lihat, sebagai contoh, Philips dalam lampiran untuk bab ini) terdiri dari neraca konsolidasian, laporan laba rugi, dan laporan arus kas serta laporan induk perusahaan keuangan. Format yang digunakan untuk neraca cenderung dua sisi seperti di Amerika Serikat, dan ada beberapa variasi dalam format laporan laba rugi, meskipun umum untuk melihat format vertikal yang digunakan seperti yang di Inggris. Dalam konteks ini, penyajian laporan nilai tambah juga cukup umum.
Pengukuran Praktek Penggunaan nilai pengganti di Belanda tidak wajib tetapi diijinkan oleh Hukum Perdata dan EU Directive Keempat. Sedangkan penggantian informasi nilai sering disediakan sebagai informasi tambahan, perusahaan sangat sedikit menggunakan pendekatan ini dalam rekening utama mereka. Contoh paling terkenal adalah Philips, multinasional besar, yang sampai saat ini menggunakan sistem yang komprehensif akuntansi pengganti nilai dalam rekening utama (lihat bab 11 untuk diskusi yang lebih rinci). Dasar penilaian utama di Belanda masih nilai historis, bagaimanapun, dan pada kenyataannya aset tidak berwujud harus dinilai pada biaya historis terlepas dari dasar penilaian diadopsi untuk account utama. Penyusutan biasanya didasarkan pada pendekatan garis lurus. Ini berlaku untuk semua aktiva kecuali properti di mana bangunan tetapi tidak tanah harus disusutkan. The "terendah antara harga perolehan dan pasar" aturan berlaku untuk persediaan, dengan pasar biasanya ditafsirkan sebagai biaya pengganti saat ini. Sementara FIFO dan metode rata-rata adalah metode yang paling banyak digunakan untuk menentukan biaya, LIFO juga tegas diizinkan. Perlakuan kontrak jangka panjang adalah fleksibel, baik dengan persentase penyelesaian atau metode menyelesaikan kontrak diizinkan.
Sedangkan R & D mungkin pengeluaran yang dikapitalisasi, amortisasi diperlukan, dan, sejauh biaya tersebut belum diamortisasi, cadangan harus diciptakan. Perlakuan perpajakan di Belanda mirip dengan yang di Amerika Serikat dan Inggris dalam aturan perpajakan berbeda dari aturan-aturan akuntansi dalam sejumlah hal, sehingga menimbulkan pajak tangguhan. Belanda sangat berbeda dalam hal ini dari rekan-rekan kontinen Eropa. Praktek di Belanda umumnya mengikuti dasar alokasi penuh, atau komprehensif,, seperti yang digunakan di Amerika Serikat tetapi tidak di Inggris.
Praktek Konsolidasi Sehubungan dengan akuntansi untuk penggabungan usaha, praktek Belanda konsisten dengan metode pembelian yang diperlukan oleh EU Directive Ketujuh, yang memang merupakan norma sebelum pelaksanaan. Ada pendekatan fleksibel untuk goodwill mirip dengan Kerajaan Serikat pada goodwill yang baik dapat segera dihapuskan terhadap cadangan atau diamortisasi selama masa manfaat ekonomis, yang biasanya dianggap tidak lebih dari sepuluh tahun. Kebanyakan perusahaan lebih suka menulis langsung-off metode dalam praktek.
Asosiasi perusahaan diperlakukan secara ekuitas sebagaimana yang diharuskan oleh Uni Eropa Directive Ketujuh. Ada juga digunakan secara luas konsolidasi proporsional untuk perusahaan patungan. Informasi segmen diungkapkan oleh perusahaan-perusahaan Belanda sesuai dengan arahan Uni Eropa (yaitu, terbatas pada analisis penjualan dengan garis-bisnis-dan pasar geografis), tetapi sejumlah perusahaan besar memberikan tambahan pengungkapan sukarela. Penjabaran mata uang asing umumnya mengikuti metode penutupan-rate, namun tidak ada persyaratan dalam KUHPerdata selain untuk mengungkapkan metode yang digunakan. "
SWEDIA
Pengaruh Pembangunan Akuntansi
Sedangkan pengembangan akuntansi di Swedia, seperti di Perancis dan Jerman, telah sangat dipengaruhi oleh persyaratan hukum dan perpajakan, ada juga tradisi di Swedia keterlibatan oleh profesi akuntansi dalam proses penyusunan standar. Pengaruh bursa saham juga penting berkenaan dengan akuntansi dan pengungkapan oleh perusahaan-perusahaan besar. Banyak dari korporasi multinasional dan karena itu terkena tekanan pasar modal internasional. Tetapi berbeda dengan Belanda, pengaruh utama di Swedia telah menjadi negara, yang telah dilakukan, pada umumnya, penggunaan informasi akuntansi untuk tujuan perencanaan ekonomi makro dan pembuatan kebijakan. "Dalam hal ini, sistem pajak Swedia telah digunakan secara agresif untuk mempromosikan tujuan ekonomi makro dan dengan demikian telah mendorong pendekatan yang lebih konservatif untuk pengukuran pendapatan.
Perusahaan akuntansi yang mengatur hukum adalah diwujudkan dalam Companies Act 1975, tahun 1976 Undang-Undang Akuntansi, dan tahun 1981 UU Perhitungan Tahunan dalam Bentuk Tertentu Badan Usaha. Sedangkan Undang-Undang Akuntansi mengharuskan prinsip akuntansi yang berlaku umum diikuti, prinsip-prinsip ini belum didefinisikan. Namun, situasi ini mungkin untuk mengubah agak mengikuti Akuntansi Baru Undang-Undang Tahun 1995, yang mengimplementasikan Instruksi Akuntansi Uni Eropa. Selama bertahun-tahun, hukum telah cenderung untuk menyediakan kerangka kerja daripada persyaratan rinci. Fleksibilitas ini telah memungkinkan profesi akuntansi Swedia, Foreningen Auktoriserade Revisorer (FAR), didirikan pada tahun 1923, untuk memainkan peran berpengaruh dengan membuat rekomendasi mengenai hal-hal akuntansi. Namun, pada tahun 1976, pemerintah membentuk Bokforingsnamnden (BFN), atau Dewan Standar Akuntansi, untuk membuat rekomendasi mengenai hal-hal akuntansi dalam kerangka hukum perusahaan.
Baru-baru ini, pada tahun 1991, sebuah Dewan Akuntansi (Redovisningsradet) didirikan untuk mengambil alih peran penetapan standar dari FAR tapi dalam bentuk tubuh yang merupakan wakil dari konstituen yang lebih luas (yaitu, industri, pemerintah, dan profesi) dan juga independen dari profesi akuntansi, seperti FASB di Amerika Serikat. Bursa mendukung kedua yang baru Dewan Akuntansi dan BFN dan perusahaan, di samping itu, mendorong terdaftar untuk mengungkapkan informasi tambahan tentang kinerja mereka, prospek, tujuan keuangan dan strategi, dan lingkungan bisnis perusahaan. Patut dicatat bahwa rekomendasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi dan Dewan Akuntansi tidak wajib tetapi penasehat dalam konteks hukum perusahaan. Dalam praktiknya, oleh karena itu, pendekatan untuk penetapan standar akuntansi di Swedia tampaknya sangat berorientasi konsensus banyak dan agak fleksibel meskipun pengaruh legalistik dan perpajakan di tempat kerja.
Prinsip Akuntansi dan Praktek
Tradisi akuntansi di Swedia memberikan preferensi untuk kebutuhan informasi dari kreditur, pemerintah, dan otoritas pajak. Namun, situasi ini telah berubah karena keterlibatan perusahaan Swedia tumbuh besar di merger internasional dan akuisisi dan kebutuhan mereka untuk mencari pembiayaan di pasar keuangan internasional. Pasar saham Swedia juga telah tumbuh di penting dan merupakan titik fokus potensial bagi negara-negara Nordik. Perkembangan terakhir menunjukkan munculnya pendekatan dua tingkat untuk pelaporan perusahaan, dengan rekening masing-masing perusahaan disajikan berdasarkan tradisional di kontras ke rekening konsolidasian kelompok besar, yang mungkin lebih terfokus pada kebutuhan informasi pemegang saham dan standar yang berlaku di konteks pasar internasional modal.
Laporan Keuangan Atypical Swedia laporan tahunan dan rekening (lihat, sebagai contoh, Electrolux dalam lampiran untuk bab ini) terdiri dari neraca konsolidasian, laporan laba rugi, pernyataan dana, dan laporan tahunan oleh dewan direksi. Induk perusahaan laporan keuangan juga disediakan. usulan Dewan untuk penggunaan laba yang juga secara terpisah dinyatakan dan tidak dimasukkan dalam rekening seperti halnya di Inggris.
Praktek Pengukuran Harga perolehan adalah dasar diperlukan penilaian, meskipun tambahan data biaya saat ini disediakan oleh beberapa perusahaan besar (misalnya, Astra). Revaluasi juga diperkenankan dalam keadaan luar biasa di mana penilaian adalah "material lebih" dari nilai buku. Dalam prakteknya, ada cenderung menjadi pendekatan konservatif untuk pengukuran yang konsisten sampai batas tertentu dengan, misalnya, Perancis dan Jerman. Penyusutan biasanya dibebankan secara garis lurus. Sehubungan dengan persediaan, "lebih rendah biaya dan pasar" aturan berlaku, dengan pasar ditafsirkan konservatif sebagai biaya pengganti selama ini tidak melebihi nilai realisasi bersih. FIFO adalah metode yang paling banyak digunakan penentuan biaya persediaan. Sedangkan R & D mungkin pengeluaran yang dikapitalisasi, mereka tunduk pada amortisasi selama jangka waktu tidak lebih dari lima tahun. Dalam prakteknya, kebanyakan perusahaan biaya R & D sebagai beban segera.
Perlakuan perpajakan merupakan sumber utama dari perbedaan antara sistem Swedia dan sistem Belanda, Amerika Serikat, dan Inggris. Konsisten dengan pengaruh tradisional perpajakan di rekening, transfer atau alokasi untuk cadangan untaxed dalam bentuk cadangan persediaan, cadangan investasi, cadangan gaji, dan seterusnya diijinkan sampai saat ini, asalkan jumlah tersebut telah dibebankan pada laporan laba rugi. Efek dari ini adalah untuk menghasilkan tindakan yang sangat konservatif laba yang dilaporkan. Namun, item ini tidak perlu lagi dibebankan dalam laporan laba rugi konsolidasian, hanya dalam rekening perusahaan individual. Sebuah sistem pajak yang baru dilaksanakan antara tahun 1989 dan 1991. Daripada alokasi bawah berbagai pos, sebuah perimbangan cadangan pajak baru, yang menawarkan kesempatan umum untuk membangun cadangan, diperkenalkan. Seperti yang telah disebutkan, laporan laba rugi dalam laporan keuangan konsolidasi tidak lagi dipengaruhi oleh cadangan tersebut. Perlakuan cadangan tersebut sekarang terbatas pada neraca konsolidasi, di mana cadangan untaxed dibagi menjadi bagian ekuitas (setelah dikurangi kewajiban pajak tangguhan)-yang dikurangkan dari laba ditahan dan disajikan secara terpisah di bawah ekuitas porsi dan kewajiban (kewajiban pajak tangguhan) disajikan dalam kewajiban jangka panjang. Sementara pendekatan penuh atau komprehensif alokasi perpajakan yang digunakan, ini didasarkan pada tarif pajak yang berlaku (misalnya, metode kewajiban) baru-baru ini diperkenalkan di Amerika Serikat.
Konsolidasi Praktek praktek Akuntansi tentang penggabungan usaha mengikuti metode pembelian dan konsisten dengan Uni Eropa Directive Ketujuh. Seperti di Belanda, telah ada pendekatan yang fleksibel untuk goodwill dalam beberapa tahun terakhir yang memungkinkan untuk menjadi baik segera dihapuskan terhadap cadangan atau diamortisasi selama masa manfaat ekonomi, biasanya diambil menjadi tidak lebih dari sepuluh tahun. Beberapa perusahaan seperti Electrolux, misalnya, menerapkan norma AS empat puluh tahun karena ini adalah praktek yang berlaku di pasar internasional di mana mereka beroperasi. Peraturan baru-baru ini telah diubah, namun, untuk mengharuskan metode amortisasi digunakan secara eksklusif, dengan jangka waktu maksimum yang ditentukan dari dua puluh tahun. Perlakuan perusahaan yang terkait pada dasar ekuitas menjadi lebih populer, terutama di kalangan perusahaan besar seperti Volvo. konsolidasi proporsional, bagaimanapun, tidak biasanya dilakukan.
pengungkapan Segmental sangat penting di Swedia untuk tingkat desegregasi diberikan atas dasar sukarela, baik oleh bidang usaha dan wilayah geografis. Penjabaran mata uang asing umumnya mengikuti metode penutupan-bunga dengan metode temporal digunakan dalam ekonomi yang sangat inflasi, seperti praktek di Amerika Serikat dan Inggris.
AKUNTANSI Jerman
Dalam banyak hal, kelompok Jermanik negara berbeda secara signifikan dari Anglo-Saxon dan kelompok Nordic. Pengaruh hukum perusahaan dan perpajakan adalah hal yang terpenting. Kelompok Jerman mencakup Jerman dan Austria (anggota Uni Eropa) serta Israel dan Swiss. akuntansi Jerman juga memiliki beberapa pengaruh di Prancis, Jepang, dan sejumlah mantan koloni Eropa di Afrika. Jerman akuntansi cenderung relatif konservatif dan rahasia dibandingkan dengan akuntansi Anglo-Saxon.
GERMANY
Pengaruh Pembangunan Akuntansi
hukum Perusahaan tampaknya menjadi pengaruh dominan dalam akuntansi di Jerman "Sistem hukum di Jerman sangat dikodifikasi dan preskriptif karena didasarkan pada sistem hukum Romawi yang bertentangan dengan sistem Anglo-Saxon hukum umum Undang-undang tentang akuntansi di Jerman.. mengubah Kode Komersial (Handelsgesetzbuch) Tradisi keseragaman dalam akuntansi. telah mendominasi Jerman dan telah menyebabkan perkembangan akuntansi yang sama di Perancis. Undang-undang pajak Jerman juga merupakan pengaruh yang kuat apabila perhitungan tahunan membentuk dasar untuk piutang pajak. "Prinsip ini dikenal di Jerman sebagai" Massgeblichkeitsprinzip. "Jadi, setiap tunjangan atau dikurangi diklaim untuk tujuan pajak yang harus dibebankan pada rekening tahunan.
Profesi akuntansi relatif kecil, dan pernyataan profesional memiliki status lebih sedikit daripada mereka, misalnya, di Amerika Serikat, Inggris, dan Belanda. Pasar saham Jerman juga relatif kecil, mencerminkan kenyataan bahwa sumber utama pembiayaan bank bersama dengan kepentingan pemerintah dan keluarga. Mereka perusahaan yang terdaftar cenderung sangat dekat diselenggarakan oleh pihak yang berkepentingan. Namun demikian, pasar saham menjadi lebih penting di Jerman, dan sejumlah MNEs Jerman tercatat di negara Eropa lain walaupun hanya satu perusahaan, Daimler-Benz, terdaftar di Amerika Serikat. Hal ini mempengaruhi perilaku pelaporan perusahaan dan mendorong beberapa pengungkapan sukarela informasi.
Kode Komersial menetapkan persyaratan akuntansi yang rinci yang mengatur perusahaan perseroan terbatas. Ini direvisi oleh Hukum Petunjuk Akuntansi 1985, yang dilaksanakan Uni Eropa Petunjuk Keempat dan Ketujuh. Sementara konsep "pandangan yang benar dan adil" didirikan di arahan Uni Eropa, ini tampaknya telah ditafsirkan untuk tujuan Jerman sebagai persyaratan untuk menyajikan laporan keuangan yang transparan dan dapat diandalkan sesuai dengan ketentuan hukum "Pada prakteknya., Pajak aturan mendominasi keputusan hukum tentang isu-isu akuntansi, dan karenanya pengembangan prinsip akuntansi dalam kerangka hukum dapat ditelusuri ke sumber ini daripada profesi akuntansi, yang terdiri dari Institut der Wirtschaftsprufer di Deutschland (IDW) dan Wirtschaftspruferkammer.
Prinsip Akuntansi dan Praktek
Tradisi akuntansi di Jerman memberikan preferensi untuk kebutuhan informasi dari kreditur dan otoritas pajak. Namun, perusahaan yang terdaftar besar dan terutama MNEs sekarang lebih bertujuan untuk menyajikan laporan perusahaan pemegang saham yang berorientasi.
Laporan Keuangan Laporan tahunan khas Jerman dan account terdiri dari neraca laporan laba rugi konsolidasian dan bersama-sama dengan selembar perusahaan induk neraca dan laporan laba rugi. Laporan ini cenderung sangat rinci, dengan neraca biasanya disajikan dalam format dua sisi. Selain itu, laporan tahunan oleh dewan direksi disediakan. usulan Dewan untuk penggunaan laba yang juga secara terpisah dinyatakan sebagai di Swedia. Meskipun dana atau laporan arus kas tidak diperlukan, mereka disediakan oleh sejumlah perusahaan besar (lihat, sebagai contoh, Daimler-Benz dalam lampiran untuk bab ini).
Praktek Pengukuran Ada pendekatan yang sangat konservatif untuk penilaian di Jerman, dengan harga perolehan diterapkan dengan ketat (misalnya, revaluasi tidak diijinkan). Konsisten dengan penekanan pada kepentingan kreditur, ada juga interpretasi jauh lebih bijaksana dari prinsip-prinsip akuntansi biaya historis daripada di Amerika Serikat atau Inggris. Dalam rangka untuk melindungi kreditur, undang-undang juga mengharuskan perusahaan Jerman untuk membuat cadangan wajib, sama dengan 10 persen dari modal yang ditempatkan, dari alokasi tahunan sebesar 5 persen dari keuntungan sampai ukuran yang dibutuhkan cadangan tercapai. Tingkat Penyusutan ditentukan oleh peraturan pajak, dan metode dipercepat secara luas digunakan. Sehubungan dengan persediaan, "lebih rendah biaya dan pasar" aturan digunakan tapi konservatif diterapkan. Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah harga perolehan, biaya penggantian, dan nilai realisasi bersih atau nilai lain yang diizinkan oleh peraturan pajak. Sedangkan biaya rata-rata ini paling sering digunakan untuk menentukan biaya, FIFO atau LIFO diperbolehkan jika mereka sesuai dengan penggunaan fisik. LIFO juga kini diperbolehkan untuk keperluan pajak. Perlakuan kontrak jangka panjang juga konservatif dibandingkan dengan Amerika Serikat dan Inggris (yaitu, kontrak selesai daripada persentase-metode-penyelesaian digunakan).
R & D pengeluaran harus dihapuskan penghasilan segera, berbeda dengan Britania Raya di mana pengeluaran pembangunan dapat dikapitalisasi dan diamortisasi selama masa manfaat ekonomi. Namun demikian, beban formasi dapat dikapitalisasi, bertentangan dengan praktek Inggris, disusutkan dalam jangka waktu lima tahun. Berbeda dengan Anglo-Saxon dan negara-negara Nordik, pajak tangguhan jarang muncul di Jerman, kecuali dalam laporan keuangan konsolidasi karena Massgeblichkeitsprinzip sudah dimaksud.
Penyisihan kemungkinan kerugian di masa depan atau beban adalah aspek yang sangat penting dari akuntansi di Jerman. Berbeda dengan negara-negara Anglo-Saxon, ada tradisi menggunakan ketentuan yang halus atau mengurangi keuntungan. Pada tahun-tahun yang baik, ketentuan dapat dilakukan terhadap kemungkinan bahwa hasil saat ini tampaknya tidak akan dipertahankan di masa depan, dalam tahun yang buruk, ketentuan ini akan dipanggil. Salah satu alasan untuk pendekatan ini, selain dari konservatisme yang melekat pada akuntansi Jerman, adalah bahwa hukum perusahaan saham gabungan memberikan hak untuk mempertahankan hanya sampai setengah dari mereka melaporkan laba bersih kecuali pemegang saham menyetujui proporsi yang lebih tinggi, keseimbangan yang sedang potensial terhutang sebagai dividen kepada pemegang saham. Mengingat penekanan pada konservasi sumber daya dan pemeliharaan perusahaan, praktik Jerman sehubungan dengan ketentuan ini tidak mengherankan.
Konsolidasi Praktek Akuntansi kombinasi bisnis di Jerman sekarang sangat mirip dengan praktek Anglo-Saxon setelah pelaksanaan Ketujuh Uni Eropa Directive. Namun sampai 1990, ketika undang-undang baru akhirnya diberlakukan, perusahaan publik hanya besar diminta untuk menyajikan laporan keuangan konsolidasi. Namun, anak perusahaan asing tidak harus dikonsolidasikan, juga tidak diizinkan akuntansi ekuitas bagi perusahaan-perusahaan terkait.
Metode pembelian konsolidasi biasanya digunakan di Jerman; penyatuan-kepentingan atau akuntansi penggabungan usaha sangat jarang. Goodwill dapat dihitung baik atas dasar "nilai wajar,: seperti di negara-negara Anglo-Saxon, atau awalnya atas dasar nilai buku, dengan alokasi berikutnya dari biaya pembelian yang dibuat berdasarkan nilai wajar dan setiap sisanya sebesar goodwill. Pilihan ini tampaknya akan mengakibatkan hasil yang sama, tetapi dalam prakteknya metode yang terakhir muncul untuk membatasi kemungkinan bahwa goodwill negatif akan timbul. Ada juga pendekatan fleksibel untuk perlakuan goodwill pada saat konsolidasi, dengan perusahaan diizinkan untuk menghapuskan goodwill langsung terhadap cadangan atau untuk memanfaatkan dan amortisasi, biasanya selama tidak lebih dari lima tahun. Dalam prakteknya, sejumlah perusahaan Jerman besar telah memilih metode menulis langsung-off, seperti di Inggris. Perlakuan ekuitas untuk perusahaan asosiasi tersebut sekarang diperlukan di Jerman. konsolidasi proporsional juga diizinkan untuk perusahaan patungan.
Berkaitan dengan penjabaran mata uang asing, tidak ada persyaratan hukum, dan praktek bervariasi. Sebagian besar perusahaan Jerman mengadopsi pendekatan konservatif dengan perlakuan terhadap debitur, kreditur, dan kewajiban jangka panjang dalam perusahaan perorangan, akun. Kerugian diakui dalam laporan laba rugi, tapi tidak keuntungan. Metode temporal juga yang paling populer di laporan keuangan konsolidasi dalam hal itu cenderung menghasilkan ukuran yang lebih konservatif laba. Hal ini karena tanda deutsche biasanya kuat menghasilkan nilai yang lebih tinggi atas aktiva tetap, dan biaya depresiasi karena itu lebih tinggi, dibandingkan dengan metode penutupan-rate saat ini atau yang diperlukan di Amerika Serikat dan Inggris.
perusahaan Jerman cenderung tertutup tentang keterbukaan informasi mengenai operasi mereka, hal ini dikonfirmasikan oleh kecenderungan mereka untuk tidak melampaui persyaratan minimum arahan Uni Eropa dan hukum Jerman yang berkaitan dengan pelaporan segmental, yaitu, hanya omset penjualan, yang dipisahkan oleh garis bisnis dan pasar geografis.
SWISS
Pengaruh Pembangunan Akuntansi
Kerahasiaan dari Swiss ternama dunia, dan akuntansi Swiss adalah salah satu hari yang paling konservatif dan rahasia di Eropa dan dunia. Seperti di Jerman, Swiss praktik akuntansi didominasi oleh hukum perusahaan dan peraturan pajak yang mengatur profesi akuntansi, yang kecil dan dalam tahap awal menetapkan standar akuntansi "Namun., Berbeda dengan Jerman, persyaratan hukum yang berkaitan dengan akuntansi sangat minim dan memungkinkan penciptaan cadangan rahasia. Selanjutnya, perusahaan hanya tercatat, bank, perusahaan asuransi, dan kereta api diminta untuk file atau menerbitkan rekening tahunan. Namun, ini tidak mengejutkan mengingat bahwa sebagian besar perusahaan kecil dan keluarga yang dimiliki dan dikelola.
Namun demikian, kali berubah, meskipun agak lambat, dan perusahaan Swiss menghadapi meningkatnya persaingan dalam bisnis internasional dan pasar keuangan. Hukum Perusahaan telah direvisi dengan perubahan baru-baru ini disetujui terinspirasi oleh Uni Eropa Petunjuk Keempat dan Ketujuh. Sebuah standar akuntansi dewan juga telah dibentuk untuk membuat akuntansi dan pelaporan rekomendasi untuk perusahaan Swiss. "
Swiss ada Hukum Dagang (Kode Kewajiban) menyediakan prinsip-prinsip umum praktek pembukuan yang harus diikuti oleh semua perusahaan serta aturan lainnya secara khusus pada akuntansi untuk perusahaan terbatas. Namun, aturan-aturan akuntansi sangat konservatif dan fokus terutama pada kepentingan kreditur. Akibatnya, mereka melembagakan praktek cadangan rahasia dengan mengijinkan aset untuk menjadi undervalued. Fitur penting dari hukum adalah kekhawatiran dengan pemeliharaan modal saham secara nominal (yaitu, biaya historis). Dengan demikian, biaya historis membentuk batas atas penilaian, sementara pada saat yang sama tidak ada ditetapkan batas bawah. Selain itu, hanya ada pengungkapan minimal informasi kepada pemegang saham.
Pengakuan bahwa ini adalah sebuah negara tidak memuaskan urusan memunculkan 1983 perusahaan proposal untuk reformasi hukum tetapi dalam filsafat bahwa hukum harus hanya memberikan prinsip-prinsip umum dan bahwa pendekatan liberal untuk pelaporan keuangan harus dipelihara. Mengingat tradisi Swiss sangat kuat demokrasi dan konservatisme bawaan dari Swiss, tidak mengherankan bahwa reformasi yang diusulkan telah begitu lama untuk dilaksanakan. Tujuan dari undang-undang baru, yang disetujui pada tahun 1992, termasuk meningkatkan keterbukaan informasi kepada investor dan memperkuat perlindungan kepentingan pemegang saham. Reformasi spesifik dirancang untuk mencapai hal ini melibatkan mewajibkan semua perusahaan swasta publik dan besar untuk menerbitkan rekening tahunan, peningkatan tata letak rekening tahunan, menggabungkan prinsip akuntansi yang berlaku umum menjadi undang-undang, yang memungkinkan penilaian kembali investasi di tanah dan bangunan, membutuhkan pengungkapan dalam catatan ke rekening, dan, mungkin yang paling penting, membuat penyajian laporan keuangan konsolidasi wajib bagi perusahaan-perusahaan yang terdaftar dan besar. Namun, usulan untuk membatasi pembentukan cadangan rahasia tidak diterima.
Seiring dengan reformasi hukum perusahaan, profesi akuntansi telah memulai pengembangan proses penetapan standar akuntansi, sangat terinspirasi oleh model FASB di Amerika Serikat. Pada tahun 1984, menyusul inisiatif oleh Ikatan Akuntan Swiss, Yayasan Akuntansi dan Pelaporan Rekomendasi didirikan. Yayasan ini membawahi sebuah Dewan Standar Akuntansi independen, dengan keanggotaan berbasis luas yang membuat rekomendasi mengenai akuntansi keuangan dan pelaporan. Rekomendasi ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas akuntansi di Swiss dengan mengelaborasi pada dan melengkapi hukum perusahaan. Akuntansi dan Pelaporan Rekomendasi (ARRs) sejauh ini telah diterbitkan pada sejumlah topik, termasuk, yang paling penting, ARR No 2, (direvisi 1986, 1993) "Laporan Keuangan Konsolidasi".
Prinsip Akuntansi dan Praktek
Banyak seperti Jerman, tradisi akuntansi di Swiss memberikan preferensi untuk kebutuhan informasi dari kreditur dan otoritas pajak. Namun, pentingnya pasar efek Swiss tumbuh, dan banyak perusahaan besar Swiss mencari modal di pasar keuangan internasional. Akibatnya, semakin banyak perusahaan besar yang membuat pengungkapan sukarela luas informasi yang konsisten dengan praktek yang diterima secara internasional.
Laporan Keuangan Laporan tahunan khas Swiss dan rekening terdiri dari selembar induk perusahaan neraca, laporan laba rugi, dan laporan tahunan oleh dewan direksi serta dewan proposal untuk penggunaan laba. Namun, tidak ada resep format tentang tata letak account. Laporan keuangan yang disediakan oleh perusahaan hanya tercatat dan besar (lihat, sebagai contoh, Nestle dalam lampiran untuk bab ini).
Pengukuran Praktek Seperti yang telah kita katakan, biaya historis adalah prinsip dasar penilaian diadopsi di Swiss, dan ini konsisten dengan tradisi akuntansi konservatif nya. Pada saat yang sama, penciptaan cadangan rahasia diizinkan oleh kurang menghargai aset dan meremehkan pendapatan. Praktek ini didorong oleh peraturan pajak karena hanya orang-tuduhan yang dicatat dalam rekening boleh dikurangkan untuk keperluan pajak. Standar tarif penyusutan, pada salah satu garis lurus-atau dasar mengurangi-saldo, untuk properti, perabot dan peralatan kantor, dan pabrik dan mesin yang diresepkan oleh otoritas pajak.
Sementara biaya historis yang diresepkan oleh hukum sebagai penilaian maksimum, revaluasi atas tetap saja diperbolehkan dalam keadaan luar biasa. Dimana laporan keuangan konsolidasi disajikan, kemudian, tentu saja, situasi yang fleksibel dalam bahwa tidak ada peraturan hukum yang rinci berlaku. Dalam hal ini, sejumlah kecil perusahaan Swiss besar seperti Nestle, misalnya, penilaian kembali aset mereka secara teratur berdasarkan biaya saat ini atau dasar penggantian-nilai. Pendekatan ini cenderung untuk meningkatkan kekuatan neraca sambil menghasilkan bahkan tindakan yang lebih konservatif pendapatan dari biaya historis. Sehubungan dengan perlakuan terhadap persediaan, persyaratan Swiss fleksibel dan memungkinkan penciptaan ketentuan umum yang dapat dikurangkan dari pajak. kontrak jangka panjang cenderung diperlakukan secara konservatif dengan laba diakui hanya atas dasar kontrak selesai.
R & D pengeluaran cenderung dibebankan pada saat terjadinya, kapitalisasi, bagaimanapun, adalah mungkin dalam kasus proyek diidentifikasi yang dianggap layak. berwujud lainnya, seperti merek dagang, biasanya tidak dikapitalisasi. Namun, formasi dan biaya organisasi dapat dikapitalisasi dikenakan amortisasi selama jangka waktu maksimum lima tahun.
Praktek Konsolidasi Sehubungan dengan akuntansi untuk penggabungan usaha, laporan keuangan konsolidasi yang diperlukan untuk perusahaan yang terdaftar dan besar. Namun, hukum tidak menetapkan aturan rinci. Dalam prakteknya, rekomendasi No ARR 2 umumnya diikuti. Penekanannya di sini adalah pada saat konsolidasi penuh, keseragaman kebijakan akuntansi kelompok, dan pengungkapan kebijakan yang digunakan, termasuk yang berkaitan dengan kriteria konsolidasi, investasi nonconsolidated, akuntansi untuk usaha patungan, prinsip-prinsip penilaian, penjabaran mata uang asing, perlakuan perusahaan antar keuntungan, dan perubahan ekuitas. Perlakuan goodwill fleksibel, dengan baik segera write-off melawan cadangan atau kapitalisasi dan amortisasi, biasanya selama jangka waktu maksimum lima tahun, dianggap praktek diterima.
Penjabaran mata uang asing adalah bidang lain di mana ada beberapa fleksibilitas tetapi di mana US / UK praktek berpengaruh. Meskipun tidak ada peraturan mengenai pelaporan segmental di Swiss, perusahaan multinasional besar cenderung membuat pengungkapan sukarela penjualan oleh kedua bidang usaha dan wilayah geografis. Berbeda dengan kurangnya peraturan pengungkapan, tingkat pengungkapan sukarela meningkat pesat sebagai respon terhadap tekanan internasional, terutama dari pasar surat berharga dan perkembangan di harmonisasi Uni Eropa. Namun, survei terbaru oleh Asosiasi Swiss untuk Analisis Keuangan dan Manajemen Investasi belum mengungkapkan bahwa hanya 59 persen dari tingkat yang diinginkan informasi yang diungkapkan, rata-rata, oleh perusahaan Swiss.
LATIN AKUNTANSI
Kelompok negara-negara Latin memiliki beberapa kesamaan dengan kelompok Jermanik sejauh pengaruh hukum perusahaan dan perpajakan yang bersangkutan, namun mereka memiliki rasa yang unik dalam banyak hal. Kelompok Latin dapat dibagi ke dalam kelompok yang lebih maju, yang meliputi Argentina, Belgia, Brasil, Perancis, Portugal, Spanyol, dan Italia, dan kelompok yang kurang berkembang, yang mencakup negara-negara seperti Cile, Kolombia, Meksiko, Peru, dan Uruguay. pengaruh kolonial yang Perancis dan Belgia, di satu sisi, dan Spanyol dan Portugal, di sisi lain, juga terlihat di sejumlah Afrika (misalnya, Zaire, Senegal) dan Amerika Selatan (misalnya, Argentina, Brasil, Meksiko, Peru ) negara, masing-masing. akuntansi Latin cenderung relatif lebih konservatif dan rahasia dibandingkan dengan negara-negara Anglo-Saxon.
FRANCE
Pengaruh Pembangunan Akuntansi
Seperti di negara-negara Jerman, hukum perusahaan tampaknya menjadi pengaruh dominan dalam akuntansi di Perancis "Hukum-hukum yang berkaitan dengan akuntansi dapat ditelusuri kembali ke de Kode asli Perdagangan awal tahun 1800.. Hukum Perancis mencerminkan posisi klasik, berasal dari Revolusi Perancis dan Kode Napoleon, yang terlibat dalam perdagangan menciptakan kewajiban untuk menjaga rekening dan menyiapkan laporan keuangan Terkait dengan hal ini. penekanan unik Perancis pada keseragaman dan aplikasi melalui kode nasional standar akuntansi, komtabel Rencana Umum.
Kode ini, yang didasarkan pada ide-ide Jerman dan dikembangkan selama pendudukan Jerman 1940-1945, pertama kali dilaksanakan pada tahun 1947. Tujuan, yang masih merupakan tujuan mendasar, adalah untuk mempromosikan lebih efektif perencanaan ekonomi nasional. Kode adalah tanggung jawab Conseil Nationale de la Comptabilite, Prancis Nasional Akuntansi Council (dengan keanggotaan berbasis luas), dan dilaksanakan melalui hukum perusahaan. Isi Rencana Umum komtabel sangat luas dan mencakup Chart rinci tentang Account, dengan numerik coding untuk semua akun, aturan-aturan yang berkaitan dengan pengukuran penilaian dan keuntungan, model untuk penyajian laporan keuangan, persyaratan konsolidasi, dan sebagainya. Pengaruh kode adalah semua meresap dan mempromosikan pendekatan yang lebih legalistik dengan akuntansi daripada pendekatan Anglo-Saxon lebih menghakimi. Undang-undang baru akuntansi, lulus pada tahun 1983, mengimplementasikan versi (1982) revisi Rencana Umum komtabel, yang dibuat sebagai tanggapan terhadap Uni Eropa Directive Keempat. Selanjutnya undang-undang disahkan pada tahun 1985 dan 1986 untuk melaksanakan Uni Eropa Directive Ketujuh pada laporan keuangan konsolidasi.
Selain dari hukum perusahaan dan Rencana komtabel Umum, perpajakan pengaruh yang besar pada akuntansi Perancis. Hukum pajak cenderung untuk mengesampingkan aturan-aturan akuntansi apabila biaya dapat dikurangkan untuk tujuan pajak yang harus dicatat dalam buku jika manfaat pajak yang akan diklaim. Namun, di bawah komtabel 1982 Rencana Umum, aturan izin pembedaan harus dibuat antara penyusutan ekonomi dan penyusutan luar biasa, yang terakhir merupakan kelebihan dikurangkan dari pajak atas penyusutan ekonomi.
Profesi akuntansi di Perancis relatif kecil dan tidak memiliki status mitra di negara-negara Anglo-Saxon. Menariknya, peran akuntan publik dan audit dilakukan oleh lembaga yang terpisah ditetapkan oleh hukum (yaitu, Ordre des Ahli Comptables et des Comptables Sepakati (OECCA) dan Compagnie Nationale des Commissaires aux Comptes (CNCC).
Pasar saham juga relatif kecil di Prancis, seperti di Jerman, yang mencerminkan fakta bahwa sumber utama pembiayaan bank, pemerintah, dan kepentingan keluarga. Namun, lebih menekankan pada kepentingan investor telah diberikan dalam beberapa tahun terakhir setelah perusahaan pada tahun 1967 Komisi des Operations de Bourse (, COB). Ini adalah setara Perancis US SEC, namun dalam prakteknya telah mempromosikan perkembangan dalam pelaporan keuangan, seperti konsolidasi dan pengungkapan, dengan mencari kerja sama dari perusahaan daripada melalui menegakkan peraturan.
Prinsip Akuntansi dan Praktek
Tradisi akuntansi di Perancis memberikan preferensi untuk kebutuhan informasi dari kreditur dan otoritas pajak, seperti di Jerman. Penekanan ini berubah, bagaimanapun, setidaknya sampai batas tertentu, sehubungan dengan perusahaan yang terdaftar besar dan terutama MNEs. tekanan pasar internasional sepertinya akan mendorong pendekatan yang berorientasi pemegang saham lebih banyak, terutama berkenaan dengan laporan keuangan konsolidasi.
Laporan Keuangan Laporan tahunan khas Perancis dan rekening (lihat, sebagai contoh, Club Mediterranee dalam lampiran untuk bab ini) terdiri dari neraca konsolidasian, laporan laba rugi, dan dana atau laporan arus kas bersama-sama dengan laporan perusahaan induk. Namun, perusahaan besar cenderung untuk menyajikan laporan terpisah dalam laporan khusus. Laporan tahunan oleh dewan direksi juga disediakan, sering dalam dokumen terpisah dari rekening tahunan. Seperti di Jerman, usulan dewan untuk penggunaan laba secara terpisah dinyatakan dan tidak dimasukkan dalam akun.
Praktek Pengukuran Pendekatan Prancis ke penilaian yang sangat konservatif, mirip dengan tetapi tidak cukup sebagai ekstrem seperti Jerman. Harga perolehan adalah dasar yang diperlukan, meskipun semua aset jangka panjang harus dinilai kembali pada tahun 1978 pemerintah menggunakan indeks. Dalam rangka untuk melindungi kreditur, cadangan hukum juga harus diciptakan, sama dengan 10 persen dari modal yang ditempatkan, dari alokasi tahunan sebesar 5 persen dari keuntungan, sampai ukuran yang dibutuhkan cadangan tercapai. Tingkat Penyusutan ditentukan oleh otoritas pajak, dan metode dipercepat secara luas digunakan. The "terendah antara harga perolehan dan pasar" aturan digunakan untuk persediaan di Perancis, tetapi biaya harus dihitung dengan menggunakan metode FIFO atau rata-rata tertimbang. LIFO tidak diperbolehkan, namun ketentuan pengurangan pajak untuk kenaikan harga persediaan diijinkan. kontrak jangka panjang biasanya dirawat konservatif (yaitu, pada kontrak selesai daripada dasar persentase-of-completion).
Sehubungan dengan pengeluaran R & D, pengeluaran pembangunan dapat dikapitalisasi, sesuai dengan kondisi tertentu mengenai kelayakan proyek, dan diamortisasi selama tidak lebih dari lima tahun. Beban Formasi mungkin juga dikapitalisasi dikenakan amortisasi, sekali lagi dalam jangka waktu lima tahun.
Seperti di Jerman, ketentuan merupakan cara penting untuk perataan atau mengurangi keuntungan. Ini biasanya disebut sebagai ketentuan untuk risiko umum atau kontinjensi, tetapi mereka juga mencakup ketentuan-ketentuan tax-deductible khusus. Dalam laporan keuangan konsolidasi, bagaimanapun, ketentuan pajak berbasis dikoreksi untuk tujuan presentasi. Sementara pajak tangguhan umumnya tidak muncul di Prancis, setidaknya berkenaan dengan rekening perusahaan individual, terlihat dalam konteks laporan keuangan konsolidasi di mana penyesuaian yang dibuat dari penilaian pajak berbasis di rekening perusahaan individu dan mana mungkin ada pajak tangguhan berkaitan dengan anak perusahaan asing.
Konsolidasi Praktek Akuntansi penggabungan usaha di Prancis sekarang konsisten dengan Uni Eropa Ketujuh Directive dan praktek Anglo-Saxon mengikuti hukum akuntansi tahun 1985 dan 1986. Tetapi perusahaan-perusahaan yang terdaftar paling Perancis tidak menyiapkan laporan keuangan konsolidasi sampai saat itu meski tekanan lanjutan dari COB. Menariknya, undang-undang baru pada konsolidasi unik bahwa kelompok-kelompok sekarang diijinkan untuk berangkat dari sejumlah prinsip akuntansi tradisional Prancis, meskipun hanya dalam laporan keuangan konsolidasi mereka. Rupanya, tekanan pasar internasional pada MNEs Prancis seperti bahwa konsistensi yang lebih besar dengan prinsip Anglo Saxon dipandang diinginkan. Jadi, semacam laporan dua-tier telah muncul-konsolidasi rekening, yang lebih saham berorientasi pasar dan investor, versus rekening perusahaan individual, yang lebih kreditur dan berorientasi perpajakan. "
Di bawah rezim ini, penggunaan nilai-nilai penggantian dan penyesuaian daya beli umum diizinkan. Pasar revaluasi sehubungan dengan aset tetap dan investasi juga diperkenankan. LIFO dapat digunakan untuk menentukan biaya persediaan. Bunga Pinjaman ini dapat dikapitalisasi sebagai mungkin sewa. Selanjutnya, rugi selisih kurs mata uang dan kerugian piutang dan hutang yang dapat diambil ke laporan laba rugi daripada neraca. Sebuah titik akhir di sini adalah bahwa nilai pajak yang berbasis di rekening harus "dikoreksi," daripada diungkapkan, untuk tujuan konsolidasi. Sehubungan dengan metode konsolidasi, metode pembelian biasanya digunakan. Penyatuan kepentingan jarang ditemukan dalam praktek. Seperti di Jerman, goodwill dihitung baik atas dasar "nilai wajar" atau awalnya atas dasar nilai buku dengan alokasi berikutnya biaya berdasarkan nilai wajar. Goodwill harus dikapitalisasi dan diamortisasi selama yang berguna hidup-biasanya sampai maksimum empat puluh tahun. Perlakuan ekuitas untuk perusahaan asosiasi tersebut sekarang diperlukan di Perancis. Selanjutnya, konsolidasi proporsional adalah wajib bagi perusahaan patungan.
Tidak ada persyaratan hukum yang mengatur penjabaran mata uang asing. Dalam prakteknya, keuntungan dan kerugian atas piutang mata uang asing dan hutang cenderung dibawa ke laporan laba rugi. Metode tarif saat ini juga yang paling populer untuk laporan keuangan konsolidasi, seperti di Amerika Serikat dan Inggris.
Mengenai pelaporan segmental, perusahaan Prancis cenderung tertutup tentang operasi mereka, sangat mirip dengan Jerman, dan dengan demikian sesuai dengan persyaratan UE minimum adalah norma, yaitu, hanya omset penjualan, yang dipisahkan oleh bidang usaha dan pasar geografis. Namun, sejumlah MNEs utama melampaui baik ini untuk membandingkan dengan praktek Anglo-Saxon.
ITALY
Pengaruh Pembangunan Akuntansi
Di Italia, pengaruh hukum perusahaan (KUHPerdata) dan peraturan perpajakan pada akuntansi yang sama dengan yang di sejumlah negara-negara Eropa kontinental dan terutama Perancis, Belgia, dan Spanyol. akuntansi Italia dalam praktek dalam banyak hal sebanding dengan negara tetangga Eropa walaupun fakta bahwa arahan Uni Eropa Keempat dan Ketujuh hanya diimplementasikan, agak terlambat, pada tahun 1991. Hal ini terutama berlaku untuk perusahaan yang tercatat, yang memiliki tambahan peraturan hukum dan bursa saham. Selain itu, sejumlah MNEs utama membuat pengungkapan sukarela informasi sebagai respon terhadap tekanan pasar modal internasional.
Sedangkan asal dari pembukuan double-entry dapat ditelusuri ke Italia pada abad ketiga belas, pengajuan rekening tahunan oleh perseroan terbatas yang telah diwajibkan oleh hukum hanya sejak 1882. Setelah perubahan Kode Sipil tahun 1942 dan 1974, rezim semakin ketat diberlakukan, yang pada tahun 1991 telah diupdate oleh pelaksanaan Uni Eropa.
Mengingat bahwa akun tersebut adalah digunakan sebagai dasar bagi perpajakan, seperti di sebagian besar negara Eropa kontinental, telah terjadi tradisi konservatisme untuk meminimalkan jumlah laba fiskal dan distribusi kepada para pemegang saham .11 Hal ini juga tidak biasa bagi perusahaan Italia untuk menyajikan set berbeda akun untuk manajemen, otoritas perpajakan, dan pemegang saham, tetapi ruang lingkup ini telah berkurang dalam beberapa tahun terakhir. Dalam hal ini, perusahaan tercatat telah tunduk kepada peraturan tambahan terutama oleh Commissione Nazionale per le Masyarakat e la Borsa (CONSOB), yang kurang lebih sama dengan US SEC. Ini CONSOB didirikan pada tahun 1974 dan telah bertanggung jawab untuk sejumlah perkembangan penting termasuk persyaratan bahwa, di samping audit wajib, perusahaan tercatat memiliki audit lebih luas oleh perusahaan audit disetujui. Para CONSOB juga memiliki wewenang untuk meminta pengajuan laporan keuangan konsolidasi oleh kelompok perusahaan, tetapi dalam prakteknya perusahaan telah mendorong lebih dari yang dibutuhkan untuk melakukannya.
Pelaksanaan Uni Eropa Keempat dan Ketujuh telah membawa perubahan penekanan dalam rekening Italia dengan memperkenalkan konsep pandangan yang benar dan adil dan persyaratan laporan keuangan konsolidasi yang akan disajikan. Italia telah lambat untuk mengadopsi arahan Uni Eropa karena kepentingan pengguna eksternal rekening dan perlindungan pemegang saham belum dianggap penting sebagai kebutuhan untuk mendukung dan mengembangkan kepentingan keluarga besar atau perusahaan industri milik negara. Ini telah diperkuat oleh warisan hukum dari abad kesembilan belas, yang cenderung, seperti Swiss, untuk melindungi hak perusahaan untuk menyimpan rahasia bisnis mereka dari pesaing dan pihak luar, termasuk sampai pemegang saham baru-baru ini eksternal.
Badan akuntansi profesional di Italia, Consiglio Nazionale dei Dottori Commercialisti dan Nazionali Consiglio dei Ragioneri, pada dasarnya penasihat. Ada tubuh bersama bahwa isu-isu rekomendasi mengenai prinsip akuntansi dan ini termasuk Nomor Prinsip 8 pada laporan keuangan konsolidasi, yang diterbitkan pada tahun 1983. Badan akuntansi telah merekomendasikan penggunaan standar IASC untuk hal-hal yang tidak dicakup oleh mereka. Perlu juga dicatat bahwa CONSOB telah merekomendasikan bahwa perusahaan yang terdaftar mengadopsi laporan profesi tentang prinsip akuntansi.
Prinsip Akuntansi dan Praktek
Seperti di Perancis, kepentingan pemerintah dan otoritas perpajakan lebih diutamakan daripada orang-orang dari pemegang saham, meskipun saldo yang ada sekarang berubah agak sebagai perusahaan Italia besar menjadi lebih terlibat dalam pasar keuangan internasional.
Laporan Keuangan Laporan tahunan khas Italia dan account terdiri dari neraca konsolidasian, laporan laba rugi, dan laporan tahunan direksi. Laporan keuangan cenderung sangat rinci dan dalam entri ganda tradisional atau format dua sisi (lihat, sebagai contoh, Fiat dalam lampiran untuk bab ini). Laporan Dana juga biasanya disediakan oleh perusahaan yang terdaftar.
Praktek Pengukuran Harga perolehan adalah prinsip dasar penilaian yang diadopsi oleh Hukum Perdata tetapi, seperti di Perancis, suatu sistem penilaian kembali moneter diperkenalkan oleh undang yang disahkan pada tahun 1975 dan 1983 dimana kategori tertentu aktiva tetap dan investasi bisa dinilai kembali dengan menggunakan indeks ditentukan. cadangan penilaian kembali bahwa muncul harus ditampilkan secara terpisah dalam neraca dan dapat digunakan untuk menambah modal saham atau menutup kerugian. Penyusutan biasanya dibebankan secara sistematis sesuai dengan tingkat yang diizinkan oleh otoritas perpajakan. Sehubungan dengan persediaan, "lebih rendah biaya dan pasar" aturan berlaku tetapi pasar didefinisikan sebagai nilai realisasi bersih. Biaya biasanya dihitung secara LIFO karena ini diperbolehkan untuk tujuan pajak. Juga untuk alasan pajak, metode kontrak selesai lebih disukai untuk kontrak jangka panjang daripada memperhitungkan laba yang tersedia pada persentase-basis-selesai.
R & D pengeluaran biasanya dibebankan langsung, tetapi biaya pembangunan dapat dikapitalisasi dan diamortisasi selama jangka waktu maksimum lima tahun. Paten dan merek dagang harus dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, bagaimanapun, dan diamortisasi selama masa manfaat ekonomis mereka tetapi tidak melebihi jangka waktu lima tahun.
Praktek Konsolidasi Sehubungan dengan akuntansi untuk penggabungan usaha, laporan keuangan konsolidasi sekarang wajib mengikuti pelaksanaan baru-baru ini Ketujuh EU Directive. Asosiasi perusahaan harus diperlakukan dengan metode ekuitas, dan konsolidasi proporsional diizinkan bagi perusahaan patungan. Ada juga pendekatan fleksibel untuk perlakuan goodwill pada saat konsolidasi, yang dapat segera dihapuskan terhadap cadangan atau dikapitalisasi dan diamortisasi, biasanya selama lima tahun. Tidak ada aturan di Italia mengatur penjabaran mata uang asing. Namun, sehubungan dengan pelaporan segmental, arahan Uni Eropa telah memperkenalkan persyaratan untuk mengungkapkan analisis penjualan menurut lini usaha dan area geografis. Dalam prakteknya, beberapa perusahaan multinasional Italia utama sudah melampaui ini mencakup analisis laba, biasanya dengan bidang usaha.
BRASIL
Pengaruh Pembangunan Akuntansi
Seperti di negara-negara Latin lain, pengaruh pemerintah, hukum perusahaan, dan peraturan perpajakan pada akuntansi penting mendasar. Dalam hal ini, warisan budaya Brasil penjajahan Portugis merupakan faktor yang mendasari signifikan. Sedangkan kode komersial dasar didirikan pada tahun 1850, hukum perusahaan tahun 1976, berisi persyaratan dasar yang mengatur penyusunan laporan keuangan dan pengungkapan perusahaan publik "Selain itu., Yang Commissao de Valores Mobiliarios (CVM), Efek Exchange Commission, menetapkan standar akuntansi perusahaan publik. Sementara pasar saham relatif kecil untuk orang-orang di Amerika Serikat dan Inggris, adalah salah satu pasar utama di Amerika Latin dan semakin penting.
Profesi akuntansi di Brasil yang tidak juga dikembangkan sebagai di negara-negara AngloSaxon, tetapi lembaga untuk akuntan Brazil, Instituto Brasileiro de Contadores (IBRACON), dan Conselho Federal de Contabilidade, atau Dewan Federal Akuntansi, standar akuntansi isu yang membentuk berdasarkan prinsip akuntansi yang berlaku umum. Jika standar tersebut disetujui oleh CVM, mereka menjadi wajib bagi perusahaan yang terdaftar, dan secara umum tampak bahwa CVM cenderung mengandalkan profesi akuntansi untuk mengembangkan standar akuntansi.
Prinsip Akuntansi dan Praktek
Seperti di Prancis dan Italia, tradisi akuntansi di Brazil memberikan preferensi untuk kebutuhan informasi dari kreditur dan otoritas pajak. Sedangkan minat investor domestik dan asing di perusahaan Brazil yang terdaftar di bursa saham telah berkembang, ini masih signifikansi kecil sejauh sikap untuk akuntansi dan pengungkapan yang bersangkutan.
Laporan Keuangan Laporan tahunan khas Brasil dan rekening (lihat, sebagai contoh, Petrobras dalam lampiran untuk bab ini) terdiri dari neraca konsolidasian, laporan laba rugi, dan pernyataan dana. Laporan tahunan oleh dewan direksi juga disediakan.
Pengukuran Praktek Sementara biaya historis adalah dasar diperlukan penilaian, tingginya tingkat Brasil inflasi yang telah menyebabkan beberapa modifikasi untuk mengizinkan revaluasi aset, di satu sisi, dan untuk meminta indeksasi umum dari rekening tersebut untuk inflasi, di sisi lain (lihat bab 11, tentang akuntansi untuk perubahan harga dan inflasi internasional, untuk lebih rinci). tarif penyusutan yang digunakan umumnya tingkat standar yang ditetapkan oleh otoritas pajak.
Metode garis lurus ini paling sering digunakan. Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang "lebih rendah biaya dan pasar," dengan nilai pasar diartikan sebagai biaya penggantian yang tidak melebihi nilai realisasi bersih. Biaya harus dihitung dengan menggunakan metode FIFO atau rata-rata tertimbang, LIFO tidak diterima oleh otoritas pajak. kontrak jangka panjang biasanya dicatat dengan menggunakan persentase-metode-selesai. R & D mungkin pengeluaran yang dikapitalisasi disusutkan selama masa manfaat masa depan yang diharapkan. Biaya bunga juga dapat dikapitalisasi. Pajak tangguhan diakui dalam kasus perbedaan waktu, dan metode kewajiban yang digunakan pada dasar ketentuan penuh, mirip dengan Amerika Serikat.
Konsolidasi Praktek Akuntansi kombinasi bisnis secara luas konsisten dengan praktek Prancis dan Italia. Tercatat perusahaan harus menyiapkan laporan keuangan konsolidasi tunduk untuk memiliki persen mereka lebih dari 30 dari nilai bersih mereka diwakili oleh investasi pada anak perusahaan. Metode pembelian konsolidasi biasanya harus digunakan. Goodwill harus dikapitalisasi dan diamortisasi selama masa manfaat ekonomi. The write-off langsung goodwill terhadap cadangan tidak diijinkan. perusahaan asosiasi dicatat dengan metode ekuitas.
Tidak ada persyaratan di Brasil mengatur penjabaran mata uang asing, tetapi metode tarif saat ini, mirip dengan Amerika Serikat dan Inggris, secara luas digunakan.
Seperti di Italia, perusahaan Brasil cenderung rahasia. Keterbukaan informasi untuk beberapa item kunci tidak diperlukan dan terbatas dalam praktek, misalnya, R & D pengeluaran dan informasi segmental oleh lini bisnis dan pasar geografis.
ASIAN AKUNTANSI
Kelompok negara-negara Asia memiliki budaya yang sangat berbeda dari Anglo Saxon, Nordic, Jerman, dan pengelompokan Latin. Namun, sejauh akuntansi yang bersangkutan banyak memiliki sejarah kolonial, seperti Indonesia (Belanda), India, Pakistan, Hong Kong, Singapura, dan Malaysia (Inggris), dan Filipina (Spanyol / Amerika Serikat). Cina telah dipengaruhi oleh ide-ide Barat dan keseragaman sosialis Uni Soviet. Bahkan di Jepang, dengan budaya yang unik, ternyata kedua Jerman dan pengaruh AS telah penting dalam membangun tradisi akuntansi Jepang. akuntansi Asia cenderung relatif lebih konservatif dan rahasia dibandingkan dengan negara-negara Anglo-Saxon.
CHINA
Pengaruh Pembangunan Akuntansi
Republik Rakyat Cina (RRC) adalah sebuah negara komunis dan maka pemerintah, melalui undang-undang disahkan oleh Kongres Rakyat Nasional, adalah pengaruh besar dalam akuntansi dan audit. Sedangkan sejarah akuntansi di Cina dapat ditelusuri kembali dua ribu tahun atau lebih, itu hanya di awal 1900-an yang double-entry pembukuan diperkenalkan. Pada tahun 1940-an, sistem akuntansi yang berorientasi Barat didirikan pada perusahaan besar, dan mengajar di universitas-universitas semakin dipengaruhi oleh ide-ide dari Inggris dan Amerika Serikat. Namun, berdirinya RRC pada tahun 1949 menyebabkan perubahan dramatis dari pendekatan dengan pengenalan akuntansi Uni Soviet-gaya dan penekanan pada keseragaman dan kontrol terpusat untuk tujuan perencanaan nasional. Tapi sejak tahun 1978, pendekatan ini telah semakin dimodifikasi berikut baru Cina kebijakan "membuka pintu" ke dunia luar dan program ambisius untuk modernisasi "Sekali lagi., Ide dan informasi dari negara-negara Barat dan bahkan di seluruh dunia yang berusaha untuk membantu Cina mempromosikan konsep ekonomi pasar sosialis berdasarkan kepemilikan publik dan perencanaan pusat, tetapi dengan pasar sekarang memainkan peran yang semakin penting.
Dengan reformasi ekonomi dan bergerak ke ekonomi pasar yang lebih berorientasi datang serangkaian reformasi akuntansi. Hukum Akuntansi dari Republik Rakyat Cina, yang diadopsi tahun 1985 dan direvisi pada tahun 1993, didirikan prinsip umum tentang sifat dan peran akuntansi dan diberdayakan Departemen Keuangan (Depkeu) untuk mengeluarkan standar akuntansi (berlaku untuk semua perusahaan) dan peraturan akuntansi (berlaku untuk industri tertentu atau jenis usaha). Kekuatan dari Departemen Keuangan ditegaskan dalam UU Perusahaan baru dari Republik Rakyat Cina yang mengatur perseroan terbatas, lulus pada tahun 1993 dan efektif 1 Juli 1994. Sementara peraturan perusahaan patungan, misalnya, telah diterbitkan oleh Depkeu mengikuti Akuntansi 1985 Hukum, pada tahun 1992 ada revisi komprehensif peraturan ini dengan pengenalan Peraturan Akuntansi baru dari Republik Rakyat Cina Luar Usaha Investasi. Sebuah undang-undang baru tentang Akuntansi Peraturan Share Usaha juga diperkenalkan. Kemudian pada tahun 1992, tahap berikutnya reformasi ditandai dengan diberlakukannya Standar Akuntansi untuk Usaha, yang pertama akan dikeluarkan oleh Departemen Keuangan.
Standar akuntansi baru yang diterbitkan oleh Depkeu, efektif tanggal 1 Juli 1993, merupakan perubahan besar pendekatan dalam akuntansi Cina dalam semua perusahaan sekarang harus mematuhi seperangkat prinsip akuntansi yang terpadu "ini dapat dibandingkan dengan. Yang panjang berdiri pendekatan yang diambil dalam peraturan akuntansi, yang diarahkan untuk tipe tertentu kepemilikan atau industri Pada waktunya itu. diharapkan bahwa serangkaian standar akuntansi akan menyusul peraturan akuntansi yang berlaku. Sementara itu, standar akuntansi yang baik dan peraturan akuntansi yang wajib , meskipun yang terakhir telah telah direvisi sebagai pengaturan transisi untuk mematuhi prinsip yang ditetapkan dalam standar akuntansi yang pertama.
Namun, yang paling penting adalah isi dari standar akuntansi yang baru. Ini merupakan era baru dalam bidang akuntansi Cina, yang didasarkan pada pendekatan yang berorientasi pasar Barat daripada gaya lama Uni Soviet. Dana akuntansi, berdasarkan kesetaraan sumber dana dengan aplikasi dana, telah dihapuskan dan digantikan oleh persamaan akuntansi, dimana aktiva sebesar kewajiban ditambah modal atau ekuitas pemilik. Dalam membuat perubahan ini, kepentingan kelompok yang lebih luas dari pengguna di luar pemerintah telah diakui, yaitu investor, kreditur, dan manajemen perusahaan. Informasi akuntansi sekarang tidak hanya harus memenuhi persyaratan pengendalian makroekonomi nasional. Sehingga posisi keuangan suatu perusahaan dan hasil usaha dapat dipahami dan praktek keuangan dan administrasi diperkuat (pasal 11), informasi akuntansi juga sekarang harus memenuhi kebutuhan pengguna eksternal dan manajemen. Standar Akuntansi mencakup asumsi dasar akuntansi, misalnya, kelangsungan, serta prinsip-prinsip umum pengukuran, misalnya, basis akrual, pencocokan, kehati-hatian, konsistensi, dan sebagainya. Selain itu, beberapa persyaratan khusus termasuk tentang definisi, pengukuran, dan penyajian aset, kewajiban, dan ekuitas pemilik.
Sementara pemerintah, melalui Departemen Keuangan dan lembaga resmi akuntansinya, Departemen Administrasi Urusan Akuntansi (DAAA), telah menentukan dalam mereformasi akuntansi, adalah wajar untuk mengatakan bahwa akuntansi organisasi, khususnya Masyarakat Akuntansi Cina, badan swasta bahwa penelitian memupuk teori akuntansi, praktek, dan pendidikan, telah memainkan peran penasehat penting. Masyarakat, didirikan pada tahun 1980, mendirikan kelompok riset pada tahun 1987 teori akuntansi dan standar dengan mayoritas anggotanya terdiri dari profesor universitas. Kegiatan kelompok ini didukung oleh DAAA dan laporan penelitian kelompok, Rekomendasi Standar Akuntansi, tampaknya telah memberikan masukan yang signifikan terhadap perkembangan standar akuntansi yang baru. Hal ini tampaknya juga kemungkinan bahwa DAAA akan bekerja sama dengan masyarakat untuk mengembangkan standar masa depan.
Sehubungan dengan sisi berlatih profesi, fungsi audit, yang telah dihapuskan setelah berdirinya RRC, adalah kembali hanya pada tahun 1983 dengan pembentukan pemerintah Audit Administrasi. Demikian pula, Cina Institut Akuntan Publik telah dibangun kembali oleh pemerintah hanya pada tahun 1988. Dengan laju reformasi akuntansi saat ini ada kekurangan serius akuntan yang akrab dengan substansi persyaratan baru dan mampu mengelola proses implementasi. Dari staf tujuh juta akuntansi saat ini bekerja di Cina, hanya sekitar tiga puluh ribu memiliki pengalaman dalam usaha patungan, perusahaan swasta, perusahaan asing, atau perusahaan BPA. Namun, diperkirakan bahwa sekitar tiga ratus ribu profesional akuntan yang berkualitas akan dibutuhkan oleh tahun 2000 jika kebutuhan akuntansi China harus memadai dilayani.
Prinsip Akuntansi dan Praktek
Seperti yang telah kita mencatat, suatu pergeseran besar dari penekanan ini berlangsung di Cina dari fokus utama pada kebutuhan informasi dari pemerintah, yaitu, melibatkan perencanaan nasional dan perpajakan, untuk pandangan yang lebih luas kebutuhan pengguna yang meliputi para investor, kreditur, dan manajemen perusahaan. Pendekatan pembuatan keputusan yang lebih berorientasi mikro demikian didorong yang mempertahankan ukuran makroekonomi-balance kontrol sulit untuk menyerang diberikan tradisi China keseragaman dan peraturan rinci. Selain itu, tradisi ini tampaknya konsisten dengan nilai-nilai budaya Cina didirikan dan maka akan sulit untuk berubah. "
Laporan Keuangan Standar akuntansi baru mensyaratkan penyajian neraca, laporan laba rugi, dan pernyataan dana bersama dengan laporan keuangan konsolidasian mana yang berlaku. format Seragam diresepkan oleh Depkeu. Satu set laporan keuangan model maupun yang Brewery yang Tsingtao (baru-baru ini tercatat di Bursa Efek Hong Kong) akan ditampilkan dalam lampiran bab ini, yang menunjukkan bahwa neraca dan laporan laba rugi presentasi sama dengan yang di Amerika negara.
Praktek Pengukuran Pendekatan Cina untuk penilaian umumnya sangat konservatif dan didasarkan pada penerapan yang ketat dari biaya historis. Revaluasi tidak diperkenankan kecuali bila ditentukan oleh hukum. Dalam rangka untuk melindungi kreditur, cadangan hukum harus dibuat sama dengan 50 persen dari modal saham terdaftar dari alokasi laba sebesar 10 persen per tahun sampai dengan ukuran yang dibutuhkan cadangan tercapai. Selain itu, 5 sampai 10 persen dari keuntungan harus dialokasikan untuk dana kesejahteraan bersama. Aktiva tetap umumnya disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus. Tingkat penyusutan maksimum ditetapkan oleh undang-undang pajak. Sehubungan dengan persediaan, biaya produksi barang yang dijual harus mencakup biaya bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik. Administrasi, keuangan, dan beban penjualan harus diperhitungkan sebagai biaya periode. Biaya persediaan dapat dihitung dengan menggunakan FIFO, rata-rata tertimbang, atau metode LIFO. Namun penggunaan "lebih rendah biaya dan pasar" aturan tidak diperkenankan. Namun, dimungkinkan untuk membuat ketentuan-ketentuan kerugian persediaan atas dasar cacat atau usang dalam hal kerugian tersebut dapat dibebankan dalam laporan laba rugi berdasarkan penilaian nilai realisasi bersih. Investasi juga harus dicatat sebesar harga perolehan. kontrak jangka panjang mungkin akan dicatat baik dengan persentase-of-completion atau metode kontrak selesai. Penyisihan umum untuk hutang buruk diizinkan meskipun ini tidak boleh melebihi 3 persen dari jumlah saldo hutang pada akhir tahun keuangan.
Sehubungan dengan tidak berwujud seperti lisensi teknologi, paten, merek dagang, dan hak untuk menggunakan tanah (yang milik negara), ini harus dicatat sebesar harga perolehan dan diamortisasi selama masa manfaat ekonomis dengan menggunakan metode garis lurus. Beban pengembangan juga dapat dikapitalisasi dikenakan amortisasi. Beban Formasi juga mungkin dikapitalisasi tetapi lagi dikenakan amortisasi.
Pada pertanyaan tentang penjabaran mata uang asing, barang-barang non moneter dicatat dengan kurs historis. item Moneter, di sisi lain, diperlakukan sebagai terkena pertukaran perubahan tingkat, dan keuntungan dan kerugian selisih semua harus diambil untuk laporan laba rugi.
isu-isu akuntansi utama yang menjadi perhatian saat ini di Cina termasuk akuntansi untuk perubahan harga, yang mencerminkan pentingnya tingkat inflasi baru-baru ini pada hingga sekitar 30 persen per tahun di beberapa daerah, dan perlakuan aset tidak berwujud, terutama penggunaan tanah hak.
Konsolidasi Praktek Akuntansi kombinasi bisnis dan penyajian laporan keuangan konsolidasian merupakan perkembangan yang relatif baru di Cina. Standar akuntansi baru memerlukan konsolidasi dimana mayoritas kepemilikan atau kontrol ada dalam hubungannya dengan perusahaan lain. kebijakan akuntansi Seragam biasanya harus diikuti. Penggunaan metode pembelian konsolidasi biasanya diperlukan, dan goodwill pun harus diamortisasi. Penggunaan metode write-off langsung tidak diperkenankan. Penyertaan saham sebesar 25 persen atau lebih, tidak penjamin pengobatan sebagai anak, harus dicatat dengan metode ekuitas. Penjabaran laporan laba rugi anak perusahaan asing harus menggunakan kurs rata-rata tertimbang periode berjalan. Metode tarif saat ini harus digunakan untuk neraca, dengan perbedaan dalam terjemahan untuk dicatat dalam cadangan. Sistem ini menggunakan pendekatan yang relatif rahasia dengan keterbukaan dalam informasi segmen hanya diperlukan sehubungan dengan penjualan menurut lini bisnis dan untuk ekspor secara agregat.
JAPAN
Pengaruh Pembangunan Akuntansi
Pemerintah telah menjadi pengaruh besar pada semua aspek akuntansi dalam Japan.266 Kode Komersial, model setelah kode komersial Jerman abad kesembilan belas, diperkenalkan pada tahun 1890 dengan tujuan untuk melindungi kreditur. Setelah Perang Dunia II, Kode Komersial direvisi untuk melindungi kepentingan investor juga, berikut praktek AS. Selanjutnya, pada tahun 1948, surat berharga baru dan hukum pertukaran diperkenalkan, dimodelkan pada undang-undang sekuritas AS 1933 dan 1934, untuk melindungi investor di perusahaan publik yang terdaftar di bursa saham atau dengan saham (saham) yang diperdagangkan di pasar over-the-counter .
Hukum pajak perusahaan merupakan pengaruh besar, jika tidak menimpa, pada praktek pengukuran penghasilan yang mengembalikan pajak perusahaan harus didasarkan pada rekening tahunan yang telah disetujui oleh pemegang saham. Sama seperti Perancis dan Jerman, pajak beban dikurangkan termasuk penyusutan tidak bisa diklaim untuk tujuan pajak kecuali mereka dibebankan pada rekening perusahaan individual. Dengan demikian, ada kecenderungan ke arah akuntansi sangat konservatif di Jepang.
lembaga pemerintah secara langsung terlibat dalam menetapkan standar akuntansi. Akuntansi Usaha Musyawarah Council (BADC), yang menetapkan Standar Akuntansi Keuangan untuk Bisnis Usaha, adalah badan penasehat dalam Departemen Keuangan (Depkeu). Departemen Keuangan bertanggung jawab untuk efek dan hukum pertukaran dan peraturan yang terkait akuntansi. Di sisi lain, Kementerian keadilan bertanggung jawab untuk aplikasi dari Kode Komersial. Dengan sistem akuntansi di bawah yurisdiksi dua lembaga pemerintah, tidak ada pendekatan terpadu dengan peraturan. Pada kenyataannya, sejumlah besar perusahaan yang terdaftar diwajibkan untuk menyiapkan dua set laporan keuangan, salah satu yang dibutuhkan oleh Kode Komersial dan yang lainnya oleh UU Securities and Exchange, meskipun bentuk presentasi bukan substansi yang harus berbeda . Kode Komersial juga mensyaratkan laporan keuangan hanya nonconsolidated. Hukum Securities and Exchange, di sisi lain, membutuhkan laporan keuangan dan audit independen, namun pernyataan tersebut dianggap sebagai informasi tambahan ke rekening induk perusahaan.
Profesi akuntansi di Jepang adalah kecil dan tidak memiliki pengaruh dalam proses penetapan standar akuntansi, tetapi memberikan rekomendasi mengenai aplikasi praktis dari peraturan akuntansi hukum. Jepang Institut Akuntan Publik didirikan oleh hukum pada tahun 1948, meskipun badan sebelumnya telah ada sejak tahun 1927. Pada tahun 1991, sebuah badan baru, Finance Corporation Research Institute (COFRI), juga didirikan dengan tujuan memberikan saran otoritatif kepada BADC di Departemen Keuangan. Sebuah minat khusus dalam aspek internasional kebijakan akuntansi yang tampaknya menjadi motivasi penting bagi perkembangan baru ini.
Sementara sumber-sumber tradisional keuangan di Jepang adalah bank, yang didominasi kelompok zaibatsu industri sampai akhir Perang Dunia II, ada yang substansial memperluas kepemilikan saham dan perkembangan pasar surat berharga setelah pecahnya berikutnya dari zaibatsu oleh american pascaperang administrasi. Namun, sejak saat itu, baru keiretsu pengelompokan muncul melibatkan sejumlah perusahaan yang terdaftar. Ini didukung oleh bank anggota yang bertindak sebagai sumber utama dana. Mereka juga mempertahankan kepemilikan silang satu sama lain untuk memastikan pengendalian, dan menggunakan berbagai hubungan informal lainnya yang saling menguntungkan. Secara umum, ada cenderung menjadi pendekatan rahasia di Jepang, dengan kurangnya keterbukaan informasi publik.
Ada juga dimensi internasional menarik untuk akuntansi di Jepang. Banyak perusahaan Jepang mempersiapkan paket tambahan laporan keuangan dalam bahasa Inggris untuk pembaca asing rekening, yang sering disebut sebagai "terjemahan kenyamanan." Selanjutnya, sekitar tiga puluh perusahaan Jepang yang terdaftar di Amerika Serikat menyiapkan laporan keuangan konsolidasi sesuai dengan US GAAP (prinsip akuntansi yang berlaku umum) daripada merekonsiliasi laba Jepang GAAP dan ekuitas dengan US GAAP sebagaimana diizinkan dalam pengajuan 20F Formulir yang diperlukan oleh SEC. Alasan utama untuk ini tampaknya bahwa ketika perusahaan Jepang pertama kali terdaftar di Amerika Serikat, tidak ada persyaratan konsolidasi Jepang, dan karena itu dianggap tepat untuk mengadopsi US GAAP. Memang, ini sering MNEs utama melampaui persyaratan AS sebagai respons terhadap tekanan kompetitif di pasar modal internasional. Menurut survei 1985, sebanyak 205 perusahaan Jepang disusun laporan keuangan bahasa Inggris dengan 18 persen menggunakan US GAAP dan 82 persen menggunakan GAAP.27 Jepang Namun, bahkan ketika Jepang mempekerjakan GAAP ada kecenderungan untuk tidak hanya menerjemahkan ke dalam bahasa Inggris namun akun juga untuk mengatur ulang dan memodifikasi bentuk presentasi. Dalam hal ini, tampak bahwa sekitar separuh dari perusahaan yang terlibat disediakan terjemahan untuk laporan induk perusahaan saja.
Prinsip Akuntansi dan Praktek
Meskipun pentingnya pasar saham, tradisi akuntansi di Jepang memberikan preferensi untuk kebutuhan informasi dan prioritas kreditur dan otoritas pajak.
Laporan Keuangan Satu set khas perhitungan tahunan, disusun sesuai dengan Kode Komersial, terdiri dari neraca perusahaan dan laporan laba rugi serta laporan bisnis dan usulan direksi untuk penggunaan keuntungan. Akun tersebut harus dikirim kepada pemegang saham. Perlu dicatat bahwa laporan keuangan konsolidasi tidak diperlukan. Selain itu, rekening atau ringkasan dari mereka harus dipublikasikan di koran atau surat kabar resmi. Dalam kasus perusahaan yang terdaftar, perhitungan tahunan, baik orang tua dan konsolidasi, juga harus diajukan kepada Departemen Keuangan berdasarkan UU Securities and Exchange. Tercatat perusahaan juga dibutuhkan oleh bursa saham untuk menerbitkan ringkasan laporan singkat (Kessan Tanshin) segera setelah account telah disetujui oleh auditor. Selain itu, laporan tahunan tentang operasi (Jigyo Houkokusho) dikirim kepada pemegang saham tetapi hanya setelah pertemuan para pemegang saham tahunan. Ini adalah dokumen informal yang meliputi narasi dan informasi keuangan dan sampai batas tertentu dibandingkan dengan format laporan bagian direksi atau tinjauan tahunan laporan Anglo-Saxon perusahaan. Mengingat berbagai laporan di Jepang, mungkin tidak mengherankan bahwa orang-orang yang disiapkan untuk pembaca asing (lihat, sebagai contoh, Sony dalam lampiran bab ini) secara khusus dikumpulkan dari berbagai sumber.
Praktek Pengukuran Aplikasi ketat harga perolehan dan penekanan pada konservatisme dalam akuntansi Jepang Jerman mengingatkan, tetapi dalam prakteknya mungkin sebuah bentuk yang lebih ekstrim dari akuntansi Jermanik yang tetap unik Jepang. Revaluasi tidak diizinkan untuk tanah dan bangunan, juga tidak biasa untuk memberikan pengungkapan tambahan tentang nilai pasar properti. Dalam rangka untuk melindungi kreditur, cadangan hukum harus dibentuk, dari alokasi sebesar 10 persen atau lebih dari keuntungan setiap tahun, sebesar 25 persen dari modal saham yang ditempatkan. Tingkat Penyusutan ditentukan oleh peraturan pajak. Sejumlah metode penyusutan yang diizinkan, termasuk garis lurus, mengurangi-saldo, dan jumlah-metode-digit. Persediaan biasanya dinilai berdasarkan biaya historis, meskipun "lebih rendah biaya dan pasar" aturan dapat digunakan. Pasar dapat diartikan berarti biaya penggantian atau harga jual. Sedangkan metode rata-rata tertimbang untuk menentukan biaya persediaan adalah metode yang paling banyak digunakan, FIFO dan LIFO juga diterima.
Pengeluaran untuk penelitian dan pengembangan mungkin dikapitalisasi (berbeda dengan Britania Raya), dikenakan amortisasi dalam kurun waktu lima tahun, meskipun pendekatan konservatif cenderung diadopsi dalam praktek. Beban Formasi mungkin juga dikapitalisasi tunduk pada persyaratan amortisasi yang sama. Ketentuan juga banyak digunakan di Jepang, terutama jika diizinkan oleh otoritas pajak. Sebagai contoh, kedua penyisihan khusus dan umum untuk kredit macet diijinkan untuk keperluan pajak. Banyak seperti di Jerman, pajak tangguhan jarang muncul, kecuali dalam konteks laporan keuangan konsolidasi yang diperlukan oleh Depkeu.
Konsolidasi Praktek Akuntansi kombinasi bisnis di Jepang saat ini sangat mirip dengan praktek Anglo-Saxon tetapi hanya berkenaan dengan perusahaan yang terdaftar. Namun, laporan keuangan konsolidasi masih dianggap sangat banyak sebagai informasi tambahan dan dibatasi oleh kemampuan mereka untuk sepenuhnya mencerminkan pengelompokan keiretsu mana berlaku. Pooling-akuntansi-kepentingan biasanya tidak diizinkan di Jepang. Dalam konteks akuntansi pembelian, yang merupakan praktek yang biasa, goodwill umumnya dihitung dengan mengacu pada nilai buku dan bukan nilai wajar. Jumlah goodwill dapat segera dihapuskan terhadap laba dalam laporan laba rugi, berbeda dengan praktik Inggris, atau dikapitalisasi dan diamortisasi dalam jangka waktu lima tahun. A write-off melawan cadangan tidak diijinkan. Goodwill juga merupakan beban pajak-deductible. Kebijakan ini tentu memiliki dampak yang sangat konservatif pada pendapatan.
Perlakuan ekuitas untuk perusahaan asosiasi tersebut diperlukan di Jepang. Namun, konsolidasi proporsional tidak diperbolehkan, sehingga usaha patungan juga ekuitas dicatat dalam laporan keuangan konsolidasi. Berbagai metode kurs yang diizinkan dalam praktek, meskipun aturan menyarankan penggunaan metode temporal dimodifikasi (misalnya, kewajiban jangka panjang juga dijabarkan dengan kurs historis).
Sehubungan dengan pelaporan segmental, persyaratan pengungkapan baru sedang bertahap diperkenalkan bagi perusahaan-perusahaan yang terdaftar. Saat ini, penjualan data dengan lini bisnis dan untuk pasar luar negeri secara keseluruhan diperlukan meskipun ini akan segera diperluas untuk pengungkapan berdasarkan wilayah geografis. Di sisi lain, keuntungan pengungkapan hanya diperlukan oleh bidang usaha.
Sedangkan perusahaan Jepang cenderung sangat rahasia, perlu dicatat bahwa sehubungan dengan perusahaan yang terdaftar, UU Securities and Exchange membutuhkan informasi tentang cash flow yang akan diajukan, setiap tiga bulan, dengan Departemen Keuangan. Selain itu, perkiraan penjualan, pendapatan, dan dividen harus diungkapkan dua kali sebelum akhir tahun keuangan (yaitu, tiga bulan dan satu bulan sebelumnya). The Tanshin Kessan, yang memberikan ringkasan hasil aktual untuk tahun berjalan, juga diperlukan untuk memberikan perkiraan penjualan, pendapatan, dan dividen untuk tahun keuangan yang akan datang.
RINGKASAN
1. Analisis perbandingan sistem akuntansi mengungkapkan pola khas dari akuntansi, tetapi juga fitur unik yang berlaku untuk setiap negara tergantung pada sejarah dan budaya.
2. Anglo-Saxon akuntansi jelas dibedakan dari kelompok-kelompok negara lain berkenaan dengan penekanan pada kepentingan investor dan pengungkapan pasar saham.
3. akuntansi Nordic memiliki banyak fitur yang sebanding dengan akuntansi AngloSaxon, tetapi juga memiliki beberapa kesamaan dengan akuntansi Jerman.
4. Jerman dan akuntansi Latin memiliki fitur serupa, khususnya yang berkaitan dengan pengaruh hukum perusahaan dan perpajakan, tetapi mereka juga dibedakan dalam sejumlah hal, terutama dalam penekanan diberikan kepada akuntansi yang sama.
5. Di Asia, akuntansi Cina sangat mencerminkan warisan komunis, tetapi menjadi semakin terbuka untuk pengaruh Anglo-Saxon.
6. akuntansi Jepang adalah unik meskipun dipengaruhi baik oleh AngloSaxon dan tradisi Jerman.
7. Faktor utama pemerintah, pasar saham, perusahaan hukum, profesi akuntansi, otoritas perpajakan, dan konservatisme akuntansi dan kerahasiaan, cenderung mempengaruhi perkembangan akuntansi untuk yang lebih besar atau lebih kecil tergantung pada sejarah dan budaya yang bersangkutan.
8. Internasionalisasi pertumbuhan pasar bisnis dan efek membawa tentang beberapa konvergensi praktek akuntansi pada tingkat laporan keuangan konsolidasi disusun oleh MNEs yang terdaftar di bursa efek-dan terutama yang bersaing untuk modal dalam konteks internasional.
Langganan:
Postingan (Atom)
